BANDA ACEH – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh menggelar the International Conference on Social and Political Affairs 2021 dengan tema “Enhancing Women’s Roles in Social and Political Life: New Developments and Trends”. Kegiatan tersebut berlangsung, 4-5 Agustus 2021.
Dekan FISIP UIN Ar-Raniry, Dr. Ernita Dewi, M.Hum, mengatakan bahwa perempuan harus diberikan peluang besar untuk berkontribusi dalam membangun bangsa di masa akan datang.
“Perempuan harus diberikan peluang yang besar untuk bisa ikut berkontribusi terlebih lagi di era digital sekarang ini, peluang yang diberikan kepada perempuan bukan hanyak mengisi kekosongan atau hanya sebagai faktor mengikuti regulasi yang mengharuskannya saja, tetapi betul-betul diberikan karena perempuan memang layak dan mampu serta memiliki komotmen untuk ditempatkan pada posisi-posisi strategis,” ujarnya.
Dikatakan, membuat perempuan maju dan mengambil perannya mesti dilakukan dengan meninggalkan segala bentuk diskriminasi dan sikap mengasihani terhadap kaum hawa.
Seminar ini lanjut Ernita, diharapkan menjadi literasi tambahan bagi akademisi, sehingga dapat memperluas kembali bagaimana memandang perempuan dalam makna yang sesungguhnya.
“Konferensi ini akan memberikan kepada kita sebuah pandangan baru bagaimana melihat perempuan di era 4.0, baik di Aceh, Indonesia serta secara global, dan akan menjadi bagian dari penentu arah kebijakan bangsa di masa mendatang.
Dekan FISIP UIN Ar-Raniry menyebutkan, pada plenary session menghadirkan narasumber, antara lain Prof. Dr. Thomas Schmitz, DAAD Leucture in Law Universitas Gadjah Mada, Dr. Misbah Ulfa Elisabeth, M.Hum, Dekan FISIP UIN Walisongo, Katrina Lee-Koo, Ph.D, Associate Professor in International Relations at Monash University Australia dan Dr. Benny Ridwan, M.Hum, IAIN Salatiga. Sesi ini dipandu Melly Masni, M.I.R, berlangsung secara daring.
Sementara itu, pada hari kedua digelar diskusi paralel session dibagi dalam 2 room dengan presentasi dari setiap pemakalah yang berasal dari berbagai afiliasi perguruan tinggi yang telah mengirimkan artikel. Pada Room 1 paralel session pengulas/review artikel adalah Dr. Eko Widodo – Editor in Chief Jurnal Karsa IAIN Madura sebagai narasumber yang dipandu oleh Ramzi Murziqin, M.A. Sedangkan Room 2 paralel session pengulas/review artikel adalah Siti Muawannah, S.Pd.I., MA. – Jurnal Analisa sebagai narasumber yang dipandu oleh Rizkika Lhena Darwin, M.A.
Wakil Rektor bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. H. Gunawan Adnan, MA., Ph.D saat membukan seminar mengatakan, islam menjarkan kepada ummat manusia untuk melindungi dan menghormati orang tua, diutusnya Nabi Muhammad selain untuk menyempurnakan akhlak manusia, juga untuk meningkatkan derajat kamu perempuan.
“Dalam ajaran islam, kita diajarkan bahwa Al-ummu madrasatul ula, perempuan adalah seorang Ibu menjadi madrasah atau sekolah pertama bagi anak-anaknya dalam keluarga, oleh karena itu peran perempuan sangat menentukan dalam mendidik generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Gunawan Adnan menambahkan, seminar ini diharapkan dapat menjadi ajang dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang peran perempuan dibidang sosial dan politik kepada civitas akademika diberbagai perguruan tinggi, khususnya di UIN Ar-Raniry.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik, kepada peserta diminta agar dapat mengikuti seminar hingga selesai. [Nat]








