Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Gubernur Nova Tutup Festival Ramadhan 2021

Admin1 by Admin1
03/05/2021
in Ekonomi
0

BANDA ACEH – Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Minggu (02/05/2021), menutup kegiatan Aceh Festival Ramadhan Tahun 2021. Prosesi penutupan event yang berlangsung UPTD Taman Budaya Aceh itu dilakukan Gubernur Nova secara virtual.

Dalam sambutannya, Gubernur Nova menyebutkan, Aceh merupakan wilayah yang telah ditetapkan sebagai Wisata Halal kelas dunia dengan ragam atraksi wisata berbasis alam dan budaya.

Untuk mendukung wisata di wilayah ini, lanjut Gubernur, Pemerintah Aceh telah menyiapkan beragam event Pariwisata di tahun 2021 yang terangkum dalam Calendar of Event (CoE) Aceh 2021.

Di dalamnya terdapat 3 event unggulan yang kemudian berhasil masuk dalam “Kharisma Event Wisata Nasional 2021” Kementerian Pariwisata RI, yaitu Aceh Festival Ramadhan 2021, Festival Seudati dan Aceh Culinary Festival.

Gubernur mengakui menghadirkan event pariwisata di bulan Ramadhan, apalagi di Era Pandemi Covid 19 bukanlah perkara mudah. Namun setelah melewati berbagai tantangan dan pertimbangan, akhirnya event yang dinamakan Aceh Festival Ramadhan 2021 dapat terselenggara selama tujuh hari, mulai tanggal 26 April hingga 2 Mei 2021 bertempat di UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh.

Gubernur menjelaskan, festival yang mengangkat tema “Wonderful Ramadhan in Aceh” ini merupakan event yang dilaksanakan kedua kalinya di Aceh selama Ramadhan, setelah sukses pada Festival Ramadhan 2019 dan sempat terhenti di tahun 2020 saat memuncaknya pandemic Covid-19.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali suasana Ramadhan di Aceh melalui berbagai macam kegiatan islami, salah satunya melalui pentas Seni dan Budaya, Bazar Kuliner, Creative Workshop, Kompetisi Dai dan Hafiz Cilik, Dalail Khairat, Musik-musik religi, Tausiah dan berbagai kegiatan religi lainnya,” kata Gubernur.

Gubernur juga menyebutkan, festival Ramadhan 2021 yang merupakan event yang terlaksana di Era Pandemi Covid-19, telah dilakukan dengan standar CHSE (Cleanless, Health, Safety & Environment Sustainable) sesuai Panduan Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan pada Penyelenggaraan Kegiatan.

Hal itu sesuai yang diterbitkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. “Masyarakat atau setiap pengunjung harus mematuhi Protokol kesehatan yang ketat di bawah pengawasan Satgas COVID-19 maupun petugas keamanan yang bertugas di lokasi kegiatan,” ujar Gubernur.

Sementara itu, penyelenggaraan Aceh Festival Ramadhan 2021 dilakukan untuk memantapkan positioning Aceh sebagai Destinasi Wisata Halal Dunia melalui penyelenggaraan event berbasis alam dan budaya.

Selain itu, lanjut Gubernur, juga bertujuan untuk memberikan ruang bagi pelaku industri UMKM dan industri Kreatif untuk meningkatkan kembali ekonomi dan finansial value di tengah pandemic COVID-19.

“Semoga semangat masyarakat khususnya pelaku industri pariwisata tidak surut, untuk membangkitkan kembali industri pariwisata Aceh. Kita harus terus berupaya mengembangkan sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan inovasi, adaptasi dan kolaborasi sesuai dengan yang dijalankan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merujuk pada arahan Bapak Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dari awal persiapan pelaksanaan kegiatan hingga berakhirnya kegiatan tersebut.

Previous Post

Aturan Mudik Lokal Aceh Soal Wajib Punya Surat Tes Antigen Dicabut

Next Post

Adik Kim Jong-un Geram Masih Ada Balon Provokasi dari Korsel

Next Post

Adik Kim Jong-un Geram Masih Ada Balon Provokasi dari Korsel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

HUT Pidie Jaya ke-19 Dipadukan dengan Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Gelar Festival Islami dan Beragam Kegiatan Sosial

HUT Pidie Jaya ke-19 Dipadukan dengan Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Gelar Festival Islami dan Beragam Kegiatan Sosial

10/06/2026
30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com