Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Komisi IV Sampaikan Laporan Progres Raqan Penyelenggara Ketahanan Keluarga

Admin1 by Admin1
07/06/2021
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Keistimewaan Aceh, Tati Meutia Asmara, menyampaikan progres pembahasan Rancangan Qanun (Raqan) Kota Banda Aceh tentang Penyelenggara Ketahanan Keluarga yang saat ini sedang dibahas oleh legislatif.

Hal tersebut disampaikan Tati dalam rapat paripurna dewan tentang penyampaian penjelasan dan penyerahan secara resmi Rancangan Qanun Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2020 yang berlangsung di ruang rapat Gedung DPRK Banda Aceh, Senin (07/06/2021).

Tati menjelaskan, produk hukum ini merupakan pilihan yang tepat dan strategis sebagai payung hukum yang lebih kuat untuk menjadi instrumen penting, strategis, dan mendesak guna meningkatkan serta membangun keberlanjutan kualitas ketahanan keluarga dalam memenuhi kebutuhan fisik (material) dan mental (spiritual) secara seimbang sehingga dapat menjalankan fungsi keluarga secara optimal menuju keluarga sejahtera lahir dan batin.

“Raqan ini hadir untuk memenuhi tanggung jawab dalam memberikan perlindungan anak, serta terwujudnya kota layak anak dan pendidikan diniah di wilayah Kota Banda Aceh,” kata Tati Meutia Asmara saat menyampaikan laporannya.

Rancangan qanun inisiatif ini juga diharapkan menjadi solusi atas ragam permasalahan kerentanan ketahanan keluarga yang marak terjadi khususnya di wilayah Kota Banda Aceh, dan mewujudkan sekaligus meningkatkan kemampuan kepedulian serta tanggung jawab pemerintah kota, keluarga, masyarakat, dan dunia usaha dalam menciptakan serta mengoptimalisasi keuletan, daya tahan, dan ketangguhan keluarga.

Tati menjelaskan, ada beberapa pertimbangan lahirnya qanun ini yaitu permasalahan yang dihadapi keluarga yang berada di wilayah Kota Banda Aceh dalam mewujudkan ketahanan Keluarga, dan perlunya keberadaan Rancangan Qanun Kota Banda Aceh tentang Penyelenggaraan Ketahanan Keluarga yang perlu dicarikan solusinya melalui keberadaan aturan hukum yang melindungi eksistensi keberadaan keluarga di tengah perubahan kondisi masyarakat dan dunia yang semakin cepat dan disruptif.

Hingga saat ini kata Tati, Pemerintah Kota Banda Aceh belum memiliki landasan payung hukum yang kuat untuk mewujudkan Kota Banda Aceh sebagai kota ramah keluarga. Selama ini upaya Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mendorong terwujudnya Kota Banda Aceh yang layak terhadap anak, orang tua dan semua anggota dalam keluarga hanya ditopang dengan produk hukum berupa peraturan wali kota dan baru diundangkan pada 2018 lalu.

“Serta menjadikan satu-satunya kabupaten/kota di wilayah Aceh yang memiliki Qanun Penyelenggaraan Ketahanan Keluarga,” tutur Tati Meutia Asmara.[]

Previous Post

Pemilihan Keuchik Serentak di Banda Berlangsung Oktober 2021

Next Post

Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Pedalaman Aceh Timur

Next Post

Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Pedalaman Aceh Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

12/06/2026
‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

12/06/2026
Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh,  T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh, T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

12/06/2026
Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

12/06/2026
Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

12/06/2026

Terpopuler

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

12/06/2026

Komisi IV Sampaikan Laporan Progres Raqan Penyelenggara Ketahanan Keluarga

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Urwatil Wusqa: Mahasiswi Berprestasi UIN Ar-Raniry dengan IPK 3,94 dan Lulus 3,5 Tahun

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com