SIGLI – Relawan Muda Partai Aceh (RMPA) Pidie berkunjung ke lokasi musibah puting beliung di Gampong Seuriweuk-kemukiman Uteue, Kecamatan Pidie, Selasa 20 April 2021.
Kegiatan ini turut didampingi Ketua DPRK Mahfuddin Ismail. S.Pdi, M.A.P., Ketua KPA Pidie Bahtiar Abdullah (Madon), Ketua Fraksi PA DPRK Pidie Muhammad Ibrahim Tangse dan elidawati, S.Sos serta anggota fraksi PA.
“Kami melakukan kunjungan langsung ke lokasi musibah yang disebabkan hujan lebat disertai angin kencang yang menyapu delapan rumah warga di Gampong Seuriweuk, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie pada Senin 19 April 2021, sekitar pukul 16.05 WIB dalam suasana berpuasa,” ujar Achyar, Sekjend RMPA.
“Kehadiran kami untuk melihat langsung lokasi kejadian dan memberikan bantuan masa panik kepada masyarakat yang terkena musibah. Adapun bantuan yang kami bawakan berupa sembako yaitu Beras 9 sak, telor 18 lemping, gula 20 kilo dan mie instan 9 kotak,” kata Teungku Achyar.
kedatangan rombongan RMPA disambut oleh geuchik dan perangkat gampong setempat.
Dari pantauan pihaknya, peristiwa musibah tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun masyarakat mengalami musibah kerusakan berat pada atap rumah yang diterbangkan angin kencang dimana sebagian ambruk atapnya.
“Miris memang kita melihatnya, hampir semuanya bolong atapnya, apalagi menjelang lebaran, pasti keluarga korban musibah sangat sedih, karenanya sangat mengharapkan perhatian pemerintah Kab pidie untuk segera membantu kesusahan mereka.”
Untuk sementara rumah yang rusak berjumlah sembilan unit hunian kata tokoh setempat saat tim RMPA ke lokasi. kesembilan rumah yang rusak itu adalah milik M Yakob (60), Jaridah Hasan (75), Nurma Hasan (42), Tarmizi (36), Ibnu (57), Awiyah (60), Asiyah (65) dan Aisyah Syaman (58).
Secara terpisah, Ketua DPRK Pidie Mahfuddin Ismail yang hadir di lapangan sambil mendengarkan keterangan geuchik setempat langsung menelepon Kepala Pelaksana BPBD Pidie Ir. Dewan Anshari.
Mahfud menanyakan langkah apa yang sudah dilakukan pihak BPBD Pidie dalam rangka merespon musibah angin kencang ini. Sedangkan pihak BPBD Pidie mengaku sedang mendata semua kerusakan yang ditimbulkan oleh musibah tersebut.
Ketua DPRK Pidie mendesak Kalak BPBD pidie untuk segera mengambil langkah-langkah strategis agar masyarakat korban musibah ini segera tertangani dengan baik apalagi menjelang lebaran.
Di akhir pertemuan dengan geuchik dan perangkat gampong setempat, ketua DPRK Pidie menitip salam dari Ketua DPW PA Pidie H.Sarjani Abdullah agar masyarakat tetap tabah dan kuat menghadapi musibah ini.
“Karena beliau tidak berada di tempat saat ini.”
Mahfud menghimbau kepada masyarakat Pidie agar lebih berhati_hati selama ini karena cuaca dalam beberapa bulan ini susah diprediksi.
“Jadi saya selaku wakil rakyat menghimbaukan pada masyarakat agar tetap waspada terhadap iklim yang tak menentu yang sangat rentan akan resiko bencana alam, baik banjir, longsor , angin badai dan bencana lainnya,” katanya.












