Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Lagi, 3 Nelayan Aceh yang Diduga Hilang Dipulangkan

Admin1 by Admin1
19/11/2021
in Nanggroe
0
Sudah 20 Hari Tak Pulang, Tiga Nelayan Aceh Diduga Nyasar ke Negara Lain

Banda Aceh – Tiga nelayan asal Aceh yang ditangkap otoritas India dipulangkan setelah menjalani hukuman. Ketiganya sempat dinyatakan hilang sehingga keluarga menggelar tahlilan.

“Mereka sekarang sudah di Jakarta dan telah menjalani isolasi di Wisma Atlet,” kata Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh Miftach Cut Adek kepada wartawan, Jumat (19/11/2021).

Ketiga nelayan asal Aceh adalah Dendi Ristam, Putra Haris Munandar, dan Ibnu Hajar. Mereka direncanakan bakal dipulangkan dari Jakarta ke Aceh, Sabtu (20/11) besok.

Miftach menjelaskan, ketiga nelayan itu sebelumnya ditangkap otoritas India karena memasuki wilayah teritori negara tersebut. Penangkapan ketiganya dilakukan pada 22 Maret 2019.

Penangkapan ketiganya awalnya tidak diketahui pemerintah Indonesia termasuk pihak keluarga. Bahkan pihak keluarga telah menganggap nelayan tersebut meninggal dunia.

“Sampai keluarga sudah gelar tahlilan,” Miftach.

Keberadaan ketiga nelayan asal Aceh itu baru diketahui tujuh bulan kemudian. Mereka ditemukan oleh tim Konsuler KBRI New Delhi ketika berkunjung ke Andaman dan Nicobar. Awalnya, tim ke sana untuk menemui tiga nelayan Aceh yang ditangkap pada awal Oktober 2019 karena memasuki perairan India setelah terjebak kabut asap.

Ketiga nelayan yang hendak ditemui itu adalah Munazir, Kaharuddin, dan Azman Syah. Mereka bertiga mendekam di tahanan District Jail Andaman dan Nicobar.

Dalam kunjungan itulah tim KBRI mendapat informasi dari kepala penjara bahwa ada tiga tahanan lain asal Aceh.

“Ketiganya ditangkap oleh Indian Coast Guard Tanggal pada 22 Maret dan kemudian dibawa ke Port Blair pada tanggal 25 Maret. Pada tanggal 4 April, ketiganya ditahan di District Jail Andaman dan Nicobar,” ungkap Miftach.

Menurut Miftach, para nelayan itu bakal dipulangkan ke daerah masing-masing begitu tiba di Aceh. Mereka akan diserahkan ke keluarga di kampung halaman.

“Mereka sudah tiba di Jakarta sejak 16 November. Mereka juga sudah di antigen untuk proses pemulangan ke Aceh besok,” ujarnya.

Sumber: detik.com

Previous Post

Syech Fadhil Ajak Guru ‘Kawal’ Aspirasi hingga Ditampung Kementerian

Next Post

Gagal Didamaikan, Pejabat di Aceh Tengah Tetap Gugat Ibu Kandung Rp700 Juta

Next Post

Gagal Didamaikan, Pejabat di Aceh Tengah Tetap Gugat Ibu Kandung Rp700 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PGRI Aceh Besar Siap Bersinergi Dukung Kemajuan Mutu Pendidikan

PGRI Aceh Besar Siap Bersinergi Dukung Kemajuan Mutu Pendidikan

04/04/2026
Ketua TP-PKK Aceh Besar Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang Sejak Dini

Ketua TP-PKK Aceh Besar Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang Sejak Dini

04/04/2026
RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

04/04/2026
Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

04/04/2026
Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

04/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com