Singkil – Sejumlah sarana dan prasarana pendidikan di UPTD SPF SMPN 1 Pulau Banyak Barat amburadul tak sesuai standar pendidikan nasional yang telah di atur oleh menteri pendidikan Republik Indonesia. Padahal Provinsi Aceh ada program BEREH yang telah diterapkan, namun seolah diabaikan.
Seperti diketahui program Bersih, Rapi, Estesis, dan Hijau (BEREH) pertama kali diinisiasi oleh Gebernur Aceh, Nova Iriansyah sejak Tahun 2019, dan di Kabupaten Aceh Singkil sendiri telah diterapkan sejak oktober Tahun 2019 lalu.
Hal itu diketahui Atjehwatch saat melakukan tugas jurnalistik ke UPTD SPF SMPN 1 Pulau Banyak Barat di Jalan Atok Maharajo Kampung Asantola Kecamatan Pulau Banyak Barat, Aceh Singkil.
Dari amatan di salah satu ruangan yang tidak difungsikan terdapat sarana pendidikan seperti sejumlah perabot rusak, kemudian ditemukan juga pada prasarana pendidikan yang diperlukan sebagai penunjang proses pembelajaran, seperti Ruang Perpustakaan namun tidak berfungsi, kemudian pada sebuah ruangan ditemukan sejumlah barang yang berantakan, Sabtu, (23/01).
Sementara itu Kepala Sekolah UPTD SPF SMPN 1 Pulau Banyak Barat, Sabtu, (23/01), tidak berada di sekolah saat hendak ditemui reporter untuk dimintai keterangan, kemudian dihubungin 2 kali melalui telepon seluler namun tidak dapat terhubung.
Reporter : Ahmad Azis








