Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Berbulan-bulan Tak Digaji, Dubes Afghanistan untuk China Pilih Mundur

Atjeh Watch by Atjeh Watch
12/01/2022
in Internasional
0

Jakarta – Duta Besar Afghanistan untuk China, Javid Ahmad Qaem, memilih mundur dari jabatannya pada awal Januari. Ia mundur setelah berbulan-bulan tak dibayar oleh Taliban yang kini menguasai Afghanistan.

Dalam surat serah terima tertanggal 1 Januari 2022 yang diunggah di Twitter, Qaem mengatakan bahwa banyak diplomat di kedutaan telah pergi. Mereka tak digaji sejak Agustus, ketika Taliban menguasai kembali Afghanistan.

“Ada banyak alasan, pribadi dan profesional, tetapi saya tidak ingin menyebutkannya di sini,” katanya tentang keputusannya untuk pergi.

Dalam suratnya, Qaem mengatakan ia telah digantikan oleh pejabat baru. Dia tak menyebutkan nama lengkap penggantinya, melainkan hanya menyebut sebagai Tuan Sadaat. Kementerian Luar Negeri Afghanistan tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang pengganti Qaem.

Juru bicara kementerian luar negeri China Wang Wenbin mengatakan pada Selasa bahwa Qaem telah meninggalkan China, tanpa merinci kemana dia akan pergi.

Pemerintah internasional, termasuk China, belum mengakui pemerintah Taliban sebagai pemerintah yang sah. Sanksi ketat telah melumpuhkan keuangan negara tersebut.

Kembalinya Taliban secara tiba-tiba ke kekuasaan telah membuat ratusan diplomat Afghanistan di luar negeri dalam keadaan limbo. Mereka ketakutan akan nasib keluarga di rumah dan putus asa untuk mendapatkan perlindungan di luar negeri.

Surat Qaem mengatakan bahwa pada 1 Januari ada sisa US$ 100.000 di salah satu rekening bank kedutaan serta jumlah yang tidak diungkapkan di rekening lain. Surat itu juga mencatat bahwa kunci lima mobil kedutaan akan ditinggalkan di kantor Qaem dan dua mobil perlu dibuang.

“Saya sudah membayar semua staf lokal sampai 20 Januari 2022. Pekerjaan mereka sudah selesai,” katanya.

Sejak Agustus, China telah meminta Taliban untuk menerapkan kebijakan moderat dan memerangi kelompok teroris yang mengancam stabilitas di wilayah barat jauh Xinjiang. Beijing juga menyerukan kekuatan Barat untuk mengakhiri sanksi dan mengirim bantuan ke Afghanistan.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Remaja 14 Tahun ini Menjadi Orang Pertama Terima Suntikan Insulin 99 Tahun Lalu

Next Post

Wali Kota Silaturahmi dengan Pengusaha Asal Aceh di Medan

Next Post

Wali Kota Silaturahmi dengan Pengusaha Asal Aceh di Medan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

09/06/2026
Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

09/06/2026
Bupati Al-Farlaky Hadiri Rapat Rekomendasi LKPJ Tahun 2025

Bupati Al-Farlaky Hadiri Rapat Rekomendasi LKPJ Tahun 2025

09/06/2026
Pemkab Aceh Timur dan Kejari Teken Kesepakatan Bersama Penanganan Masalah Hukum

Pemkab Aceh Timur dan Kejari Teken Kesepakatan Bersama Penanganan Masalah Hukum

09/06/2026
Kemendikdasmen Targetkan Tahap Sekolah Darurat di Tenda Aceh Tengah Segera Tuntas

Kemendikdasmen Targetkan Tahap Sekolah Darurat di Tenda Aceh Tengah Segera Tuntas

09/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com