Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Gubernur Aceh Buka Rakerda KPPI Aceh Tahun 2021

Admin1 by Admin1
12/11/2021
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Gubernur Aceh yang diwakili Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, Sumberdaya manusia dan Hubungan Kerjasama, Bukhari, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Aceh Tahun 2021, di gelar di Hotel Hermes Palece, pada Jumat (12/11/2021).

Tampak hadir dalam acara tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dyah Erti Idawati, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, Safrida Yuliani, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Rafli, anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Darwati A Gani, dan anggota DPR Kota Banda Aceh Kasumi Sulaiman.

Dalam sambutannya, Bukhari mengatakan perempuan dalam pembangunan daerah khususnya di Aceh mempunyai peranan yang sangat penting, mengingat sejarah besar Aceh telah menyebutkan keterlibatan perempuan Aceh dalam dunia perpolitikan mempunyai dampak yang besar pada kondisi tanah rencong terkini.

Bahkan kata Bukhari, perempuan Aceh tidak hanya tampil sebagai pendamping suami saja, melainkan juga turut berperan menjadi panglima perang, serta duduk sebagai kepala Pemerintahan, sebagaimana Ratu Nahrasiyah menjabat sebagai Sultanah pertama di Aceh yang memimpin Kerajaan Samudra Pasai dengan dasar konsep kesetaraan gender.

“Kemudian, sejarah terus berlanjut ke masa kesultanan Darussalam, peran perempuan juga tidak pernah hilang dalam jejak sejarah Aceh. Bahkan Aceh pernah dipimpin Sultanah selama hampir 50 tahun, termasuk 34 tahun pada masa Pemerintahan Ratu Syafiatuddin,” kata Bukhari.

Semestinya, kata Bukhari fakta sejarah tersebut harus mampu memberikan dorongan bagi para wanita Aceh untuk terus bangkit memperjuangkan hak mereka diranah perpolitikan mulai dari pemberdayaan dan perlindungan kepada kaum perempuan sendiri

“Kenyataannya saat ini, peran perempuan dalam pembangunan di daerah kita masih sangat minim dan belum optimal. Di tengah kurangnya peran tersebut ironisnya tingkat kekerasan terhadap perempuan terus meningkat,” ujar Bukhari.

Karena itu, Staf Ahli Gubernur Aceh itu meminta agar para perempuan Aceh harus terus bergerak melakukan perubahan dengan melakukan peningkatan kapasitas diri, sehingga hak -hak yang diperjuangkan dapat berjalan sesuai harapan dan lebih optimal.

“Maka itu, kita perlu mendorong hadirnya tokoh dan organisasi yang peduli dengan nasib perempuan, sehingga suara perempuan lebih diperhitungkan,” kata Bukhari.

Sebelumnya dalam Rakerda tersebut juga dilaksanakan pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) KPPI Provinsi Aceh Periode 2021- 2026, yang mana pada kepengurusan baru ini akan di nakhodai oleh Ketua KPPI terbaru Ismaniar.

Pada kesempatan tersebut, Bukhari menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Dewan Pengurus Daerah KPPI Provinsi Aceh Periode 2021- 2026 yang baru saja dilantik. Ia berharap organisasi tersebut dapat mendukung kegiatan pemberdayaan perempuan dalam segala aspek, sehingga perempuan Aceh memiliki wawasan yang luas dan mampu tampil sebagai pemimpin di ruang publik.

Pertemuan tersebut menerapkan protokol kesehatan ketat yakni, memakai masker dan menjaga jarak.

Previous Post

Banjir Landa 10 Gampong di Lhoksukon

Next Post

Seluruh Anggota Kafilah Aceh Dapat Tampil di MTQ Korpri

Next Post

Seluruh Anggota Kafilah Aceh Dapat Tampil di MTQ Korpri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penyintas Bencana Aceh Timur Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

Pemulihan Aceh Pasca Banjir Dinilai Belum Maksimal

29/03/2026
GAPELMABDYA Minta Pihak Terkait Harus Serius Tindaklanjuti Kasus Lakalantas Dump Truk LKT

GAPELMABDYA Minta Pihak Terkait Harus Serius Tindaklanjuti Kasus Lakalantas Dump Truk LKT

29/03/2026
Ohku, Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Aceh Selatan Ternyata ODGJ

Ohku, Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Aceh Selatan Ternyata ODGJ

29/03/2026
Sat Samapta Polres Aceh Barat Antisipasi Kriminalitas di Sejumlah Titik Strategis

Sat Samapta Polres Aceh Barat Antisipasi Kriminalitas di Sejumlah Titik Strategis

29/03/2026
Kapolresta Banda Aceh Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama

Kapolresta Banda Aceh Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama

29/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

[Opini] Sinkronisasi Antara Logika & Retorika

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com