BLANGPIDIE – Latihan Pananggulangan Bencana Alam (Latgulbencal) Kodim 0110/Abdya tahun 2020 resmi ditutup oleh Komandan Korem (Danrem) 012/TU Kolonel Inf Djon Afriandi, S.I.P, MS.DA, yang berlangsung di halaman SKB Gampong Suak Labu, Kecamatan Tangan-Tangan, Kamis (17/12/2020).
Penutupan latihan tersebut turut dahadiri oleh para unsur Forkopimda, Perwira jajaran Korem 012/TU, Muspika, Keuchik Kecamatan Tangan-Tangan dan tokoh masyarakat lainnya.
Danrem 012/TU Kolonel Inf Djon Afriandi menyampaikan, upaya penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama, untuk itu dalam latihan tersebut, dengan kemampuan yang dimiliki masing-masing instansi, dapat mencoba mengaplikasikan dan sinergikan sehingga bila terjadi bencana alam di wilayah setempat bisa segera ditangani dengan optimal.
“Kegiatan latihan terpadu penanggulangan bencana alam ini dilaksanakan untuk mendapat gambaran tentang kemampuan dan kesiapsiagaan operasional Korem 012/TU dan jajarannya dalapenanggulangan bencana alam,” kata Kolonel Inf Djon Afriandi.
Ia juga menjelaskan, kegiatan ini untuk menguji validitas rencana tindakan kontijensi (Rentikon) protap dalam rangka perbantuan TNI kepada Pemda sebagai langkah dan tindakan TNI dengan Polri, Pemda, BPBD, Ormas, relawan dan masyarakat agar terdapat visi, interpretasi tentang prosedur dan tindakan teknis dalam penanggulangan bencana di wilayah Abdya.
“Latihan penanggulangan bencana alam dapat memberikan manfaat kepada peserta latihan, saya sangat mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini, kami berharap agar segala materi yang diterima dapat terus dikaji dan dikembangkan dan dapat diwujudkan secara nyata sesuai tugas masing-masing,” tandas Djon Afriandi.
Sementara itu, Komandan Kodim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo menyampaikan, pihaknya selaku Komandan Kodim mengucapkan terimakasih atas semangat dan dedikasi peserta dalam mengikuti segala rangkaian kegiatan tersebut. Mulai dari tahap pembukaan, latihan teori hingga aplikasi langsung dilapangan.
“Kesuksesan dan keberhasilan kegiatan yang kita lakukan ini tentunya tidak akan ada artinya tanpa peran serta dari peserta latihan semua. Walaupun masih ada kekurangan pada kegiatan ini, tentunya menjadi pelajaran bagi kita agar kedepannya bisa lebih baik lagi,” kata Arip Subagiyo.
Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan yang telah dijalankan tersebut. Lanjut Arip Subagiyo, semua bisa mengaplikasikannya kembali di tengah-tengah kemasyarakat, khususnya pada saat apabila terjadinya bencana alam, sehingga semua sudah tau peran dan fungsi serta apa yang harus dilakukan.
Amatan media, pada kegiatan penutupan Latgulbencal itu dihadiri
oleh Kapolres AKBP Muhammad Nasution, Ketua DPRK Nurdianto, Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Amrizal, Kepala Dinas Kesehatan Safliati dan para undangan lainnya.
Reporter: Rusman








