JANTHO – Pemkab Aceh Besar adakan pertemuan koordinasi dalam rangka mempersiapkan program pengembangan kawasan HFE SieBreuh.
Dukungan ini ditandai dengan komitmen setiap dinas terkait dan keluarnya SK Bupati Aceh Besar dalam rangka penetapan tim percepatan pelaksanaan kawasan Food Estate di Aceh Besar.
Pertemuan tersebut langsung difasilitasi oleh asistem perekonomian dan pembangunan M.Ali S,Sos. M,Si.
”HFE SieBreuh direkomendasikan oleh Pemkab Aceh Besar dan selanjutnya gubernur merekomendasikan Aceh Besar dan Nagan Raya sebagai calon lokasi. Gagasan besar ini mesti kita dukung, karena harapannya dapat berkembangnya korporasi petani dan petani kita menjadi mandiri,” ujarnya.
Selanjutnya, Kadis pertanian Aceh Besar, Jakfar menyampaikan komitmennya. “Saya dan seluruh Kabid sudah terlibat sejak awal dalam menyiapkan program HFE SieBreuh ini.”
“Ada enam kecamatan yang masuk dalam kawasan ini, yaitu Kuta Malaka, Sukamakmur, Ingin Jaya, Simpang Tiga, Darul Kamal dan Darul Imarah, dengan luas lahan mencapai 5.120 ha,” ujarnya.
Dukungan serupa juga dating dari Kadis pangan, Fuadi Ahmad. Ia menyatakan akan mensinergikan seluruh program dibawah dinasnya dengan kegiatan yang direncanakan dalam HFE SieBreuh.
Sedangkan Juanda Djamal, penggagas HFE Siebreuh, menjelaskan bahwa, “HFE SieBreuh selain masuk dalam Program Strategis Nasional, juga menjadi bagian dari menjalankan program strategis kepemimpinan Mawardi-Husaini, sebagaimana sudah dituangkan dalam RPJM 2017-2022.”
“Kita ingin kawasan HFE SieBreuh dapat menjadi model dan program monumental agar program terpadu dari hulu ke hilir dapat dijalankan.”
”Ini menjadi model juga untuk mengajak beberapa dinas untuk saling kerjasama dalam membangun kawasan (regional based development),” kata Juanda.
Pria yang juga anggota DPRK Aceh Besar periode 2019-2024 ini menambahkan, ada dua komoditi unggulan yaitu padi dan sapi. Khusus budidaya sapi Aceh, namun komoditi pendukung lainnya yaitu hortikultura.
“Harapan kita, tahun 2025 petani di enam kecamatan ini menjadi mandiri dan industri padi dapat diwujudkan,” ujar Ketua Fraksi PA, Juanda Djamal
Hadir dalam pertemuan itu perwakilan Bappeda Aceh, Hasratin, Bappeda Aceh Besar, PUPR Aceh Besar dan perwakilan koperasi Siebreuh Makmue Beusama.











