Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Spanduk Dukung Pembubaran FPI Bermunculan, Warga Sesalkan Pencatutan Nama Masyarakat Abdya

Atjeh Watch by Atjeh Watch
01/01/2021
in Lintas Barat Selatan
0
Spanduk Dukung Pembubaran FPI Bermunculan, Warga Sesalkan Pencatutan Nama Masyarakat Abdya

BLANGPIDIE – Munculnya spanduk yang mendukung pemerintah untuk pembubaran organisasi Front Pembela Islam (FPI) jadi trening topik di kalangan masyarakat Abdya dan media sosial hari ini.

Amatan awak media, spanduk tersebut terpajang di beberapa titik, di antaranya di pagar gerbang pintu masuk komplek PPI Ujong Serangga Kacamatan Susoh dan di pagar lapangan bola kaki, Persada Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya.

Sebelum dan setelah pasca dibubarkannya Front Pembela FPI oleh Pemerintah, munculnya spanduk di kabupaten itu dengan bertuliskan; “Selamat Kepada Pemerintah
Telah Membubarkan FPI, Kami Mendukung”.

Selain itu spanduk yang lain juga mengabarkan suatu ungkapan mendukung atas sikap pemerintah yang bertuliskan “Masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya, Yang Cinta Kedamaian Mendukung Keputusan Pemerintah, Membubarkan Ormas FPI.”

Keberadaan spanduk itu mendapatkan respon dari kalangan masyarakat setempat.

M. Taufiq salah seorang masyarakat Abdya yang merupakan praktisi pendidikan Nanggroe Breuh Sigupai itu mengatakan, semestinya tidak usah ada pencatutan nama pemerintah daerah dan masyarakat dalam spanduk tersebut.

“Tidak perlu menyeret-nyeret pemerintah daerah dan warga masyarakat yang berada di daerah dalam polemik pemerintah pusat,” kata Taufiq.

Ia mengakui, Selama ini Ormas-ormas di Aceh Barat Daya keberadaannya cukup bisa mengayomi kepentingan masyarakatyg ada.

“Lagi pula, apakah ormas yang dimaksud dalam spanduk itu ada di Abdya, di mana kantornya, siapa pengurusnya?,” ucapnya.

Terpisah, saat dihubungi pihak media. Taifa, salah seorang aktivis lingkungan Abdya menyampaikan, keberadaan spanduk tersebut hal yang wajar dan biasa saja, karena masyarakat Abdya sudah cerdas dalam bersikap dan menerima informasi.

“Itu spanduk sesat, tidak penting sama sekali, tinggal buka dan buang,” ungkapnya singkat.

Saat berita ini tayangkan, spanduk tanpa tuan yang mencatut nama masyarakat dan Pemuda Aceh Nusantara itu masih terpasang rapi di tempat yang telah dikabarkan.

Reporter: Rusman

Previous Post

Posko Pengetatan Pengawasan Prokes 2020 Aceh Singkil Berakhir, Apakah Berlanjut di 2021?

Next Post

Iwan Bahagia: Ada yang Berusaha Menjatuhkan Saya

Next Post
Iwan Bahagia: Ada yang Berusaha Menjatuhkan Saya

Iwan Bahagia: Ada yang Berusaha Menjatuhkan Saya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Azhari Cage Minta Manajemen SBA Segera Atasi Kelangkaan Semen di Aceh

Azhari Cage Minta Manajemen SBA Segera Atasi Kelangkaan Semen di Aceh

09/08/2026
Pemkab Aceh Jaya Lantik 125 ASN, Dorong Birokrasi Lebih Adaptif

Pemkab Aceh Jaya Lantik 125 ASN, Dorong Birokrasi Lebih Adaptif

09/08/2026
Mahasiswa KKN USK Abadikan Sejarah Gampong Cut Langien Lewat Profil Desa

Mahasiswa KKN USK Abadikan Sejarah Gampong Cut Langien Lewat Profil Desa

09/08/2026
Satgas PRR Aceh: Pemda Bisa Usul Pekerjaan Rehab-Rekon Masuk Inpres

Satgas PRR Kebut Pemulihan Lahan Sawah di Aceh

09/08/2026
Pemkab Aceh Besar Dukung Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi

Pemkab Aceh Besar Dukung Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi

09/08/2026

Terpopuler

Spanduk Dukung Pembubaran FPI Bermunculan, Warga Sesalkan Pencatutan Nama Masyarakat Abdya

Spanduk Dukung Pembubaran FPI Bermunculan, Warga Sesalkan Pencatutan Nama Masyarakat Abdya

01/01/2021

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

KPK Ditantang Bongkar Tiga “Sarang Korupsi” di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com