Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Melesat, Omicron Kini Kuasai 73 Persen Kasus Baru Covid-19 di Amerika

Admin1 by Admin1
21/12/2021
in Internasional
0

Jakarta – Varian Omicron telah melampaui varian lain dan sekarang menjadi versi dominan jumlah kasus baru Covid-19 di Amerika Serikat sepekan terakhir. “Varian itu sudah menyumbang 73 persen dari infeksi baru pada minggu lalu,” ujar pejabat kesehatan federal pada Senin, 20 Desember 2021.

Angka-angka dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) menunjukkan peningkatan hampir enam kali lipat infeksi SARS-CoV-2 varian Omicron tersebut hanya dalam satu minggu. CDC membandingkannya dengan sumbangan kasus mingguan sebelumnya yang sebesar 13 persen.

CDC mengatakan telah merevisi beberapa angka pekan sebelumnya tersebut dari 2,9 persen, setelah menganalisis lebih banyak spesimen. “Angka-angka baru menunjukkan bahwa sekitar 13 persen dari infeksi pada minggu 11 Desember adalah Omicron, dan bukan 3 persen,” bunyi keterangan pejabat CDC.

Itu artinya pada pekan itu terjadi peningkatan kasus Omicron yang sebesar 32,5 kali lipaat dibandingkan pekan yang sebelumnya lagi yang mencatatkan porsi 0,4 persen.

Di sebagian besar negara bagian, prevalensi omicron bahkan lebih tinggi hingga sekitar 90 persen infeksi baru. Padahal, per akhir November, data masih menunjukkan lebih dari 99,5 persen adalah infeksi Delta. Varian ini berkembang menjadi versi utama di Amerika Serikat sejak akhir Juni lalu.

Para ilmuwan di Afrika pertama kali membunyikan alarm varian Omicron kurang dari sebulan yang lalu. Pada 26 November, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menetapkannya sebagai variant of concern (VOC) dan sejak itu sampai kini tercatat kemunculannya di sekitar 90 negara.

Sebenarnya hingga saat ini varian Omicron masih belum banyak diketahui informasinya, termasuk apakah itu menyebabkan penyakit yang ringan atau lebih parah. Studi awal menunjukkan bahwa orang yang divaksinasi akan membutuhkan suntikan booster untuk kesempatan terbaik dalam mencegah infeksi Omicron.

Peneliti di Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins University, Amesh Adalja, menerangkan, jika seseorang berinteraksi dengan orang lain, Omicroan akan menjadi sesuatu yang akan ditemui. Dan cara terbaik untuk menghadapinya, menurut dia, adalah dengan vaksinasi penuh. “Kita semua ‘berkencan’ dengan Omicron,” kata Adalja.

Data dari Johns Hopkins University, Senin malam, menunjukkan bahwa Amerika telah melaporkan lebih dari 51 juta kasus Covid-19 dan dan lebih dari 807.000 kematian. Juga pada Senin, Kansas menjadi negara bagian ke-32 yang melaporkan setidaknya 500 ribu kasus. Sedangkan dunia telah melaporkan lebih dari 275 juta kasus dan 5,3 juta kematian.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Ilmuwan WHO Peringatkan Omicron Lebih Cepat Menular dari Varian Delta

Next Post

Banda Aceh Diperkirakan Hujan pada Selasa Malam

Next Post
BMKG: Hujat Lebat Akan Landa Aceh, Jawa Barat Hingga Kalsel

Banda Aceh Diperkirakan Hujan pada Selasa Malam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iran Tetapkan 7 Syarat kepada AS untuk Buka Selat Hormuz

Iran Tetapkan 7 Syarat kepada AS untuk Buka Selat Hormuz

20/09/2026
TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

19/09/2026
PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

19/09/2026
Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026
Krak, Aceh dan Sumsel Sabet Juara MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah

Krak, Aceh dan Sumsel Sabet Juara MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah

19/09/2026

Terpopuler

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026

Melesat, Omicron Kini Kuasai 73 Persen Kasus Baru Covid-19 di Amerika

PKB Pidie Jaya Pasang Target Agresif: Satu Dapil Satu Kursi

Luar Biasa! Hasil Panen di Blangpidie Capai 8,7 Ton per Hektare, Rekor Tertinggi Selama 6 Tahun

TANI Merdeka Indonesia Abdya Apresiasi Kepemimpinan Safaruddin – Zaman Akli atas Capaian Hasil Panen Petani yang Melimpah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com