Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

BMKG Pasang Alat Pengukur Pergerakan Tanah di Lamkleng

Admin1 by Admin1
17/01/2021
in Nanggroe
0

JANTHO – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh Besar mulai memasang alat untuk mengukur pergerakan tanah (seismometer). Pemasangan alat ini guna meneliti tingkat pergeseran tanah yang terjadi di Gampong Lamkleng, Kabupaten Aceh Besar, Aceh sejak beberapa hari lalu.

“Kita membawa peralatan seismometer portable yang mulai hari ini hingga beberapa hari ke depan akan dicoba melihat sampai sejauh mana area ini pergerakannya,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Aceh Besar, Djati Cipto Kuncoro, Sabtu (16/1/2021).

Dia menjelaskan, pergeseran tanah di permukiman penduduk terus meningkat setiap hari. Data BMKG pada Kamis (14/1/2021) menunjukkan, penurunan tanah itu mencapai 80 sentimeter.

“Namun sekarang kalau kita melihat penurunannya sudah lebih dari 120 sentimeter,” kata Djati.

Setelah seismometer portable tersebut dipasang, tim ahli dari BMKG juga akan menganalisa terkait lapisan-lapisan tanah yang semakin bergerak tersebut. BMKG masih belum bisa memastikan fenomena apa yang terjadi di Aceh Besar tersebut.

Pihaknya juga akan terus melakukan kajian bersama Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala (USK) serta beberapa lembaga lain.
“Kita masih melakukan penelitian berdasarkan peralatan, walaupun secara visualisasi sudah dapat kita sampaikan faktor hidrometeorologi, intensitas curah hujan yang beberapa hari cukup tinggi juga akan menjadi referensi,” katanya.

Sementara itu, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali menyampaikan, pemerintah sudah menyiapkan lokasi untuk proses evakuasi.

Pihaknya juga telah memerintahkan dinas terkait memberikan bantuan masa panik.

“Saya sudah perintahkan Dinas Sosial untuk memberikan bantuan masa panik. Karena yang paling penting kita harus selalu siap siaga menghadapi fenomena ini,” kata Mawardi.

Sejauh ini, Pemerintah Aceh Besar juga sudah mendirikan posko siaga di sekitar lokasi pergeseran tanah serta mendirikan tenda pengungsian. Dilaporkan sebanyak 14 unit rumah terdampak akibat pergeseran tanah itu, lima jiwa dalam dua kepala keluarga juga telah mengungsi.

Sumber: Inews

Previous Post

Satu Sekolah Tertimbun Longsor di Pining Gayo Lues

Next Post

Minggu, Pasien Covid-19 di Aceh Bertambah 18 Orang

Next Post
Australia Catat Nihil Kematian akibat Corona dalam Dua Bulan

Minggu, Pasien Covid-19 di Aceh Bertambah 18 Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

11/08/2026
Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

11/08/2026
Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

11/08/2026
Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

11/08/2026
Krak, Polda Aceh Tangkap Keuchik Tersangka Peredaran Narkoba 50.000 Butir Pil Ekstasi

Polda Aceh Buru Pemasok Pil Etomidate ‘Zombie’ di Bireueen

11/08/2026

Terpopuler

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

10/08/2026

BMKG Pasang Alat Pengukur Pergerakan Tanah di Lamkleng

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

YEL Semarakkan Kegiatan Hari Konservasi Alam Nasional dan Orangutan Sedunia di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com