BLANGPIDIE – Ketua Central Creative Industries of Abdya (CCIA), Yudya Pratidina, S.Ds yakin bahwa meskipun Abdya identik dengan sektor pertanian. Namun Kabupaten Aceh Barat Daya juga memiliki masyarakat yang sangat kreatif.
“Diantara kreatifitas tersebut, masyarakat Abdya mampu menciptakan aneka produk kuliner, kerajinan tangan, hingga aplikasi IT multimedia. Bahkan diantara kreatifitas tersebut ada yang sudah diekspor ke luar negeri.” terang Yudya Pratidina.
Menurutnya, aneka ragam kreativitas itu tercipta karena masyarakat Abdya memiliki keingintahuan yang besar sehingga mampu melakukan beragam inovasi.
“Saat ini Pemerintah telah menciptakan aplikasi e-commerce Tokopika. Selain itu, banyak anak muda Abdya yang menciptakan beragam aplikasi multimedia yang sangat memudahkan pelaku UMKM kita. Ini sebagai pertanda bahwa masyarakat Abdya sangatlah kreatif sehingga saya yakin pula bahwa Abdya bisa menjadi Kabupaten atau Kota kreatif percontohan di Aceh,” sebutnya.
Namun demikian, beragam kreativitas tersebut belum dipatenkan sehingga rentan plagiarisme. Guna mencegah hal tersebut dirinya mendorong masyarakat Abdya untuk mendaftarkan hasil kreasi ke Kementerian Hukum dan HAM RI melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.
“Aneka ragam kreatifitas itu harus diproteksi guna menghindari plagiarisme atau pembajakan. Proteksi tersebut dapat dilakukan dengan cara mendaftarkan hasil kreasi melalui website dgip.go.id,” imbuhnya.
Selain itu, CCIA juga memberi layanan bagi masyarakat Abdya yang ingin mengetahui cara mematenkan beragam hasil kreasi. Untuk itu masyarakat Abdya dapat mengunjungi kantor CCIA di Jalan. Muslimin No.15 Blangpidie Abdya atau melalui e-mail: ccia.abdya@gmail.com.
Adapun kategori kreasi yang dapat didaftarkan diantaranya; Merk, Paten, Desain Industri, Hak Cipta, dan sebagainya.
Reporter: Rusman










