PIDIE JAYA – Ketua MPI DR. Safwan Gade, M.Ag, meminta agar Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pidie Jaya melakukan pendataan terhadap kepengurusan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang ada di Pidie Jaya.
Terutama mana OKP yang aktif dan mana yang sudah kadaluarsa.
“Jangan ada lagi OKP abal-abal dalam pelaksanaan Musda nanti,” kata dia.
Ia mengatakan, data tersebut penting yang nantinya mereka sebagai peserta dan memiliki hak suara dalam pemilihan untuk menentukan ketua dan kepengurusan KNPI yang akan datang, serta jangan karena hanya akan Musda lalu serta merta muncul banyak OKP.
“Padahal SK atau kepengurusan selama ini tidak ada.”
“Kita ingin membuka peluang seluas-luasnya untuk semua bakal calon dan kita harapkan yang terpilih nantinya yang terbaik untuk memimpin organisasi KNPI, bisa bersinergi dengan semua pihak, termasuk dengan pemerintah daerah agar roda organisasi bisa bergerak dinamis,” katanya Minggu 4 April 2021.
Ia mengakui, kalau selama ini KNPI Pidie Jaya bak mati suri alias vakum.
“Jadi kita sama-sama bekerja untuk mengaktifkan Kembali OKP yang bernaung dibawah KNPI. Semua pengurus KNPI merupakan pengurus OKP juga, jadi apa susahnya melakukan regestrasi kembali.”
Menurutnya, OKP yang tergabung dalam wadah KNPI diharapakan untuk meregistrasi ulang dengan melengkapi SK masing-masing dan juga SKT dari Kesbangpol Kabupaten setempat.
“Segera mendaftar ke SC agar bisa berperan akktif dalam Musda dan kepengurusan kedapan,” kata Safwan yang juga mantan Ketua ISKADA Pidie Jaya
Selain itu, Safwan berpesan, dalam Musda nanti, semua pemegang suara harus menyatukan misi dan persepsi agar KNPI bisa tetap eksis. Ia mengingatkan agar organisasi ini selalu taat menjalankan AD/ART dan pedoman organisasi.
“Silakan semua yang merasa mampu dan memiliki kualitas serta mendapatkan dukungan suara, mengajukan diri sebagai calon ketua KNPI. Laksanakan musda sesuai dengan legalitas organisasi. Bagi calon ketua periode berikutnya juga harus bertarung secara sportif,” kata pria yang juga mantan Ketua KNPI Pidie Jaya periode pertama.
Safwan berharap Musda KNPI bisa berjalan aman dan kondusif. Lanjut ia output dari musda tersebut yaitu terciptanya roda organisasi KNPI yang profesional dan proporsional. Dan juga bisa mengayomi seluruh OKP dan pengurus kecamatan (PK), sebagai pemegang hak suara KNPI.
“Jangan hanya melibatkan OKP dan PK kalau ada musda atau kegiatan seremoni saja. KNPI terus mengasah kreativitas OKP dan PK di Pidie Jaya yang saat ini masih sangat diperlukan. KNPI untuk terus mengayomi OKP melalui ragam kegiatan kepemudaan supaya lebih baik dan berkembang,” kata mantan Wakil Ketua Badko HMI Aceh.
Terkait dengan pelaksaaan Musda, pihaknya juga telah menyiapkan langkah-langkah persiapan. Bahkan sudah bertemu dengan semua pengurus ketua KNPI wilayah Aceh. “Sekalipun belum ada petunjuk pelaksanaan dan teknis dari pengurus Provinsi,” katanya.
“Saya berharap saat pelaksanaan Musda nanti Pemkab Pidie Jaya juga bisa memberikan dukungannya agar kegiatan Musda KNPI Pidie Jaya dapat berjalan dengan baik,” ujar Safwan dengan penuh harap. []

![[Foto] Pertemuan GAM Eks Tripoli Dikawal Ketat Aparat Keamanan](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2021/04/IMG-20210404-WA0139-75x75.jpg)






