Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Majelis Umum PBB Serukan Cegah Aliran Senjata ke Myanmar

Admin1 by Admin1
19/06/2021
in Internasional
0
Majelis Umum PBB Serukan Cegah Aliran Senjata ke Myanmar

Jakarta – Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyerukan kepada negara anggota untuk mencegah aliran senjata ke Myanmar pada Jumat (18/6). Seruan itu bagian dari resolusi tidak mengikat yang mengutuk kudeta militer di Myanmar.

Resolusi itu disetujui oleh 119 negara, dengan 36 abstain — termasuk China, sekutu utama Myanmar. Hanya satu negara, Belarus, yang menentangnya.

Pada hari yang sama, Dewan Keamanan mengadakan pembicaraan informal tentang situasi di negara Asia Tenggara itu, di mana militer menggulingkan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi pada 1 Februari lalu.

Resolusi itu tidak disahkan melalui konsensus, seperti yang diharapkan. Namun, resolusi diadopsi melalui pemungutan suara, yang memaksa 193 negara PBB untuk mengungkapkan pandangan mereka.

Di antara sepuluh negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), hanya empat yang abstain: Brunei, Kamboja, Laos, dan Thailand.

Utusan Myanmar untuk PBB Kyaw Moe Tun memberikan suara untuk mendukung teks tersebut. Tun dengan penuh semangat menolak kudeta dan menepis klaim junta militer bahwa dia tidak lagi mewakili Myanmar. PBB sendiri masih menganggapnya sebagai utusan yang sah.

“Ini adalah kecaman terluas dan paling universal atas situasi di Myanmar hingga saat ini,” kata duta besar Uni Eropa untuk PBB Olof Skoog seperti dilansir dari AFP.

Menurut Skoog resolusi ini mengirimkan pesan yang kuat untuk mendelegitimasi junta militer dan mengutuk aksi kekerasan terhadap rakyat Myanmar.

Resolusi itu juga menyerukan pemulihan demokrasi di Myanmar, dan pembebasan semua pemimpin sipil yang ditahan.

“Kita benar-benar harus menciptakan kondisi agar demokrasi dapat dipulihkan,” kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sebelum pemungutan suara resolusi itu.

Selain itu, resolusi juga menuntut agar militer “segera menghentikan semua kekerasan terhadap demonstran yang melakukan aksi damai.”

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Masyarakat Lokop Serba Jadi Serahkan Tanah untuk Pembangunan Jalan Peureulak – Lokop

Next Post

Pemungutan Suara di Iran Usai, Partisipasi Rendah Menghantui

Next Post
Pemungutan Suara di Iran Usai, Partisipasi Rendah Menghantui

Pemungutan Suara di Iran Usai, Partisipasi Rendah Menghantui

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

MA Tolak Kasasi Anggota DPR Aceh ‘Pemukul Anak’ dan Tambah Vonis Jadi 8 Bulan Penjara

MA Tolak Kasasi Anggota DPR Aceh ‘Pemukul Anak’ dan Tambah Vonis Jadi 8 Bulan Penjara

27/03/2026
Lebaran, Harga Ikan Laut Segar di Aceh Melambung

Lebaran, Harga Ikan Laut Segar di Aceh Melambung

27/03/2026
Pemkab Aceh Barat Alokasi Rp1 Miliar Bangun Jalan Rusak ke Lokasi Bencana

Pemkab Aceh Barat Alokasi Rp1 Miliar Bangun Jalan Rusak ke Lokasi Bencana

27/03/2026
Verifikasi Penerima Tunjangan Profesi Guru di Aceh Besar Rampung Hari Ini

Verifikasi Penerima Tunjangan Profesi Guru di Aceh Besar Rampung Hari Ini

27/03/2026
Bupati Aceh Tengah Harap Program Sesuai dengan Skala Prioritas Daerah Terdampak

Bupati Aceh Tengah Harap Program Sesuai dengan Skala Prioritas Daerah Terdampak

27/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Majelis Umum PBB Serukan Cegah Aliran Senjata ke Myanmar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com