Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

FPRA Serukan Pemuda Kawal Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Covid-19

Admin1 by Admin1
03/06/2021
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Forum Peduli Rakyat Aceh (FPRA) mengajak semua lembaga kepemudaan dan semua elemen masyarakat sipil untuk aktif mengawal kebijakan pemerintah terkait  pemulihan ekonomi nasional dalam situasi pendemi  Covid-19.

“Hal ini perlu kerja sama yang baik dari semua unsur kepemudaan baik di daerah maupun ditingkat nasional. Kita harapkan LSM, OKP, mahasiswa, termasuk instalasi pemerintah agar senantiasa memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Pemuda Jangan hanya diam dan malu dengan beberapa temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) beberapa hari lalu. Yang kini sedang ditindaklanjuti olek kejaksaan tinggi Aceh (Kejati) untuk diproses secara prosedur yang berlaku,” kata Muammar Mubarak, Ketua Umum FPR Aceh.

Menurutnya, organisasi kepemudaan harus berada dibarisan depan dalam mengawal kebijakan pemerintah agar tepat sasaran dan tepat peruntukan.

“Jangan sampai para ketua lembaga kepemudaan hanya bisa diam saja, mengingat Pemerintahan Aceh sekarang telah menguncurkan dana hibah kepada organisasi kepemudaan termasuk juga pada Partai politik yang ada di wilayah Aceh.”

“Kita semua mengetahui bahwa penggunaan anggaran penanganan Covid-19 dalam pangadaan barang dan jasa kesehatan serta bidang sosial untuk membangkitkan ekonomi masyarakat. Ini harus serius dikawal demi menjaga keseimbangan kekuasaan dengan masyarakat di tubuh pemerintahan Aceh saat ini.”

“Jangan biarkan kerakusan pemerintah menjadi ancaman bagi usaha rakyat Aceh, seperti diberlakukannya jam malam, segel menyegel unit usaha, sekolah disuruh tutup, sementaran jaga jarak, tempat wisata dibuka. Sedangkan angka penularan Covid-19 semakin bertambah setiap hari di Aceh. Apakah sudah benar peraturan seperti itu? Sudah tepat atau tidak dalam penanganan penekanan angka penularan Covid-19?”

Kata dia, pemuda harus berkomitmen untuk terus menjaga dan mengawal kebijakan pemerintah agar pro rakyat dalam situasi pendemi ini.

“ Jangan biarkan momentum anggaran Covid-19 ini menjadi ajang kekompakan kekuasaan untuk melakukan korupsi berjamaah secara struktural ditubuh Pemerintah Aceh saat ini. Seperti temuan di beberapa kabupaten kota yang ada di wilayah Aceh. Itu perlu pantauan pemuda demi menjaga kebijakan pemerintah daerah.”

“Kita anggap bahwa kebijakan Pemerintah Aceh saat ini dalam penanganan Covid-19 masih jauh dari keadilan, keselarasan, dan kenyamanan. Kebijakan sekarang seolah-olah masyarakat dibuat tidak berdaya. Ini perlu gotong-royong masyarakat untuk menyumbang ide dan gagasan kepada pemerintah agar pemerintah mampu membuat kebijakan dengan tepat tanpa harus ada pihak yang terdiskriminasi.”

“Pemerintah harus serius, Ini penyakit yang bernama virus, jadi pemerintah dalam menerbitkan suatu kebijakan atau peraturan larangan, hendaknya perlu konsultasi dan menerima masukan dari para ahli yang paham tentang penyakit ini. Jangan minta saran sama elit politik apalagi sama pengusaha, tidak nyambung. Makanya peraturan sekarang jauh dari efek positif dalam pencegahan pendemi ini,” ujar Muammar.

Previous Post

Mualem dan KPA Takziah ke Rumah Duka Abati Babah Buloh

Next Post

KPK Benarkan Periksa Dua Pejabat Aceh

Next Post
416 Pegawai KPK Lolos TWK Minta Pelantikan ASN Ditunda

KPK Benarkan Periksa Dua Pejabat Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 17,8 Kilogram Ganja

Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 17,8 Kilogram Ganja

28/03/2026
Korban Banjir di Pantan Cuaca Cuma Butuh 2 Hari Perbaiki Mandiri Jembatan Rusak

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Lhokseumawe

28/03/2026
Mudik Lebaran, Jalur Banda Aceh–Medan Disesaki Pemudik Sejak Sahur

Dishub Aceh: Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Berjalan Aman dan Lancar

28/03/2026
PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

28/03/2026
Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

28/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com