Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pedemo dan Massa Pro Militer Myanmar Saling Lempar Batu

Admin1 by Admin1
25/02/2021
in Internasional
0

Jakarta – Demonstran yang menentang kudeta terlibat bentrok dengan pendukung junta militer Myanmar di Kota Yangon, pada Kamis (25/2).

Dilansir Reuters, mulanya ada sekitar seribu orang yang menamakan diri sebagai kelompok pendukung junta militer berkumpul menggelar unjuk rasa di pusat kota Yangon.

Mereka kemudian mengusir dan mengancam para wartawan setempat yang ingin meliput aksi itu. Tidak lama kemudian terjadi massa pro militer dan pedemo antikudeta terlibat bentrok.

Kedua belah pihak saling melempar batu dan menggunakan ketapel. Satu orang juru foto dilaporkan terluka dalam kejadian itu.

Secara terpisah, anggota Kepolisian Yangon berjaga di depan universitas setempat guna mencegah mahasiswa berunjuk rasa di luar kampus.

“Mahasiswa harus menggulingkan diktator. Sejak kudeta hidup kami seakan tidak mempunyai harapan, mimpi kami seolah lenyap,” kata seorang mahasiswa saat berorasi di kampus di Yangon, Kaung Sat Wai (25).

Sudah tiga pekan krisis politik terjadi di Myanmar, setelah angkatan bersenjata mengkudeta pemerintah dan menangkap Penasihat Negara, Aung San Suu Kyi, serta Presiden Win Myint.

Masyarakat sipil yang terdiri dari muda-mudi, mahasiswa, pegawai negeri sipil hingga tenaga medis ikut berunjuk rasa dan mogok kerja menuntut kekuasaan pemerintahan yang digulingkan dipulihkan.

Meski aparat keamanan Myanmar berangsur-angsur mulai menahan diri, tetapi sampai saat ini sudah tiga demonstran tewas ditembak dengan peluru tajam. Seorang polisi dilaporkan luka dalam bentrokan dengan massa demonstran.

Hingga saat ini tercatat jumlah tahanan politik yang ditangkap junta militer mencapai 728 orang.

Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar (Tatmadaw), Jenderal Min Aung Hlaing, mengkudeta pemerintahan sipil terpilih yang dipimpin Penasihat Negara Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint pada 1 Februari lalu.

Alasan militer melakukan kudeta adalah menjaga amanat Undang-Undang Dasar 2008 dan sengketa hasil pemilihan umum.

Militer Myanmar lantas menangkap Suu Kyi dan Win Myint, serta sejumlah politikus dari partai berkuasa, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).

Militer menuduh ada indikasi kecurangan sehingga NLD memenangi pemilihan umum. Mereka menuduh pada pemilu yang dimenangkan Suu Kyi disebut terdapat setidaknya 8 juta pemilih palsu.

Komisi Pemilihan Umum Myanmar membantah tuduhan kudeta itu.

Min mengatakan bakal menggelar pemilihan umum yang jujur dan bebas usai status masa darurat nasional selama satu tahun dinyatakan berakhir.

Saat ini Suu Kyi dijerat dengan dua perkara, yakni kepemilikan dan impor walkie-talkie ilegal serta melanggar UU Penanggulangan Bencana. Sedangkan Win dituduh melanggar protokol kesehatan dan UU Penanggulangan Bencana saat berkampanye pada tahun lalu. Saat ini keduanya menjadi tahanan rumah.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Cerita Pemuda Perakit Senjata di Aceh Sampai ke Mabes Polri

Next Post

Pria Cerai di China Harus Ganti Biaya Urus Rumah Rp109 Juta

Next Post
Aceh Utara Tertinggi Kasus Perceraian di Aceh, Pemicu Faktor Ekonomi

Pria Cerai di China Harus Ganti Biaya Urus Rumah Rp109 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kabid SMK Disdik Aceh Jadi Observer WorldSkills di Shanghai

Kabid SMK Disdik Aceh Jadi Observer WorldSkills di Shanghai

26/09/2026
Cut Fera Gantikan Aditya Pimpin RSUD Pidie Jaya

Cut Fera Gantikan Aditya Pimpin RSUD Pidie Jaya

26/09/2026
Dari Anak Rantau hingga 50 Ribu Pembaca, Kisah Nikmat Harahap Membangun Mimpi Lewat Tulisan

Dari Anak Rantau hingga 50 Ribu Pembaca, Kisah Nikmat Harahap Membangun Mimpi Lewat Tulisan

26/09/2026
Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

26/09/2026
Sepekan, Polres Pidie Jaya Ungkap 4 Kasus Narkotika, 2,1 Kg Ganja Disita

Sepekan, Polres Pidie Jaya Ungkap 4 Kasus Narkotika, 2,1 Kg Ganja Disita

26/09/2026

Terpopuler

Pedemo dan Massa Pro Militer Myanmar Saling Lempar Batu

25/02/2021

Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

Ohku, Wabup Ngaku Tak Diajak, Siapa Kuasai APBK Pidie Jaya?

Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

Melati yang Mekar dari Sigli

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com