Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Silaturahmi dengan Ulama di MPU, Sekda Paparkan Bahaya Covid-19

Admin1 by Admin1
29/09/2021
in Nanggroe
0
Silaturahmi dengan Ulama di MPU, Sekda Paparkan Bahaya Covid-19

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr Taqwallah MKes, memaparkan secara detail bahaya penyebaran Covid-19, kepada para ulama, anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh. Sekda mengajak jajaran ulama, teungku dan abu para pimpinan dayah di Aceh, agar bahu membahu bersama para umara, dalam rangka mengendalikan penyebaran Covid-19. “Secara ilmu pengetahuan sekarang, virus corona hanya bisa dikendalikan dengan vaksin,” ujar Sekda saat menyampaikan penjelasan kepada para Ulama saat menghadiri Sidang Paripurna ke V MPU, di Aula Kantor MPU Aceh, Rabu (29/09/2021).”Apabila orang sudah divaksin lebih 90 persen di sebuah kawasan, insya Allah semua aktivitas kita akan kembali normal seperti semula,” kata Sekda.

Sekda menyebutkan, sudah dua tahun masyarakat Aceh dan masyarakat dunia hidup berdampingan dengan Covid-19. Berbagai kegiatan harus dilangsungkan terbatas, termasuk kegiatan keagamaan dan belajar di dayah. Semua itu terjadi akibat penyebaran Covid-19 yang sangat cepat. Virus ini menyerang tanpa perantara, melainkan langsung dari orang ke orang. Ganasnya virus ini membuat paru-paru penderita rusak. “Secara ilmu pengetahuan, sekarang ini Covid-19 hanya bisa dikendalikan dengan vaksin,” kata Sekda.

Memang mereka yang sudah divaksin tetap berisiko tertular. Namun, tingkat keparahan tentu berbeda. Sekda mengingatkan jika vaksin bukanlah obat, melainkan berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh. “Orang yang sudah vaksin umumnya jika terpapar tidak parah. Secara ilmu pengetahuan begitu.”

Namun demikian, lanjut Sekda, mereka yang belum divaksin dan terpapar Covid-19, efeknya bisa sangat berbahaya. Sebagai penyakit yang menyerang, paru-paru, Covid-19 bisa membuat mereka yang terpapar meninggal dunia.

Tempo setahun lalu, pemerintah dan masyarakat was-was menunggu kapan tibanya vaksin. Alhamdulillah, saat ini vaksin tiba, dan masyarakat di beberapa daerah seperti di Jakarta, berbondong-bondong mendaftarkan diri untuk disuntik. Sekda merindukan hal yang sama berlaku di Aceh. Karena secara otomatis, secara ilmu pengetahuan dan teori, sebuah zona wilayah bisa kembali hidup normal ketika lebih dari 90 persen warganya telah divaksin.

Sekda menyadari, tidak mudah meyakinkan semua masyarakat untuk mau divaksin. Namun demikian, kata dia, masyarakat bukan menolak melainkan belum paham manfaat dari vaksinasi Covid-19. Menjadi tugas bersama meyakinkan mereka, bahwa saat ini vaksinasi adalah salah satu jalan kembali hidup normal. “Di negara orang sudah melepaskan masker. Kita kapan?,” ujar Sekda sembari berharap secepatnya vaksinasi di Aceh bisa dilakukan sebanyak mungkin.

Previous Post

Sekda Apresiasi 99 Sekolah yang Capaian Vaksinasi Covidnya 75 Persen

Next Post

YARA Abdya Sayangkan Kejadian Pembubaran Tim Vaksinator di Abdya

Next Post
YARA Abdya Sayangkan Kejadian Pembubaran Tim Vaksinator di Abdya

YARA Abdya Sayangkan Kejadian Pembubaran Tim Vaksinator di Abdya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

24/08/2026
Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

24/08/2026
Hikayat Dangdeuria Hadir di Pasar Seni Putroe Phang

Hikayat Dangdeuria Hadir di Pasar Seni Putroe Phang

24/08/2026
Kemenag Banda Aceh Bersama IPARI Gelar Gerakan Shalawat Kebangsaan

Kemenag Banda Aceh Bersama IPARI Gelar Gerakan Shalawat Kebangsaan

24/08/2026
Dosen Unimal dan Sejumlah Perguruan Tinggi Kolaborasi Dampingi UMKM Aceh Tengah

Dosen Unimal dan Sejumlah Perguruan Tinggi Kolaborasi Dampingi UMKM Aceh Tengah

24/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Silaturahmi dengan Ulama di MPU, Sekda Paparkan Bahaya Covid-19

YARA Minta Kasus Penganiayaan Siswa SMA di Bener Meriah Ditindak Tegas

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com