Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional Teknologi

NASA Bakal Ubah Atmosfer Mars Jadi Oksigen

Admin1 by Admin1
18/02/2021
in Teknologi
0

HOUSTON – NASA ternyata menyelipkan kotak emas kecil di bodi pesawat ruang angkasa Amerika Serikat , Perseverance.

Kotak ini dirancang akan mengubah sebagian atmosfer tipis dan kaya karbon dioksida di Planet Mars menjadi oksigen yang bisa dihirup manusia.

Eksperimen yang disebut Eksperimen Pemanfaatan Sumber Daya Dalam Situ Oksigen Mars (MOXIE) dimaksudkan untuk mendemonstrasikan teknologi yang suatu hari nanti dapat mendukung misi awak ke Mars. Karena oksigen adalah sumber daya penting bagi manusia untuk bernapas dan roket untuk dibakar.

Dan dengan rover Perseverance yang akan mendarat di Planet Merah hari ini, tim MOXIE sangat bersemangat untuk selangkah lebih dekat ke tes pertama eksperimen tersebut.

“MOXIE dimaksudkan untuk menjadi demonstrasi teknologi yang akan memungkinkan kita untuk mengisi tangki oksigen yang dibutuhkan tim astronot masa depan untuk terbang pulang, untuk lepas landas dari Mars,” kata peneliti utama eksperimen, Michael Hecht, seorang ilmuwan eksperimental di Observatorium Haystack Institut Teknologi Massachusetts kepada Space.com.

“Juga untuk bernafas, tapi roket lebih banyak bernapas daripada manusia dan itu pekerjaan besar,” tambahnya.

Baik manusia maupun roket tidak akan menghirup oksigen MOXIE. Ini hanya menguji sebuah konsep yang bakal diterapkan di masa mendatang.

“MOXIE sendiri memiliki akar pengembangan yang panjang. NASA menganggap terbang sebagai pendahulu dalam misi 2001,” kata Hecht. Tetapi ketika NASA memimpikan misi Mars 2020, agensi tersebut menetapkan bahwa mereka ingin menerbangkan instrumen untuk menghasilkan propelan dari bahan yang ditemukan di Mars, dan pekerjaan MOXIE dimulai.

Tapi desainer MOXIE tidak memulai dari awal. Perangkat ini pada dasarnya adalah kebalikan dari sel bahan bakar, yang membakar campuran oksigen dan senyawa berbasis karbon untuk menghasilkan panas dan karbon dioksida. Instrumen tersebut juga sangat mirip dengan benda yang jauh lebih biasa.

“Tentu saja, MOXIE itu pohon kecil, kan?” Kata Hecht. “Pohon mengambil (karbon dioksida) dan mengubahnya menjadi oksigen dengan proses kimiawi yang jauh lebih rumit.”
Bagi Hecht, kedatangan MOXIE di Mars menandai tonggak nyata menuju suatu hari nanti mengirim manusia ke Planet Merah. “Ketika saya pertama kali terlibat dalam hal ini pada pertengahan tahun 90-an, itu adalah libur 15 tahun. Itu masih 15 tahun lagi,” katanya tentang misi awak.

“Ini benar-benar investasi besar pertama, investasi besar oleh NASA dalam mendemonstrasikan teknologi bagi manusia yang pergi ke Mars. Dan bagi saya, ini adalah cara NASA mengatakan, ‘Kami serius tentang ini, kami akan mewujudkannya. MOXIE sendiri harganya sekitar USD50 juta,” sebut Hecht.

Sumber: Sindonews.com

Previous Post

AHY Sebut Jokowi Tak Tahu Kelakuan Moeldoko

Next Post

Personil Ditsamapta Polda Aceh Gelar Operasi Yustisi

Next Post

Personil Ditsamapta Polda Aceh Gelar Operasi Yustisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

10/06/2026
HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

10/06/2026
208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

10/06/2026
Kemenag Salurkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana di Aceh

Kemenag Salurkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana di Aceh

10/06/2026
Mualem Ngaku Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

Mualem Ngaku Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com