Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Bakbudik, Proyek Rehab Sekolah Rp7,6 Miliar Dipecahkan Jadi 80 Paket PL di Pijay

Satu unit jamban hampir senilai Rp160 Juta

Admin1 by Admin1
01/09/2021
in Nanggroe
0

MEUREUDU – Kondisi pandemi Covid-19 dinilai tidak berpengaruh bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Pidie Jaya untuk mengerjakan proyek-Proyeknya.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 120 sekolah masuk dalam proyek pembangunan fisik dilakukan melalui pengadaan barang secara online (e-Katalog) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Pidie Jaya.

Informasi yang diperoleh wartawan, mayoritas paket pekerjaan proyek rehabilitasi dan bangun baru di sekolah-sekolah itu dilakukan dengan sistem Penunjukkan Langsung (PL) dengan nilai Rp 7,6 miliar yang dipecahkan menjadi 80 paket pekerjaan.

Proyek paket pekerjaan yang ditunjuk langsung maupun pengadaan barang dan jasa dengan sistem tender itu, kebanyakan adalah merebilitasi ruang belajar, pagar hingga rehab jamban di pekarangan sekolah.

Padahal, informasi yang diperoleh, sekolah-sekolah yang rehab tersebut, dari segi kelayakan masih layak digunakan untuk proses belajar mengajar.

Untuk pengadaan barang dan  jasa dengan model tender dengan nilai Rp 13,6 miliar dibagi ke dalam 35 paket pekerjaan.

Sedangkan untuk pengadaan barang kebutuhan sekolah yang diadakan melalui e-katalog, Dinas PK Pidie Jaya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6,6 miliar.

Begitupun dengan jamban di perkarangan sekolah, setelah dibangun pada tahun-tahun sebelumnya banyak tak terurus, sehingga tak dapat digunakan secara berkelanjutan.

Kepala Dinas PK Pidie Jaya, M. Nasir, S.Pd  melalui Kabid Dikdas, Makmur, pembangunan maupun rehabilitasi 120 unit sekolah tersebut dilakukan berdasarkan usulan masing-masing sekolah dalam Dapodik. Sedangkan dinas kata dia, berfungsi hanya sebatas verifikator data.

Begitu juga dengan besaran masing-masing paket pekerjaan maupun desainnya sehingga menjadi paket penunjukan langsung ataupun tender, sebut Makmur, ditentukan oleh Kementerian Pendidikan. Alasannya, dana untuk pembangunan dan rehabilitasi sekolah itu sumbernya DAK.

“Mayoritas direhab dan di PL kan sebanyak 80 paket. Tender 35 paket. Kita di dinas hanya verifikasikasi saja,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan bahwa, dasar paket proyek sekolah yang di PL kan maupun ditender tersebut adalah Petunjuk Teknis dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 5 tahun 2021 tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik reguler bidang pendidikan tahun 2021.

Dan pada tahun 2021 ini lanjut dia, DAK fisik Pidie Jaya terbagi untuk PAUD Rp 1,4 miliar, Sekolah Dasar (SD) 15,4 miliar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Rp 6,1 miliar dan untuk pengadaan e-Katalog, Rp 6,6 miliar.

Dari paket-paket pekerjaan rehabilitasi maupun pembangunan di sekolah-sekolah tersebut, terdapat nilai pembangunannya yang cukup kontras. Seperti pembangunan beberapa unit jamban yang menelan anggaran Rp 9,32 miliar, di mana satu unit harga pembangunannya mencapai Rp 160 juta.

Padahal ukuran bangunannya dengan lebar 3 meter dan panjang enam meter atau seluas ukuran rumah sehat sederhana bagi fakir miskin yang nilainya paling tinggi di Kabupaten Pidie Jaya adalah Rp 85 juta.[ ]

Previous Post

Kadisdik: Anak Aceh “Berlian” Yang Harus Terus Diasah

Next Post

Gayo Lues Ikutkan 20 Cabor pada PraPORA 2021

Next Post
Gayo Lues Ikutkan 20 Cabor pada PraPORA 2021

Gayo Lues Ikutkan 20 Cabor pada PraPORA 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polda Tunggu Hasil Laboratorium Terkait Penyidikan KMP Aceh Hebat

Polda Tunggu Hasil Laboratorium Terkait Penyidikan KMP Aceh Hebat

05/07/2026
Bea Cukai Gandeng TNI Perangi Rokok Ilegal

Bea Cukai Gandeng TNI Perangi Rokok Ilegal

05/07/2026
UIN Ar-Raniry Raih Peringkat Utama Perguruan Tinggi Responsif Gender 2026

UIN Ar-Raniry Raih Peringkat Utama Perguruan Tinggi Responsif Gender 2026

05/07/2026
Pria Asal Aceh Ditangkap Usai Gagal Seledupkan Sabu 1 Kg di Bandara Silangit Tapanuli Utara

Pria Asal Aceh Ditangkap Usai Gagal Seledupkan Sabu 1 Kg di Bandara Silangit Tapanuli Utara

05/07/2026
Ketua DPRK Banda Aceh Lepas Tim SSB Barona dan Lambhuk FA ke Piala Presiden

Ketua DPRK Banda Aceh Lepas Tim SSB Barona dan Lambhuk FA ke Piala Presiden

05/07/2026

Terpopuler

Bakbudik, Proyek Rehab Sekolah Rp7,6 Miliar Dipecahkan Jadi 80 Paket PL di Pijay

01/09/2021

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Daftar Lengkap 16 Tim Negara Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com