Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Aceh Besar Patut Diberikan Penghargaan Kabupaten Terkotor di Aceh

Admin by Admin
07/07/2021
in Lingkungan
0

JANTHO- Persoalan sampah di Aceh Besar tak kunjung selesai.  Salah satunya seperti yang terlihat di jalan menuju Lampuuk,  di pinggiran jalan antara Desa Lamlhom dan Desa Lampu,uk, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

Di tepi ruas jalan lingkungan tersebut disuguhi sebuah pemandangan kurang menarik, terdapat tumpukan sampah begitu berserakan di tepi jalan dan kurang terurus.

Sampah dari berbagai jenis bahan plastik seperti popok bayi, pembalut wanita maupun limbah rumah tangga, hingga sebagian sampah ada yang sudah tercecer dalam persawahan.

Salah seorang warga Lamlhom yang tidak ingin disebut namanya saat diwawancara oleh wartawan atjehwatch.com, mengatakan  warga Lamlhom tidak tahu kemana harus membuang sampah.

“Minimnya tempat sampah dan tidak adanya mobil pengangkut sampah membuat warga terpaksa membuang di pingiran jalan tersebut,” katanya.

“Ini sampah warga memenuhi beberapa titik yang ada di pemukiman. Lingkungan Lamlhom dan Lampuuk terlihat kotor, apalagi ini jalan menuju ke tempat pariwisata. mereka buang kotoran apa saja,” katanya, Rabu 7 Juli 2021.

Menurutnya, ketidakpedulian Pemerintah Aceh Besar membuat warga setempat harus membuang sampah sembarangan.

“Warga meminta kepada bupati agar peduli terhadap persoalan sampah yang ada di beberapa desa di Kecamatan Lhoknga, ini sudah sangat darurat,” kata dia.

“Kalau seandainya pemerintah sudah membuat tempat sampah berskala besar dan ada mobil pengangkut sampah, saya rasa apabila warga masih punya kelakuan demikian maka wajib diberi sanksi tegas.”

Sementara salah seorang pengunjung melewati jalan tersebut ikut memberi komentar karena limbah sampah begitu mengeluarkan aroma bau dan sangat menganggu saat melalui ruas jalan tersebut.

“Sampah banyak dan bau sekali tidak nyaman saat kita mengunjugi objek wisata yang ada di Lampuuk. Untung saya pengunjung lokal, kalau seandainya ada pelancong dari luar Aceh bagaimana, betapa malunya kita sebagai orang Aceh yang daerahnya dijuluki daerah serambi mekah dan menjalankan syariat islamnya,” ujar dia.

Previous Post

Mualem Ajak Kader Perbaiki Diri di Milad ke 14 Partai Aceh

Next Post

Mualem Sebut Penguasa Aceh Zalim

Next Post

Mualem Sebut Penguasa Aceh Zalim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rumah sakit Gayo medical center (GMC)  Telah berlaku BPJS

Rumah sakit Gayo medical center (GMC) Telah berlaku BPJS

11/05/2026
Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

11/05/2026
Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

11/05/2026
Kemendagri Sebut Pembangunan Aceh Harus Tumbuh Bersama Alam

Kemendagri Sebut Pembangunan Aceh Harus Tumbuh Bersama Alam

11/05/2026
314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

11/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

Tabligh Akbar Muhammadiyah Abdya, Dr. Safaruddin Titip Beberapa Pesan Keumatan

Di Ikuti Dua Kemukiman, Sekda Abdya Buka MTQ Tingkat Kecamatan Jeumpa

Krak, Pasangan Asal Aceh Tempuh Perjalanan Darat dari Indonesia hingga Mekkah

314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com