BLANGPIDIE – Pemerintah Gampong Pasar Blangpidie, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya adakan pelatihan inovasi pembuatan produksi kue Roti Bakery bagi kelompok perempuan di gampong setempat.
Kegiatan yang digelar di Gedung Ruko Jl. At Taqwa Blangpidie diikuti oleh 15 peserta yang merupakan kelompok perempuan dari tiga dusun dalam Gampong yang dimaksud, Sabtu (19/12/2020).
Pelatihan produksi kue roti bakkery itu berlangsung selama satu bulan penuh terhitung mulai sejak tanggal 14 Desember 2020, dan berakhir pada tanggal 14 Januari 2021.
“Pelatihan produksi kue roti bakery ini merupakan program kegiatan pemberdayaan perempuan yang telah kita canangkan dalam APBG tahun anggaran 2020,” kata Takdir, Keuchik Pasar Blangpidie.
Pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut bersumber dari Dana Desa, dengan tujuan dapat mendongkrak perekonomian rumah tangga bagi kelompok perempuan.
Pelatihan tersebut diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam pengembangan pelaku usaha UMKM yang bergerak di bidang produksi makanan di Gampong.
“Kelompok perempuan atau ibu-ibu yang kita latih ini nantinya kita harapkan bisa mandiri, dan mereka dapat membangun usaha penjualan kue sendiri secara produktif di rumah mereka masing-masing,” ungkap Takdir.
Disamping bisa mandiri, menurut Takdir, manfaat pelatihan tersebut juga dapat mengatasi dan menekan angka pengangguran pada segmen kelompok perempuan.
Sebab kata kata takdir, sebagian besar peserta merupakan para perempuan yang tidak memiliki pekerjaan, sehingga pelatihan yang diadakan pihaknya itu ditargetkan kelak bisa menciptakan peluang usaha baru bagi mereka.
“Kita berharap mereka bisa membuka usaha baru produksi kue skala rumah tangga, dengan demikian dapat menambah penghasilan keluarga dan juga bisa membantu pendapatan suami,” asanya.
Disamping itu, aktivis Adat Aceh itu juga berharap, kedepannya akan lahir banyak usaha-usaha home industri bidang makanan kue skala rumah tangga di desa Pasar Blangpidie.
“Sangat penting Gampong melakukan kegiatan seperti ini, karena kelompok perempuan yang kita latih ini berpeluang bisa menjadi enterpreneur atau wirausahawan. Sehingga dengan begitu, kelompok perempuan bisa terangkat derajatnya, dan tidak dianggap lemah oleh kaum pria,” cetus takdir.
Sementara itu, salah satu peserta Desi Afrida, mengatakan dirinya sangat senang dan antusias mengikuti pelatihan tersebut.
Desi merupakan salah seorang perempuan yang tidak memiliki pekerjaan sejak ia selesai tamat dari sekolah. Bahkan, Desi optimis setelah mengikuti pelatihan itu nanti akan membuka usaha penjualan kue di rumahnya.
“Kami sangat bersyukur adanya pelatihan ini dibuat oleh pihak Gampong, sehingga saya yakin selesai pelatihan nanti saya akan buka usaha menjual kue roti bakkery di rumah” kata Desi penuh semangat.
Pada pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut turut dihadiri oleh Kasie Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Setcam Kecamatan Blangpidie, Nur Atiyah SAg.
Meskipun pelatihan tersebut di tengah pademi Covid-19, para peserta tetap mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker penutup wajah face shield.
Reporter: Rusman








