Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Empat Putra Abdya Lulus Jadi Prajurit TNI AD, Salah Satunya Anak Penjual Ikan Teri

Atjeh Watch by Atjeh Watch
25/04/2021
in Lintas Barat Selatan
0
Empat Putra Abdya Lulus Jadi Prajurit TNI AD, Salah Satunya Anak Penjual Ikan Teri

BLANGPIDIE – Khusnul Khatam (20) anak dari Taufik (60) dan Cut Kasihan (52) warga warga Gampong Lhok Paoh Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya berhasil lulus menjadi prajurit TNI AD.

Khusnul dan 3 orang rekan lainnya yaitu Defri Ramadhan asal Gampong Seunaloh Blangpidie. Khusnul Mubaraq dari Gampong Blang Padang Tangan-tangan dan Fauzi Aditya asal Gampong Lhung Baro Kecamatan Manggeng Kabupaten Abdya kini telah menjalani pendidikan prajurit Tamtama TNI AD gelombang pertama di Rindam Iskandar Muda Banda Aceh dibuka langsung oleh Danrindam IM Kolonel Inf Marzuki pada Rabu (21/04) lalu.

Keberhasilan Khusnul dan rekannya ini lantas menjadi inspirasi bagi generasi muda di wilayahnya lantaran keempatnya itu tergolong dari keluarga sederhana.

Mereka berhasil menepis paradigma bahwa untuk menjadi prajurit TNI itu membutuhkan banyak uang dan hanya bisa diikuti oleh kalangan keluarga mampu.

“Macam mana kita ucap ya, rasanya tidak mungkin. Kita ini kan orang tepi laut, orang bodoh, orang tidak mampu, tidak mungkin jadi,” ungkap Taufiq, orangtua Khusnul kepada awak media, Sabtu (24/04/2021).

Khusnul (kaos hitam) bersama dua saudaranya

Taufiq juga menceritakan, cita-cita dan impian anaknya untuk menjadi TNI mustahil bisa tercapai. Pasalnya ia sendiri hanya seorang pedagang ikan teri asin yang jauh dari kemapanan.

Pesimisme Taufik ini kemudian terkikis setelah melihat keseriusan sang anak yang sejak jauh hari terus gigih mempersiapkan diri berlatih dan belajar seraya berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar lulus menjadi prajurit TNI.

“Jujur, kecil hati saya itu hilang setelah melihat kemampuan fisik dan psikis anak saya yang begitu tinggi. Saya yakin cita-citanya itu akan terwujud, terlebih setelah adanya informasi dari Babinsa bahwa masuk TNI itu gratis tidak dipungut uang,” tuturnya.

Atas keberhasilan putranya itu Taufik mengaku banyak mengucap syukur kepada Tuhan karena telah menunjukan keadilanNYA. Tidak ketinggalan ia juga mengucapkan banyak terimakasih kepada TNI AD pada umumnya dan khususnya Kodim 0110/Abdya yang telah mendorong dan memfasilitasi impian anaknya hingga lulus menjadi prajurit TNI.

“Dan kepada rekan-rekan Khusnul lainnya, insyaallah bila kita mengikuti kesesuaian syarat yang telah ditentukan, insyaallah akan jadi. Karena masuk TNI itu gratis tidak pakai uang,” tandasnya.

Terpisah dalam konfirmasinya Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo membenarkan perihal tersebut. Ia mengatakan 4 orang putra terbaik dari Aceh Barat Daya itu dinyatakan lulus dan berhak mengikuti pendidikan Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2021.

Sepanjang tahun pihaknya membuka kesempatan sekaligus memfasilitasi seluruh putra putri Abdya untuk bergabung menjadi prajurit TNI AD mulai dari penerimaan Perwira, Bintara, dan Tamtama. Ajakan ini kemudian secara kontinyu disosialisasikan oleh jajaran Babinsa ke seluruh wilayah.

“Kami tegaskan kembali, TNI AD membuka kesempatan sebesar-besarnya untuk seluruh putra putri Indonesia di seluruh wilayah, bergabung menjadi prajurit TNI. Kami pastikan penerimaan Prajurit ini digelar secara transparan dan gratis tidak ada pungutan biaya,” imbuh Dandim Arip Subagiyo.

Reporter: Rusman

Previous Post

Pola Kepemimpinan Banda Aceh Layak Dijadikan Roll Model Bagi Daerah Lain

Next Post

Siswa SMK Negeri 1 Bener Meriah Rehab 2 Rumah Warga Dhuafa

Next Post
Siswa SMK Negeri 1 Bener Meriah Rehab 2 Rumah Warga Dhuafa

Siswa SMK Negeri 1 Bener Meriah Rehab 2 Rumah Warga Dhuafa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PGRI Aceh Besar Siap Bersinergi Dukung Kemajuan Mutu Pendidikan

PGRI Aceh Besar Siap Bersinergi Dukung Kemajuan Mutu Pendidikan

04/04/2026
Ketua TP-PKK Aceh Besar Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang Sejak Dini

Ketua TP-PKK Aceh Besar Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang Sejak Dini

04/04/2026
RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

04/04/2026
Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

04/04/2026
Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

04/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com