BANDA ACEH – Partai NasDem menegaskan pihaknya mereka tetap mempertahankan politik tanpa mahar dalam menyambut Pilkada Aceh pada 2022 mendatang.
“Kalau berkaitan dengan kader Pilkada, pertama bahwa NasDem ini tetap tanpa mahar, dulu kita tanpa mahar, sekarang kita pertahankan,” ujar Ketua DPW Aceh Partai NasDem, Zaini Djalil, usai membuka rapat koordinasi wilayah Partai NasDem di Banda Aceh, Jumat (18/12/2020) sore.
Kemudian, kata Zaini, kader Partai NasDem harus mempersiapkan diri untuk mencalonkan diri. “Bukan karena kader secara otomatis akan diusung, bagaimanana ketentuan kita, survei, elaktabilitas ini akan menentukan ketika partai ini mengusung,” katanya.
Terkait hal tersebut, kata Zaini, waktunya masih panjang. Pemerintah daerah belum memastikan kapan pilkada pastinya, kalau dilaksanakan 2022 maka tahapan Februari sudah harus mulai dilakukan tahapan, namun hungga hari ini belum ada putusan tentang itu.
“Kalau saya melihat lebih dekat ke 2023, oleh karenanya saya katakan tadi 2022 kita siap, 2023 apa lagi, kita akan lebih siap. Oleh karenanya, kepada kader mereka harus mempersiapkan diri, teknis bagaimana pencalonan ini harus menunggu proses. Kita tetap mengutamakan kader, tapi kader juga harus mempersiapkan diri,” pungkasnya.[]









