Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Harapan Ingin Miliki Rumah, Dhuafa di Abdya Diduga Jadi Korban Pungli Oknum Keuchik

Atjeh Watch by Atjeh Watch
04/01/2022
in Lintas Barat Selatan
0

BLANGPIDIE – Salah seorang warga Gampong Pantee Rakyat Kecamatan Babahrot Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Abdullah (37) menjadi korban penipuan, pelakunya diduga Keuchik gampong setempat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Atjehwatch.com, oknum Keuchik tersebut yang meminta segepok uang pelicin dari Abdullah, sebagai syarat untuk mendapatkan satu unit rumah bantuan dari program gampong.

“Saya diminta uang Rp 10 juta sama Pak Keuchik, katanya akan diberikan bantuan rumah dhuafa,” ungkapnya.

Saat itu ia tidak memiliki uang sebanyak Rp 10 juta yang diminta oleh oknum Keuchik tersebut. Abdullah hanya mampu memberikan dana tunai sebesar Rp 3 juta setelah bernegosisasi.

“Saya tidak punya uang. Untuk membayar ke pak Keuchik, terpaksa saya harus berutang ke mertua. Sekarang saya malu karena uang belum saya kembalikan, dan rumah yang dijanjikan sama pak Keuchik juga tidak ada,” tuturnya.

Menurut pernyataan Abdullah, kejadian itu terjadi pada Oktober 2020 lalu, namun hingga saat ini bantuan rumah dhuafa yang dijanjikan tak kunjung ada kejelasan.

Bukan itu saja, Abdullah mengaku telah berusaha meminta agar uang itu dikembalikan saja. Namun ia kembali menerima ‘janji manis’ oknum Keuchik, bahwa rumah bantuan tersebut akan dibangun secepatnya.

“Saat minta dikembalikan, pak Keuchik kasih harapan akan dibangun pada bulan Juni 2021 lalu. Nyatanya, sampai sekarang tidak ada kepastian dan kejelasan,” bebernya.

Sementara itu, salah seorang warga Gampong Pantee Rakyat, yang namanya tidak mau ditulis media ini mengatakan, desas desus informasi tersebut telah lama menjadi perbincangan hangat di masyarakat setempat.

“Kami juga mendengar informasi itu. Pak Keuchik diduga meminta uang sama calon penerima rumah dhuafa program desa, untuk besaran jumlahnya capai jutaan rupiah,” katanya.

Ia berharap pihak berwenang dapat mengambil tindakan tegas dalam menyikapi permasalah tersebut. Sehingga kaum dhuafa di Gampong Pantee Rakyat, Babahrot tidak menjadi korban penindasan pungli oknum Keuchik.

“Sebagai warga Gampong Pantee Rakyat, kami meminta kepada pihak yang berwenang untuk dapat segera menindaklanjuti persoalan pungli ini. Jika memang tidak terbukti, hal itu bisa menepis isu-isu yang telah berkembang di masyarakat,” pungkasnya.

Untuk memperoleh informasi dan keterangan, awak media ini berhasil menghubungi Abubakar Idris yang tak lain adalah Keuchik Gampong Pantee Rakyat via telepon seluler pada pukul 17:29 Wib hari Senin (03/01). Namun ianya membantah atas tuduhan yang dihadapkan kepadanya itu.

“Tidak ada, itu tidak benar, kalau tidak percaya boleh diadu. Saya tidak pernah mengambil uang dari orang yang menuduh saya itu,” ucap Abubakar Idris alias Nyakben.

Tidak hanya sampai disitu, pihak media ini terus mengali informasi lebih lanjut sampai keesokan harinya. Kabarnya lagi, selain Abdullah, ada orang lain yang menjadi korban modus yang sama yaitu bantuan rumah duafha.

Atjehwatch.com, kembali mengkonfirmasi Keuchik Abubakar. Al-hasil, Abdullah alias Nyakben mengakui bahwa benar ia telah menerima uang dari Abdullah sebanyak 3 juta rupiah pada tahun 2020 lalu, Selasa (04/01/2022).

“Benar, saya telah mengambil uang dari saudara Abdullah tapi bukan uang untuk perjanjian mendapatkan rumah duafha tapi untuk dipinjamkan atau berutang. Awalnya saya minta 10 juta, namun ia hanya memberikan 3 juta rupiah,” katanya.

Berbelit memang, percaya atau tidak itulah sebuah sepenggal cerita realita dalam persoalan ini. Abubakar Idris kepada awak media juga menceritakan bahwa pernah ada orang yang yang tak dikenal menawarkan program rumah bantuan kepadanya selaku Keuchik untuk masyarakat Gampong Pantee Rakyat.

“Saya tidak kenal dengan orang itu, dan saya juga lupa menanyakan nama dan alamatnya. Pokoknya orang itu menawarkan program rumah bantuan kepada saya selaku Keuchik. Untuk Gampong Pantee Rakyat mendapatkan dua rumah, satu rumah saya berikan kepada Abdullah, satunya lagi saya berikan kepada adik saya,” demikian cerita Abubakar Idris.

Reporter: Rusman

Previous Post

Mahasiswa Asal Jakarta Diduga Gantung Diri di Warkop Aceh

Next Post

Rasimah Terima Voucher Umrah dari Polres Abdya

Next Post

Rasimah Terima Voucher Umrah dari Polres Abdya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Barat Terima Pengembalian Temuan Dana Desa Rp3 Miliar

Pemkab Aceh Barat Terima Pengembalian Temuan Dana Desa Rp3 Miliar

15/04/2026
Wabup Tamiang Resmi Luncurkan Program Mobile Health Clinic di Sekerak

Wabup Tamiang Resmi Luncurkan Program Mobile Health Clinic di Sekerak

15/04/2026
Al-Farlaky Minta Camat Dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah

Al-Farlaky Minta Camat Dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah

15/04/2026
Wagub Mohon Ulama Sampaikan Proses Pembangunan Aceh kepada Rakyat

Wagub Mohon Ulama Sampaikan Proses Pembangunan Aceh kepada Rakyat

15/04/2026
Plt Kadisdikbud: Penataan Kepala Sekolah di Aceh Selatan Mengacu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

Plt Kadisdikbud: Penataan Kepala Sekolah di Aceh Selatan Mengacu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

15/04/2026

Terpopuler

Gubernur Mualem Tunjuk Nurlis Jadi Jubir

Gubernur Mualem Tunjuk Nurlis Jadi Jubir

14/04/2026

Muscab PKB Pidie Lahirkan 7 Nama Kadidat Ketua

Wabup Abdya Kunjungi Warga Cot Mane, Pastikan Pembangunan Rumah Layak Huni

Setelah Diarahkan Bupati, Baitul Mal Abdya Langsung Tinjau Rumah Nurlaila

Harapan Ingin Miliki Rumah, Dhuafa di Abdya Diduga Jadi Korban Pungli Oknum Keuchik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com