Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Tu Sop Ingatkan Bahaya Orang Kuat Jika Tidak Baik

Admin1 by Admin1
15/01/2021
in Lintas Timur
0
Para Kandidat Wakil Mualem; dari Aburazak, Tusop hingga Syech Fadhil

BIREUEN – Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Tgk. H. Muhammad Yusuf A.Wahab tampil sebagai pembicara dalam acara silaturrahmi ketua Pemuda se-Kabupaten Bireuen pada Kamis malam, 14 Januari 2021. Ulama yang akrab disapa Tu Sop diminta menyampaikan tausyiah dengan teman “Peran Pemuda dalam Tatanan Kota Santri.”

Acara silaturrahmi ini berlangsung di Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen ini diselenggarakan oleh Forum Pengurus Karang Taruna Kabupaten Bireuen yang diketuai oleh Drh. Murdani.

Dalam tausyiah kepemudaan yang disampaikannya, Tgk. H. Muhammad Yusuf A.Wahab yang akrab disapa Tu Sop Jeunieb ini mengatakan bahwa para pemuda adalah calon tokoh-tokoh masa depan. Menurut Tu Sop, mereka para pemuda yang hadir dalam acara silaturrami pemuda tersebut adalah calon-calon orang kuat.

“Orang-orang yang berpotensi menjadi orang kuat mereka harus baik. Karena bahaya sekali jika orang menjadi kuat namun tidak baik. Sebab, orang kuat yang tidak baik itu mereka akan menghancurkan keadilan dan kezaliman. Disinilah hadirnya agama. Kalaupun mereka lemah, maka dididik untuk menjadi manusia yang kuat, “ ujar Tu Sop.

Tu Sop menambahkan, “Saya hadir disini tambah semangat, karena para pemuda ini adalah orang-orang istimewa. Mereka terseleksi oleh jauh. Terseleksi oleh hujan. Pasti mereka adalah manusia yang punya nilai plus.”

Terhadap sukses atau tidaknya pertemuan ini yang dihadiri lebih dari seratus pemuda ini, Tu Sop mengatakan bahwa sukses atau gagal sebuah pertemuan bukanlah diukur dari pertemuan itu sendiri. Tapi yang ditentukan adalah apa yang terjadi setelah pertemuan itu. Perubahan apa yang akan terjadi. Apakah berubah ke arah yang lebih dan menyesali kesalahan masa lalu sehingga kita mampu menghadapi tantangan masa depan.

“Para ketua pemuda di Kabupaten Bireuen, anda sudah diamanahkan oleh Allah menjadi pemimpin. Yang bertanggung jawab terhadap para pemuda. Perlu disadari bahwa saat jadi ketua pemuda ada tanggung jawab yan diemban. Dan disitu ada dua jalan, jalan ke syurga atau ke neraka, “ ungkap Tu Sop.

Oleh sebab itu, terang Tu Sop, maka kita harus sadar. Harus paham anatomi yang kita pimpin. Kalau kita jadi pemimpin pemuda Bireuen maka harus paham bahwa pemuda Bireuen itu ada yang tinggal di pedesaan, di kota, di pegunungan dan di bak bineh laut.

Dan sebelum itu, jelas Tu Sop lagi, kita harus paham bahwa anak muda 100 persen anak-anak orang muslim. Jadi harus paham persoalan mereka. Bagaimana memimpin kaum muslimin dan bagaimana mengurus persoalan mereka. Anatomi itu harus bisa dibaca. Kita harus mampu memberi solusi atas persoalan mereka.

Terkait dengan status Bireuen sebagai kota Santri yang dideklarasikan beberapa bulan lalu, Tu Sop mengatakan bahwa saat Bireuen kita deklarasiikan sebagai kota santri, apakah konsepnya menjadi solusi bagi semua aspek kehidupan. Tu Sop menjelaskan, bahwa Islam bukan hanya di masjid. Tapi Islam adalah agama yang menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah kemungkaran.

“Islam hadir membuat kehidupan dunia tertib untuk tertib di kehidupan akhirat. Membuat kehidupan di dunia nyaman dan menjadi nyaman di akhirat. Bukan dunia yang menjadi malapetaka bagi kehidupan akhirat, “ ujar Tu Sop.

Tu Sop menambahkan bahwa apalah arti bahagia yang sementara. Kita cari fasilitas hidup tapi tahu-tahu sudah tidak hidup lagi (meninggal). Siap hidup berarti harus siap mati. Itulah beruntungnya orang beriman. Hidup bahagia, mati juga bahagia. Itulah kesukseskan.

Menurut Tu Sop, berbicara kota santri, maka itu berbicara lembaga pendidikan yang cinta kepada konsep Islam. Nilanya Rahmatan lil ‘alamin. Tapi tidak cukup dengan hanya judul. Tapi bagaimana konsepnya amenjadi program dan kebjakan yang benar-benar teraplikasi dalam kenyataan. Bukan hanya khayalan yang menghadirkan kekecewaan.

“Kita ingin anak muda Bireuen menjadi generasi yang siap saing. Harus sadar bahwa kita sedang berada dalam persaingan global. Kalau kita tidak punya perencanaan, maka kita akan direncanakan orang, “ kata Tu Sop.

Selain tausyiah, acara silaturrahmi ini juga dirangkai dengan diskusi kepemudaan. Hadir dalam pengajian ini yaitu Asisten I Bapak Zaldi,S.STP,.M.Si, Kadis Syariat Islam Anwar,S.Ag, para ketua Pemuda dalam Kab.Bireuen. []

Previous Post

Bupati Akmal Apresiasi Pembangunan PKS di Abdya

Next Post

Masyarakat Mutiara Raya Sumbang 1000 Sak Semen Untuk Pembangunan Asrama

Next Post

Masyarakat Mutiara Raya Sumbang 1000 Sak Semen Untuk Pembangunan Asrama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemuda Muhammadiyah Abdya Desak Semua Komite Sekolah Dievaluasi

Pemuda Muhammadiyah Abdya Desak Semua Komite Sekolah Dievaluasi

14/05/2026
Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

14/05/2026
Seniman Aceh Zulkifli alias Zul Kande

Zul Kande Soroti Pungutan Biaya FLS3N Aceh, Minta Dinas Pendidikan Jaga Prestasi Siswa

14/05/2026
Senator Azhari Cage Minta Pergub JKA di Aceh Dikaji Ulang

Senator Azhari Cage Minta Pergub JKA di Aceh Dikaji Ulang

14/05/2026
Demo Tolak Pergub JKA di Kantor Gubernur Aceh Berakhir Ricuh

KKJ Kecam Aksi Represif Polisi Terhadap Tiga Jurnalis Saat Demo JKA di Kantor Gubernur Aceh

14/05/2026

Terpopuler

Temui Kepala BPS Aceh, Darwati Soroti Banyak Warga Tidak Mampu Masuk dalam Desil 8 hingga 10

Temui Kepala BPS Aceh, Darwati Soroti Banyak Warga Tidak Mampu Masuk dalam Desil 8 hingga 10

12/05/2026

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Keuchik Osha Terima SK dari DPP di Jakarta Sebagai Ketua PAN Abdya

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Senator Azhari Cage Minta Pergub JKA di Aceh Dikaji Ulang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com