Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

AS Akan Pulangkan Kapal Induk Nimitz Penggertak Iran

Admin1 by Admin1
01/01/2021
in Internasional
0
AS Akan Pulangkan Kapal Induk Nimitz Penggertak Iran

Jet-jet tempur Amerika Serikat berada di atas dek kapal induk USS Nimitz. Foto/US Navy/ John Philip Wagner, Jr/ Handout via REUTERS

WASHINGTON – Pentagon telah memutuskan akan memulangkan satu-satunya kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang beroperasi di Timur Tengah. Kapal induk USS Nimitz sebelumnya dikirim ke Teluk Persia atau Teluk Arab, yang oleh media-media Amerika disebut untuk menggertak Iran .

Para pejabat Washington mengatakan pemulangan kapal induk itu akan mengurangi daya tembak Amerika di kawasan Timur Tengah di tengah ketegangan yang meningkat dengan rezim Teheran.

Keputusan tersebut, yang dikonfirmasi oleh tiga pejabat Pentagon tetapi belum diumumkan secara publik, muncul satu hari setelah pesawat pembom B-52 Angkatan Udara terbang tanpa henti dari Amerika Serikat ke Teluk Arab dalam unjuk kekuatan yang menurut pejabat militer dimaksudkan untuk memperingatkan Iran agar tidak menyerang pasukan atau kepentingan AS di Timur Tengah.

Para pejabat tidak berwenang untuk secara terbuka membahas keputusan tersebut dan berbicara dengan syarat anonim kepada AP,Kamis (31/12/2020).

Mengirim kapal induk USS Nimitz pulang ke Pantai Barat AS bertentangan dengan gagasan bahwa unjuk kekuatan diperlukan untuk mencegah Iran dari kenekatannya menyerang kepentingan Amerika di Timur Tengah. Pemulangan kapal ini juga mencerminkan adanya perpecahan dalam lembaga pertahanan Amerika tentang apakah Iran menimbulkan ancaman yang meningkat untuk menyerang di hari-hari terakhir pemerintahan Trump.

Awal pekan ini, seorang perwira militer Amerika yang dekat dengan situasi tersebut mengatakan kepada wartawan bahwa AS telah mendeteksi tanda-tanda bahwa Iran telah membuat persiapan untuk kemungkinan menyerang target AS atau target sekutu AS di Irak atau di tempat lain di Timur Tengah. Ini adalah alasan untuk mengirim dua pesawat pembom B-52 dari AS untuk terbang sebentar di Teluk pada hari Rabu.

Presiden Donald Trump baru-baru ini mengutip “obrolan” bahwa Iran kemungkinan akan menyerang. Beberapa hari setelah serangan roket pada 20 Desember di kompleks Kedutaan Besar AS di Baghdad oleh kelompok milisi Syiah yang didukung Iran, Trump mengancam Iran melalui Twitter.

“Beberapa nasihat yang bersahabat untuk Iran: Jika satu orang Amerika terbunuh, saya akan meminta pertanggungjawaban Iran. Coba pikirkan,” tulis Trump pada 23 Desember. “Kami mendengar obrolan tentang serangan tambahan terhadap orang Amerika di Irak,” lanjut Trump.

Kekhawatiran AS itu telah dikaitkan dengan peringatan setahun serangan pesawat nirawak Amerika yang menewaskan komandan utama Iran, Jenderal Qassem Soleimani, di Baghdad, Irak, pada 3 Januari 2020. Iran awalnya membalas dengan rentetan serangan rudal balistik di pangkalan militer di Irak yang dioperasikan tentara Amerika. Serangan itu menyebabkan banyak tentara AS menderita cedera gegar otak.

AS selama ini mempertahankan kehadiran kapal induk yang hampir terus-menerus di wilayah Teluk sejak USS Abraham Lincoln dikirim pada Mei 2019 di tengah kekhawatiran bahwa Iran sedang mempertimbangkan untuk menyerang kepentingan AS di wilayah tersebut. AS juga mengirim pesawat penyerang berbasis darat tambahan dan membangun kembali kehadiran pasukan di Arab Saudi.

USS Nimitz dikerahkan dari AS pada bulan April dan dijadwalkan kembali sebelum akhir tahun 2020. Pada awal Desember, rencana pemulangannya ditunda, sebagian karena kekhawatiran tentang potensi ancaman Iran, dan baru-baru ini diperintahkan untuk memberikan dukungan di lepas pantai Somalia untuk pergerakan pasukan Amerika ke luar negeri.

Sumber: Sindonews

Previous Post

2021, WhatsApp Stop Operasi di Beberapa Smartphone tapi Berkembang di Desktop

Next Post

Tidak Ada Perayaan Tahun Baru di Aceh

Next Post
Tidak Ada Perayaan Tahun Baru di Aceh

Tidak Ada Perayaan Tahun Baru di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Seni Aceh Tak Boleh Sekadar Tontonan, Joel Kande: Harus Jadi Suara Rakyat

Seni Aceh Tak Boleh Sekadar Tontonan, Joel Kande: Harus Jadi Suara Rakyat

15/09/2026
ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

15/09/2026
HMPS Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Desain Grafis, Maksimalkan Potensi Canva

HMPS Kesejahteraan Sosial UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Desain Grafis, Maksimalkan Potensi Canva

15/09/2026
Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

Dua Murid MIN 50 Bireuen Raih Juara OMI Tingkat Kabupaten

14/09/2026
RSUD Teungku Peukan Abdya Gelar Orientasi Petugas Baru, Tekankan Pelayanan Prima

RSUD Teungku Peukan Abdya Gelar Orientasi Petugas Baru, Tekankan Pelayanan Prima

14/09/2026

Terpopuler

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

Misteri ‘Talak 3’ Bunda Salma dan Cipratan Kopi Aceh

13/09/2026

Setelah 20 Tahun Menanti, Tim Voli Abdya Lolos ke PORA

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Terima Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Aceh

Krak, Dua Jembatan Utama di Aceh Siap Beroperasi

AS Akan Pulangkan Kapal Induk Nimitz Penggertak Iran

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com