Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sosok

70 Tahun Kak Seto, Pernah Jadi Gelandangan Hingga Ciptakan Si Komo

Admin1 by Admin1
29/08/2021
in Sosok
0
70 Tahun Kak Seto, Pernah Jadi Gelandangan Hingga Ciptakan Si Komo

Instagram/@kaksetosahabatanak

Jakarta – Aktivis pemerhati anak, Kak Seto, genap berusia 70 tahun kemarin. Meski telah berusia lanjut, pemilik nama asli Seto Mulyadi ini masih tampak segar dan aktif mengabdikan diri di dunia anak-anak.

“70 Tahun, seperti inilah perjalanan Napak Tilas saya, dimulai dari saat merantau ke Jakarta 51 tahun yang lalu,” tulis Kak Seto di akun resmi Instagramnya, Kaksetosahabatanak, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Seto bercerita saat tiba di Jakarta ia sempat menggelandang selama tujuh bulan dan menjadi pembantu rumah tangga selama tujuh tahun. Hingga akhirnya Seto menjadi asisten pencipta lagu anak legendaris, Pak Kasur, dan memutuskan mengabdi di dunia anak-anak.

“Sungguh suatu perjalanan hidup yang panjang penuh dinamika. Namun semua tetap saya lalui dengan senyuman optimis serta hati yang gembira sampai saat ini,” tulisnya.

Seto lahir di Klaten 28 Agustus 1951. Kak Seto mulai dikenal luas saat membawakan acara ‘Aneka Ria’ di televisi bersama penyanyi Henny Purwonegoro. Di awal kariernya di dunia anak-anak, Seto kerap mendongeng, mengisi acara belajar sambil menyanyi dan bermain sulap.

Tak lengkap membicarakan nama Kak Seto jika tidak menyinggung boneka Si Komo. Mengutip dari berbagai sumber, Si Komo merupakan boneka naga yang dibelinya saat di Disneyland, Amerika Serikat. Boneka ini ia modifikasi dengan menjahit permukaannya agar datar dan sisik punggungnya dipangkas agar mirip komodo.

Bersama Si Komo, Kak Seto sering tampil di televisi. Alhasil Kak Seto mendapat penghargaan The Outstanding Young Person of the World, Amsterdam; kategori Contribution to World Peace, dari Jaycess International pada 1987. Pada tahun yang sama Kak Seto juga mendapat Peace Messenger Award, New York, dari Sekretaris Jenderal PBB Javier Perez de Cuellar.

Selain mendapat penghargaan dan pengakuan internasional, pada 1987 Kak Seto juga mendapat penghargaan dari Presiden Indonesia yaitu, Orang Muda Berkarya Indonesia, kategori Pengabdian pada Dunia Anak-anak. Sejak saat itu nama Kak Seto dikenal dimana-mana.

Pada 1989 Kak Seto juga mendapat penghargaan The Golden Balloon Award, New York; kategori Social Activity dari World Children’s Day Foundation & Unicef. Penghargaan lain yang ia dapat adalah Men’s Obsession Award dari Obsession Media Group. Kecintaan Kak Seto pada anak-anak juga mendorong untuk menuliskan kisahnya menjadi buku yang berjudul Anakku, Sahabat, dan Guruku.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Joe Biden Janji Bakal Ada Serangan Lanjutan ke ISIS-K

Next Post

Anies Baswedan Tak Minta Interpelasi Ditolak Saat Bertemu 7 Fraksi DPRD

Next Post
Anies Baswedan Tak Minta Interpelasi Ditolak Saat Bertemu 7 Fraksi DPRD

Anies Baswedan Tak Minta Interpelasi Ditolak Saat Bertemu 7 Fraksi DPRD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Gelar Lokakarya Hadih Maja, Herman RN Hadirkan Peneliti dan Kolektor

Gelar Lokakarya Hadih Maja, Herman RN Hadirkan Peneliti dan Kolektor

02/06/2026
Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

02/06/2026
Warga Aceh Besar Diminta Tak Bakar Sampah Sembarangan

Selama Mei 2026, Bencana di Aceh Dominan Kebakaran Hutan dan Lahan

02/06/2026
Satu Hektare Lahan di Ketol Aceh Tengah Terbakar

15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau

02/06/2026
25 Siswa SMAN 7 Banda Aceh Lulus di PTN Jalur Talenta

25 Siswa SMAN 7 Banda Aceh Lulus di PTN Jalur Talenta

02/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Bertemu DPR RI dan Mendagri, Aliansi PPPK PW Minta Presiden Perhatian Nasibnya

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com