Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pencarian Petani yang Terseret Arus di Lhoong Masih Berlanjut

Admin1 by Admin1
30/03/2021
in Nanggroe
0

LHOONG – Seorang petani di Lhoong, Aceh Besar, Provinsi Aceh dilaporkan Hilang terseret arus sungai saat hendak pulang dari kebun. Kini tim SAR terus mencari korban bahkan hingga ke muara sungai dan laut.

Korban bernama Nurma (50), warga Desa Pasie, Kecamatan Lhoong. Pencarian pada Senin (29/3/2021) sudah memasuki hari ketiga, namun korban belum juga ditemukan.

“Pencarian juga melibatkan potensi SAR lainnya seperti BPBD, kepolisian, TNI dan masyarakat,” kata Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh, Budiono.

Dia menjelaskan, korban dinyatakan hilang pada Sabtu (27/3/2021) sekira pukul 15.25 WIB. Dia terpeleset saat menyeberang sungai yang ada di Desa Pudeeng, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar.

Pencarian pada hari ketiga dimulai pukul 07.30 WIB – 18.00 WIB dengan cara menyisir dari titik korban dilaporkan hilang hingga muara sungai. Selain itu, tim juga menyisir di laut sejauh tiga nautical mil menggunakan perahu BPBD dan perahu nelayan.

“Namun, pencarian belum membuahkan hasil. Cuaca saat pencarian hujan dan air sungai keruh,” kata dia.

Pencarian dilanjutkan pada hari Selasa (30/3/2021) dengan memperluas area pencarian hingga laut sejauh tiga nautical mil dari pantai. Sementara peralatan pencarian meliputi perahu karet dua unit, perahu nelayan dua unit, alat komunikasi, peralatan selam. Unsur yang terlibat, selain personel Basarnas, juga anggota Polsek dan Koramil Lhoong, nelayan, serta masyarakat setempat.

Sumber: iNews.id

Previous Post

Polri Akan Umumkan Tes Polisi Diduga Hilang Saat Tsunami Aceh

Next Post

Muzakkir Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua PGRI Pidie Jaya

Next Post

Muzakkir Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua PGRI Pidie Jaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

10/04/2026
Hemat BBM, Pemkab Aceh Barat Terapkan Aturan Bersepeda ke Kantor

Hemat BBM, Pemkab Aceh Barat Terapkan Aturan Bersepeda ke Kantor

10/04/2026
Irmawan Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh

Irmawan Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh

10/04/2026
BPBD Simeulue Kerahkan Bantu Warga Terdampak Banjir

Warga Pidie Jaya Aceh Kembali Mengungsi Akibat Banjir

10/04/2026
Illiza Terbitkan Surat Edaran WFO–WFH untuk ASN

Illiza Terbitkan Surat Edaran WFO–WFH untuk ASN

10/04/2026

Terpopuler

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

09/04/2026

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

Polda Ambil Alih Kasus Dugaan Penganiayaan Wabup Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com