Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Banjir Rendam 187 Rumah Warga di Aceh Tenggara

Admin1 by Admin1
07/11/2021
in Lintas Tengah
0

KUTACANE- Banjir di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, menyebabkan 187 rumah warga terendam. Banjir terjadi pada Sabtu (6/11) pukul 00.03 dini hari.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tenggara, 187 rumah warga yang terendam tersebar di delapan desa.

Desa tersebut yakni Desa Salim Pinim dan Desa Jambur Damar di Kecamatan Tanoh Alas; Desa Titimas, Desa Titi Harapan, Desa Alas Meshikat dan Desa Tuhi Jongkat di Kecamatan Babul Rahmah; Desa Lawe Kinga, Kecamatan Lawe Bulan; dan Desa Lawe Pasaran Terutung Medara di Kecamatan Lawe Sumur.

“Tinggi mata air saat kejadian berkisar antara 10 sampai 50 sentimeter. BPBD setempat melaporkan tidak ada warga mengungsi akibat kejadian tersebut,” jelas Abdul, Minggu (7/11).

Merespons kejadian banjir, BPBD setempat langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan kaji cepat dan memberikan bantuan darurat logistik sebanyak 18 paket ke Desa Lawe Kinga dan Desa Lawe Pasaran.

Banjir dipicu hujan intensitas tinggi sehingga debit air Sungai Kali Air naik dan meluap. Saat ini banjir berangsur surut.

Abdul menjelaskan, fenomena La Nina yang berpotensi terjadi hingga Februari 2022 dapat memicu peningkatan frekuensi dan intensitas curah hujan mulai dari 20 persen hingga 70 persen. Meningkatnya frekuensi dan intensitas tersebut dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, di antaranya angin kencang, banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Dalam sepekan terakhir, telah terjadi beberapa kali bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, di antaranya angin kencang di Kabupaten Aceh Barat, banjir bandang di Kabupaten Pidie, dan banjir di Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Aceh Singkil, dan Kabupaten Aceh Tenggara.

Dilihat dari analisis inaRisk, Provinsi Aceh memiliki potensi bahaya banjir sedang hingga tinggi dengan 23 kabupaten masuk dalam kategori itu. Sementara di Kabupaten Aceh Tenggara memiliki potensi bahaya banjir yang sama dengan jumlah kecamatan dalam kategori tersebut sebanyak 15 kecamatan.

BNPB meminta kepada pemerintah daerah, khususnya BPBD dan masyarakat, untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan menghadapi potensi dampak La Nina.

“Kesiapsiagaan dapat dilakukan dengan memonitor peringatan dini cuaca dari BMKG secara mandiri, menetapkan jalur evakuasi, menetapkan rambu daerah rawan bencana, dan sering melakukan simulasi evakuasi,” pesan Abdul.

Sumber: merdeka.com

Previous Post

Taqwallah Minta Kepala Desa Data Warga untuk Mudahkan Vaksinasi

Next Post

Muzammil Terpilih sebagai Ketua For PMMU Banda Aceh

Next Post

Muzammil Terpilih sebagai Ketua For PMMU Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

YARA Desak Usut Pidana Penyelenggara Jalan di Aceh Timur, Usai Lubang Rengut Nyawa di Bagok

YARA Desak Usut Pidana Penyelenggara Jalan di Aceh Timur, Usai Lubang Rengut Nyawa di Bagok

26/03/2026
Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

26/03/2026
Dinilai Angkuh Dan Minim Empati: Bupati Aceh Selatan Diminta Segera Copot Kadiskes Aceh Selatan

Dinilai Angkuh Dan Minim Empati: Bupati Aceh Selatan Diminta Segera Copot Kadiskes Aceh Selatan

26/03/2026
Komisi III DPR RI Ultimatum Polisi: Hancurkan Jaringan Narkoba & Judi Online di Aceh Utara

Komisi III DPR RI Ultimatum Polisi: Hancurkan Jaringan Narkoba & Judi Online di Aceh Utara

26/03/2026
Kapolres Pidie Minta Pengunjung Objek Wisata Jaga Keselamatan

Dinas Kesehatan Pantau Lokasi Wisata Pantai di Aceh Besar

26/03/2026

Terpopuler

Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

26/03/2026

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Banjir Rendam 187 Rumah Warga di Aceh Tenggara

Komisi III DPR RI Ultimatum Polisi: Hancurkan Jaringan Narkoba & Judi Online di Aceh Utara

Dinilai Angkuh Dan Minim Empati: Bupati Aceh Selatan Diminta Segera Copot Kadiskes Aceh Selatan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com