Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Olahraga

PSSI Sudah Lama Pantau Remaja Aceh di Liga Qatar

Admin1 by Admin1
26/01/2021
in Olahraga
0

Jakarta – Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri mengaku sudah lama memantau perkembangan pesepakbola Indonesia, Khuwailid Mustafa, yang sedang berkarier di di Liga Qatar.

Nama Khuwailid Mustafa mendadak viral di media sosial setelah diketahui tergabung bersama Qatar Sport Club di kompetisi kasta sepak bola tertinggi Qatar.

Khuwalid yang masih berusia 21 tahun itu merupakan pemain berdarah Aceh yang diketahui sudah cukup lama tinggal di Qatar.

Musim lalu Khuwailid juga ikut andil membawa klub lamanya, Al-Duhail, meraih gelar juara Liga Qatar usai mengalahkan Al Ahli. Saat ini dia dipinjamkan ke Qatar Sport Club.

“Kalau saya sudah lama tahu. Dari saya kenal Andri Syahputra dan juga kenal berapa nama anak Indonesia yang bermain di Qatar,” kata Indra Sjafri kepada CNNIndonesia.com, Selasa (26/1).

Indra Sjafri bersyukur karena di PSSI, khususnya di Departemen Teknik yang dipimpinnya ada bidang khusus bank data pemain. Fungsinya memantau dan mencatat pemain-pemain potensial Indonesia di dalam maupun luar negeri.

“Sekarang saya coba di PSSI ada bank data pemain. Alhamdulillah Ketum PSSI [Mochamad Iriawan] sangat mendukung. Jadi zaman sekarang pencarian bakat pemain juga terbantu dari info teman-teman, media, dan media sosial.”

“Ini sangat manfaat sekali membantu PSSI memantau pemain. Selain pencarian bakat langsung ke lapangan, apalagi di masa pandemi seperti saat ini,” jelas Indra Sjafri.

Ketika ditanya apakah Khuwalid Mustafa masuk dalam pantauan PSSI untuk masuk dan ambil bagian di Timnas Indonesia, Indra enggan menjawab. Ia tak mau mendahului keputusan Shin Tae Yong sebagai pelatih.

“Terserah pelatih. Semua pemain, pelatih yang menentukan. Lihat saja nanti rilis pemain [TC SEA Games 2021] yang dipanggil oleh pelatih, sekarang sedang direncanakan,” ujarnya.

Khuwailid Mustafa merupakan kelahiran Aceh, 29 Januari 2000. Ia sudah tinggal di Qatar sejak enam tahun bersama keluarga.

Selain Khuwailid ada dua pemain berdarah Indonesia yang juga bermain di Qatar. Mereka adalah Andri Syahputra ( Al-Gharafa Sports Club) dan Syaffarizal Mursalin Agri (Al-Markhiya Sports Club).

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ketua PKK Aceh Terima Logistik dari Unicef untuk Atasi Gizi Buruk

Next Post

Doli Siap Menjadi Ketua KNPI Pidie

Next Post

Doli Siap Menjadi Ketua KNPI Pidie

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dua Syeh Seudati Tunang Akan Adu Kelincahan di Pentas Budaya Sudut Kota

Dua Syeh Seudati Tunang Akan Adu Kelincahan di Pentas Budaya Sudut Kota

06/09/2026
Mubes V IKAT Aceh, Khalid Muddatstsir Kembali Terpilih sebagai Ketua

Mubes V IKAT Aceh, Khalid Muddatstsir Kembali Terpilih sebagai Ketua

06/09/2026
Armada FC Tumbangkan Bara Bandung FC dalam Drama Penalti Carlos CUP Lhoknga

Armada FC Tumbangkan Bara Bandung FC dalam Drama Penalti Carlos CUP Lhoknga

06/09/2026
Tangap dan Cepat Merespon Persoalan Publik, Tgk Muharuddin Raih Penghargaan SMSI Aceh Award 2026

Tangap dan Cepat Merespon Persoalan Publik, Tgk Muharuddin Raih Penghargaan SMSI Aceh Award 2026

06/09/2026
HT Ibrahim: Dari Kompetisi Gampong, Kita Harapkan Lahir Bintang Sepak Bola Aceh

HT Ibrahim: Dari Kompetisi Gampong, Kita Harapkan Lahir Bintang Sepak Bola Aceh

06/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com