Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Forkopimda Aceh Ajak Satgas Penanganan Covid-19 Aceh untuk Tingkatkan Kinerja

Admin1 by Admin1
09/06/2021
in Nanggroe
0
Forkopimda Aceh Ajak Satgas Penanganan Covid-19 Aceh untuk Tingkatkan Kinerja

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah mengajak seluruh elemen yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Aceh, terutama dari unsur Satuan Kerja Perangkat Aceh, untuk bersama-sama meningkatkan kinerja dalam upaya memutus rantai penularan Covid-19.

Hal itu disampaikan Sekda Taqwallah saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergi Penanganan Covid-19 di Markas Kodam Iskandar Muda Selasa, Banda Aceh, 8 Juni 2021.

Sekda mengajak elemen Satgas untuk menyempurnakan berbagai langkah dan upaya penanganan Covid-19 yang telah dilakukan selama ini. Ia meminta jajaran Satgas untuk menguatkan semangat dan tekad bersama dalam peningkatan penanganan kasus Covid-19. “Kita akan sempurnakan lagi apa yang telah dilakukan. Teman-teman SKPA Saya harap terus meningkatkan upaya bersama untuk memutus rantai penularan dan penyebaran Covid-19,” ujar Sekda.

Rakor tersebut diikuti Pangdam Iskandar Muda dan jajaran, Kapolda Aceh dan jajaran, Kajati Aceh, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Asisten Bidang Administrasi Umum, Kepala Bappeda, Kadinkes Aceh, Karo Humas dan Protokol Setda Aceh, Kadis DPMG, Kadis Kominsa, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat UNMUHA, serta sejumlah pejabat unsur terkait lainnya.

Rakor itu merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang digelar 31 Mei 2021 di Mapolda Aceh.

Harapan yang sama juga disampaikan Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Wahyu Widada, M.Phil yang tampil sebagai pembicara pertama pada rapat tersebut. Kapolda berharap pertemuan itu melahirkan solusi untuk sejumlah persoalan, terkait penanganan Covid-19, terutama terkait langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan namun belum maksimal.

Kapolda juga menyorot angka kematian di Aceh yang disebut relatif tinggi dan berada di atas rata-rata nasional. Tingkat kematian akibat Covid-19 di Aceh disebut 3,88 persen, berada di atas nasional yang sebesar 2,78 persen. Hal itu, kata Kapolda, menjadi tanggung jawab bersama untuk dapat menekan persentase angka kematian.
Untuk itu, Kapolda mengajak seluruh elemen Satgas untuk memetakan berbagai persoalan dan kendala di internal Satgas masing-masing, sehingga upaya penanganan Covid-19 dapat berjalan maksimal. “Sudah 600 lebih yang meninggal. Ini angka yang sangat tinggi. Ini luar biasa,” ujar Kapolda.

Pada kesempatan itu Kapolda juga mengajak semua pihak untuk meningkatkan upaya bersama dalam memikul tanggung jawab penanganan Covid-19 di Aceh. Tugas penanganan Covid-19 kata Kapolda tak akan berhasil jika dilakukan sendiri-sendiri. Sebaliknya, semua langkah harus dilakukan secara terkoordinir secara bersama-sama.

Sementara Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Achmad Marzuki dalam rapat itu juga menyorot sejumlah hal terkait penanganan Covid-19 di Aceh.

Di antaranya menyangkut pembatasan aktivitas masyarakat, seperti terkait jam operasional warung kopi/cafe yang diperbolehkan hingga pukul 10 malam. Namun sebaliknya, menurut Pangdam, sejak subuh hari hingga pukul 10 malam warung-warung dan cafe justru terlihat dipenuhi pengunjung yang nongkrong.

Untuk itu Pangdam mengajak seluruh pihak untuk sama-sama bersinergi dalam penanganan Covid-19, sehingga benar-benar memberikan hasil yang maksimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr. Hanif, dalam pemaparannya menyebutkan sejumlah angka terkait kondisi Covid-19 di Aceh. Di antaranya pertambahan jumlah kasus positif. Hingga Senin 07 Juni 2021, kata Hanif, tambahan kasus positif terkonfirmasi sebanyak 130 kasus, sehingga total kasus menjadi 16.195 kasus. Jumlah pasien meninggal dunia per 7 Juni 2021 juga bertambah sebanyak 8 jiwa, sehingga total menjadi 628 jiwa.

Selain itu, jumlah yang telah sembuh bertambah 189 orang sehingga total yang sembuh sebanyak 12.428 jiwa, dan jumlah yang masih dalam perawatan berkurang 67 jiwa, sehingga total yang masih dalam perawatan berjumlah 3.139 jiwa.

Previous Post

Akmal Ibrahim: Posisi Kas Keuangan Daerah Normal 150 M, Sekarang Sudah 200 M Lebih

Next Post

Ketua TP PKK Aceh Apresiasi Antusiasme ASN dan Warga Ikut Vaksinasi

Next Post
Ketua TP PKK Aceh Apresiasi Antusiasme ASN dan Warga Ikut Vaksinasi

Ketua TP PKK Aceh Apresiasi Antusiasme ASN dan Warga Ikut Vaksinasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hoax! Area Arung Jeram Lukup Badak Takengon Banjir

Hoax! Area Arung Jeram Lukup Badak Takengon Banjir

30/10/2026
Bawaslu Kota Banda Aceh Hadirkan Layanan Khusus Kepemiluan di Pekan Nasional Pelayanan Publik FISIP UIN Ar-Raniry

Bawaslu Kota Banda Aceh Hadirkan Layanan Khusus Kepemiluan di Pekan Nasional Pelayanan Publik FISIP UIN Ar-Raniry

30/10/2026
Kenal Haji Uma hingga Azhari Cage? Bagaimana dengan Kantor DPD RI Aceh?

Kenal Haji Uma hingga Azhari Cage? Bagaimana dengan Kantor DPD RI Aceh?

30/10/2026
Wabup Pidie Jaya Absen di Dua Momentum Penting, Aldo Poroh Desak Bupati Tak Tutup Mata

Wabup Pidie Jaya Absen di Dua Momentum Penting, Aldo Poroh Desak Bupati Tak Tutup Mata

30/10/2026
Kapolres Aceh Timur Laksanakan Kegiatan Green Opining di SMAN 1 Simpang Ulim

Kapolres Aceh Timur Laksanakan Kegiatan Green Opining di SMAN 1 Simpang Ulim

30/10/2026

Terpopuler

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

30/10/2026

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Ohku, Sengketa Tanah Wakaf Memanas, Warga Pasang Spanduk Larangan di MAN 1 Pidie Jaya

Absen di Apel dan Sumpah Pemuda, Bos J Sentil Wabup Pidie Jaya: Jabatan Bukan Sekadar Simbol

Paskibra MTsN 1 Banda Aceh Tampil Memukau Pada Upacara Hari Sumpah Pemuda

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com