BLANGPIDIE – Bupati Aceh Barat Daya Akmal Ibrahim, SH mengapresiasi pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kecamatan Babahrot. Hal itu dikatakan saat melakukan kunjungan ke proyek pembangunan PKS yang bertempat di Gampong Ie Mirah, dan ikut didampingi oleh Nurdianto Ketua, Wakil Ketua Syarifuddin, Yusran Adek dan Anggota DPRK Abdya lainnya, Jum’at (15/01/2021).
Menurutnya pabrik PKS yang di bangun oleh PT. Mon Jambee ini sangat cepat dan sesuai target serta akan beroprasi beberapa bulan kedepan.
Akmal juga menyebutkan, produksi sawit di Abdya rata-rata 1.500 ton per hari dengan luas lahan total sekitar 35.000 hektare.
Pada saat dirinya menjabat sebagai bwupati periode pertama yang sudah tertanam 17 ribu hektare dan itu terus berkembang hingga saat ini.
“Sudah cukup bagus dan di Abdya semua sawit yang saya bagikan itu sawit bagus semua adalah bibit unggul,” Katanya.
Maka dari itu sawit di abwdya beda harganya dengan yang di luar daerah karena lebih banyak minyak nya.
“Mengapa saya sangat lama tidak ingin meneken PKS lama, karena banyak politik disana”, sebut Akmal.
Ketika PKS baru dibangun, lanjutnya.Maka mereka akan membeli sawit dan tidak akan kompromi dengan investor lain.
Akmal juga mengisahkan, jika pengurusan izin ini tanpa dipubungut biaya sepeserpun dan juga sudah diingatkan kepada jajarannya. Dirinya berpesan kepada pemilik perusahaan PT. Mon Jambee agar tidak kompromi harga dengan investor lain.
“Tujuannya adalah, agar harga sawit tetap tinggi dan menguntungkan petani. Karena seribu rupiah pun tidak saya kutip biaya saat pengurusan izin,” pungkasnya.
Reporter: Rusman









