Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Bupati Rocky Tinjau Pembangunan Suaka Rhino Sumatera

Atjeh Watch by Atjeh Watch
20/09/2020
in Lintas Timur
0
Bupati Rocky Tinjau Pembangunan Suaka Rhino Sumatera

IDI – Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib, S.H meninjau langsung sekaligus memasang papan nama (plang) kawasan pembangunan Suaka Badak Sumatera Atau Suaka Rhino Sumatera ( SRS) kawasan hutan Alur Timur, desa Sri Mulya, Kecamatan Peunaron,Kabupaten Aceh Timur, Sabtu, 20 September 2020.

Progres Pembangunan tempat perlindungan badak semi insitu ini di kabupaten Aceh Timur rencananya akan dimulai pada tahun 2021 mendatang. Pembangunan suaka badak ini bagian dari rencana aksi darurat penyelematan badak Sumatera dari dari kantong popolasi yang sudah tidak Sintas (Tidak Viable), dan populasi serta habitatnya sudah terisolasi, di kawasan hutan Aceh.

Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M Thaib, SH mendukung penuh perkembangan pembangunan ini. Selain menjadi kawasan lindung untuk kelestarian alam dan satwa lokasi penangkaran badak nantinya juga menjadi destinasi wisata konservasi baru di Aceh Timur.

“Ini merupakan prospek yang sangat bagus bagi ekonomi masyarakat yang ada disini. Satwa kita bisa terjaga dengan baik, ekonomi masyarakat juga ikut terbangun. Mudah- mudahan proses pembangunan ini bisa secepatnya tercapai sesuai dengan rencana yang telah disusun,” kata bupati Hasballah seraya mengajak masyarakat untuk mendukung membantu mewujudkan kehadiran suaka badak ini.

Hutan Aceh Timur, kata Rocky, memiliki hutan yang sangat luas dan asri. Sebagian Kawasan hutan terhubung langsung dengan hutan alami Kawasan Ekosistem Leuser termasuk kawasan Taman Nasional Gunung Leuser ( TNGL). “ Kekayaan alam dan satwa ini patut kita jaga bersama,” tandas Rocky.

Sementara itu Koordinator Program Perlindungan Satwa Liar dari Forum Konservasi Leuser ( FKL) Dedi Yansyah mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dan masyarakat kabupaten Aceh Timur yang telah mendukung progres pembangunan ini bahkan pihaknya juga menargetkan tahun 2021 pembangunan SRS segera rampung.

“Saat ini proses dalam pengurusan perizinan dan Insya Allah Finalisasi Detail Engineering Design (DED) dalam bulan ini akan selesai dan Pembangunan ini tentu sangat penting demi Penyelematan badak terakhir di dunia,” kata Dedi.

Dedi menjelaskan, spesies badak sumatera di dunia sudah sangat langka, jumlahnya diperkirakan hanya tinggal sekitar 50 individu lagi.
“Mereka harus diselamatkan dan Aceh salah satu harapan terakhir bagi kelestaria mereka,” pungkas Dedi.

Dedi menjelaskan keberadan SRS di Aceh Timur nantikan dijadikan sebagai tempat penangkaran badak. Badak yang telah dikembangbiakkan di SRS Aceh Timur nantinya akan dilepaskan kembali ke kawasan hutan Aceh sehingga mereka bisa kembali menjadi populasi-populasi yang sehat dan terus berkembang hingga akhir masa.

“Keberadaan badak di kawasan Leuser Timur saat ini sudah terisolasi. Mereka saat ini terpisah- pisah. Pun demikian tim lapangan FKL bersama dengan KPH dan BBTNGL terus memonitoring dan melakukan proteksi sehingga badak itu tidak menjadi sasaran pemburuan,” pungkas Dedi.

Peninjauan lokasi SRS dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M Thaib, SH, Forum Konservasi Leuser (FKL), Plt. Asisten II, staf ahli bupati Aceh Timur, dan perwakilan para OPD dalam lingkungan pemerintahan kabupaten Aceh Timur.

Previous Post

Sensasi KPK di WKWKLand

Next Post

Ka Lom, Bupati dan Wabup Simeulue Positif Corona

Next Post
Positif Covid-19 di Aceh Bertambah 153, Kota Banda Aceh Capai 1.000 Kasus

Ka Lom, Bupati dan Wabup Simeulue Positif Corona

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

UIN Ar-Raniry Jadi Satu-satunya PTKIN Lolos KRISAN Fellowship 2026

UIN Ar-Raniry Jadi Satu-satunya PTKIN Lolos KRISAN Fellowship 2026

23/07/2026
Lewat Goresan di Atas Kaos, Seniman Aceh Suarakan Aceh 8 bulan Pasca Bencana

Lewat Goresan di Atas Kaos, Seniman Aceh Suarakan Aceh 8 bulan Pasca Bencana

23/07/2026
Munawar Hadiri Peringatan HANI Internasional 2026, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba

Munawar Hadiri Peringatan HANI Internasional 2026, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba

23/07/2026
Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an, Guru dan Karyawan Al Zahrah Ikuti Program Tahsin Intensif

Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an, Guru dan Karyawan Al Zahrah Ikuti Program Tahsin Intensif

23/07/2026
Peredaran 130 Kilogram Sabu Berhasil Digagalkan, Seorang Kurir Diamankan di Aceh Timur

Peredaran 130 Kilogram Sabu Berhasil Digagalkan, Seorang Kurir Diamankan di Aceh Timur

23/07/2026

Terpopuler

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

22/07/2026

Bupati Rocky Tinjau Pembangunan Suaka Rhino Sumatera

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com