JANTHO – Ketua Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD IPI) Aceh Nazaruddin Musa MLIS melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Dr Silahuddin MAg diruang kerjanya, Senin (16/8/2021).
Pada pertemuan tersebut, keduanya membahas tindak lanjut rencana kerjasama pengembangan perpustakaan digital bagi sekolah di kabupaten Aceh Besar.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disdikbud Aceh Besar Dr Silahuddin MAg menyampaikan keinginannya untuk pengembangan perpustakaan digital pada sekolah-sekolah di kabupaten Aceh Besar.
Silahuddin menjelaskan, bahwa pengembangan perpustakaan digital ini sangat penting untuk membantu siswa dan guru mendapatkan sumber bacaan yang relevan secara online, apalagi di era pandemi seperti sekarang ini.
“Kami berdiskusi tentang wacana pengembangan perpustakaan berbasis digital di sekolah-sekolah, saya mengajak IPI Aceh sebagai organisasi pustakawan untuk berkolaborasi membantu mewujudkan rencana pengembangan perpustakaan digital tersebut,”kata Silahuddin dalam keterangan tertulis, Senin (16/8).
Ia juga berterima kasih kepada pengurus IPI Aceh atas kesediaannya menjadi konsultan terkait pengembangan perpustakaan sekolah berbasis digital di kabupaten Aceh Besar.
Sementara itu, Ketua PD IPI Aceh Nazaruddin Musa menyambut baik keinginan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Disdikbud Aceh Besar dan mengapresiasi wacana pengembangan perpustakaan digital sekolah di Kabupaten Aceh Besar tersebut.
“IPI Aceh menyambut baik keinginan pak Kadisdikbud Aceh Besar dan akan siap berkolaborasi untuk mewujudkan rencana pengembangan perpustakaan digital sekolah tersebut,”kata Nazaruddin Musa dalam keterangan tertulis, Senin (16/8) usai pertemuan tersebut.
Lebih lanjut, Nazar menjelaskan bahwa untuk mewujudkan perpustakaan sekolah digital ini diperlukan kajian dan tahapan-tahapan. Tahapan pertama adalah penyamaan persepsi tentang konsep perpustakaan digital, bukan perpustakaan terautomasi yang hanta sebatas penggunaan sistem komputer dalam kegiatan rutin perpustakaan.
“Konsep perpustakaan digital disamping terintegrasi dengan komputer, juga tersedia koleksi dalam format digital yang bisa diakses secara online. Dengan kata lain semua perpustakaan digital adalah perpustakaan terautomasi, tetapi tidak sebaliknya,” kata Nazar.
Tahapan selanjutnya adalah penyusunan standar minimum yang diperlukan untuk pengembangan sebuah perpustakaan digital, mulai dari sumber daya manusia (brainware), perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).
Menurutnya, aspek ini sangat penting dipertimbangkan karena akan berdampak pada sumber daya anggaran yang diperlukan untuk membangun sebuah perpustakaan sekolah digital yang diharapkan.
“Penyusunan pedoman standar perpustakaan digital ini terlebih dahulu harus dibuat dan disepakati. Insya Allah tim IT IPI Aceh akan membantu menyusun standar ini dan mempresentasikannya kepada kadis, perwakilan sekolah, dan pihak terkait lainnya,”kata Nazar.
Pada akhir pertemuan tersebut, Kepala Disdikbud Aceh Besar Dr Silahuddin MAg juga menyerahkan cinderamata kepada Ketua PD IPI Aceh Nazaruddin Musa. [*]










