Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Cerita Warga Digigit Anjing Canon di Depan Resort Pulau Banyak

Admin1 by Admin1
26/10/2021
in Lintas Barat Selatan
0
Anjing Terlatih Bisa Mencium Bau Virus Corona dari Urin

Ilustrasi

Banda Aceh – Seorang warga di Aceh Singkil, Aceh mengaku pernah digigit anjing yang dipelihara di sebuah resort di Pulau Banyak, Aceh. Anjing tersebut adalah satwa yang mati usai ditangkap Satpol PP Aceh Singkil.

“Kejadiannya itu pada bulan September 2020 waktu ada kegiatan adat tolak bala. Biasanya warga menggelar kegiatan di Pulau Panjang,” kata seorang warga Eko Chandra saat dikonfirmasi wartawan, Senin (25/10/2021).

Pulang Panjang merupakan salah satu pulau di Kecamatan Pulau Banyak. Menurutnya, saat itu dia lewat bersama temannya di depan sebuah resort yang diduga memelihara anjing Canon.

Dia menyebut, posisi anjing diikat dengan rantai panjang. Eko mengaku tidak menyangka anjing tersebut bakal menjangkaunya.

“Pas aku melewati anjing itu, langsung diterkamnya di bagian pergelangan kaki. Berdarah waktu itu, aku langsung pulang ke Pulau Banyak,” jelas Chandra.

Menurut Eko, kakinya mengalami bengkak pada malam hari dan setelah dicek rumah sakit dokter menyarankan melakukan suntik antirabies. Untuk menyuntik rabies, Eko harus dilarikan ke rumah sakit di daratan Aceh Singkil dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam naik kapal.

“Karena waktu itu di Pulau Banyak tidak ada suntik anti rabies,” ujarnya.

Para warga di sana disebut marah mengetahui ada yang digigit anjing. Setelah mendapat protes dari masyarakat, kata Eko, pemilik resort disebut hanya meminta maaf dan mengaku bertanggungjawab.

“Waktu kejadian, warga sempat emosi, risih, jadi sempat mau demo hanya untuk mengusir anjing itu. Tapi karena ada solusi yang lain, mungkin dia bisa mengamankan anjing itu jadi warga tidak jadi demo untuk mengusir anjing,” beber Eko.

“Tapi dari kejadian itu pemilik justru tidak mengindahkan teguran warga. Bahkan pemilik resort mau melarang warga dan wisatawan yang lewat di depan resortnya, padahal depan resortnya bibir pantai yang orang sering jalan,” lanjut Eko.

Camat Pulau Banyak, Mukhlis, mengatakan, pihaknya mendapat laporan ada dua orang yang digigit anjing di resort tempat Canon dipelihara. Korban disebut digigit pada waktu berbeda.

“Ada korban, ada yang digigit setidaknya dua orang dan wisawatan dikejar, karena itu kita minta penertiban,” kata Mukhlis saat dikonfirmasi terpisah.

Dia mengatakan, proses penertiban itu dilakukan dengan upaya persuasif. Bahkan pihaknya surat menyurati pemilik resort sejak 2019 dengan imbauan berisi larangan pemeliharaan anjing di Pulau Banyak.

“Pemilik resort sudah kita surati, tapi tetap aja anjing itu dipelihara,” sebutnya.

Sebelumnya, cerita soal anjing bernama Canon yang mati setelah ditangkap itu diunggah salah satu akun Instagram. Akun tersebut mengunggah sejumlah foto dan video terkait Canon.

Pemilik akun juga mengunggah video yang menunjukkan proses penangkapan Canon oleh Satpol PP. Dalam video itu, tampak ada sejumlah petugas Satpol PP yang memegang kayu dan berdiri mengelilingi Canon.

Satu orang di antaranya mengarahkan kayu ke rantai tempat Canon diikat. Anjing itu ditundukkan. Pemilik akun menyebut kejadian itu terjadi di Pulau Banyak, Aceh Singkil.

Pemilik akun menyebut anjing tersebut kemudian dimasukkan ke keranjang kecil, lalu dibawa pergi. Dia menyebut anjing itu tak bisa bernapas dan akhirnya mati.

Sumber: detik.com

Previous Post

Doakan Aceh Kena Tsunami, Akun Chandra Diburu Warganet

Next Post

Jokowi Kembali Sentil Aceh Soal Rendahnya Vaksinasi Covid-19

Next Post

Jokowi Kembali Sentil Aceh Soal Rendahnya Vaksinasi Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

23/08/2026
BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

23/08/2026
Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

23/08/2026
Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

23/08/2026
Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Cerita Warga Digigit Anjing Canon di Depan Resort Pulau Banyak

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com