Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Gubernur Berikan Penghargaan Inovasi Kepada Tiga Kabupaten dan Luncurkan SIGAP

Admin1 by Admin1
12/01/2022
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Gubernur Aceh Nova lriansyah, memberikan penghargaan kepada Kabupaten Aceh Barat, Bener Meriah dan Bireuen. Ke tiga kabupaten ini dinilai berhasil mengembangkan inovasi dan pendekatan-pendekatan baru untuk mengatasi kemiskinan dan kesenjangan, melalui perencanaan dan penganggaran yang inklusif, peningkatan penyediaan layanan, dan melalui inisiatif pengembangan ekonomi lokal.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Nova juga meluncurkan Sistem Informasi Gampong atau SIGAP.

SIGAP dirancang untuk memungkinkan penggunaan data dan informasi dari berbagai sektor dan untuk menghubungkan data dan informasi dari desa, kecamatan, kabupaten hingga provinsi.
SIGAP telah terbukti penting untuk memperbaiki tata kelola desa. SIGAP mendukung desa untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran mereka, serta membantu desa menargetkan layanan masyarakat secara lebih tepat sasaran.
Saat ini, SIGAP telah digunakan di Kabupaten Aceh Barat, Bener Meriah dan Bireuen.

Gubernur dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten II Sekda Aceh, Mawardi, mengatakan, kehadiran program seperti KOMPAK sangat penting untuk mempercepat pembangunan dan penurunan angka kemiskinan di Aceh. Menurutnya, usaha untuk mengatasi permasalahan kemiskinan harus dilakukan dengan cara kolaboratif, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja. “Mudah-mudahan kerja sama seperti ini dapat berlanjut dan meluas ke sektor yang lain,” ujar Nova dalam sambutan tertulusnya,, Rabu 12/1/2022.

Beberapa inovasi lain adalah LABKG dan Keperantaraan Pasar. LABKG (Layanan Adminduk Berbasis Kewenangan Gampong) dilaksanakan di Kabupaten Aceh Barat, Bener Meriah dan Bireuen, memobilisasi fasilitator desa untuk membantu warga mendapatkan dokumen kependudukan secara gratis dan tanpa harus pergi ke pusat pemerintahan.
LABKG secara khusus menargetkan lansia dan penyandang disabilitas, agar layanan dasar ini juga memenuhi kebutuhan kelompok masyarakat tersebut.

Model Keperantaraan Pasar dilaksanakan di Kabupaten Aceh Barat untuk mendukung peningkatan produktivitas usaha mikro. Di Kecamatan Arongan Lambalek, model ini telah membantu sekelompok perempuan pengrajin yang memproduksi kerajinan eceng gondok, untuk mengakses pasar lokal dan global.

Melalui uji coba model, mereka telah mampu mengembangkan keterampilan mereka, meningkatkan alat dan kapasitas produksi, dan memperoleh lisensi serta pembiayaan.

Hasilnya, keanggotaan grup meningkat lima kali lipat dan penjualan tahunan mereka meningkat hampir sepuluh kali lipat. Selain itu, KOMPAK memfasilitasi pembentukan Forum UKM di Aceh Barat, yang berperan untuk mereplikasi model Keperantaraan Pasar di seluruh produsen komoditas lain.

Inovasi-inovasi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Bener Meriah dan Bireuen, bersama Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK), yang berawal di tahun 2016.

KOMPAK adalah sebuah program kemitraan Pembangunan Pemerintah Indonesia dan Australia yang mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam menanggulangi kemiskinan dan mengatasi kesenjangan. Pemerintah Aceh, pemerintah ke tiga kabupaten bersama dengan KOMPAK, mengembangkan ide dan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan provinsi dan kabupaten-kabupaten tersebut.

Pemerintah Aceh dan beberapa Kabupaten/Kota bersama KOMPAK, dalam beberapa tahun terakhir, telah melaksanakan berbagai program dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan.
Dalam hal ini, Pemerintah Aceh telah mengintegrasikan Program Percepatan Penanggulangan Kemiskinan melalui 15 Program Unggulan Aceh Hebat yang dikaitkan dengan 10 Misi Pembangunan Aceh.

Salah satu upaya untuk mendukung percepatan penanggulangan kemiskinan, Pemerintah Aceh telah membentuk Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TKP2K) Aceh.
Sebagai tindak lanjut untuk mendukung upaya penanggulangan kemiskinan, Pemerintah Aceh juga telah menetapkan Kerangka Dasar dalam Program Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Aceh melalui Pergub Aceh Nomor 21 tahun 2020 yang memuat beberapa kebijakan, diantaranya Strategi dan Program Kerja Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Aceh, Pelaksana Program Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Aceh, Sasaran dan Lokasi serta Data dan Sistem Informasi.

“Kebijakan tersebut hendaknya menjadi rujukan bagi para pemangku kepentingan di Aceh dalam melaksanakan Program Penanggulangan Kemiskinan,” kata Nova.

Counsellor for Human Development Section, Kedutaan Besar Australia, Dan Woods, mengatakan, dirinya telah menyaksikan kerja KOMPAK dengan pemerintah kabupaten dalam penyediaan layanan, keperantaraan pasar dan tata kelola pemerintahan desa. “Saya juga berkeliling ke beberapa daerah yang terkena dampak tsunami 2004, yang mengingatkan saya akan ketangguhan masyarakat Aceh, Saya terkesan dengan hasil kerjasama dan upaya pemulihan besar-besaran yang dilakukan oleh semua tingkat pemerintahan setelah tragedi itu,” kata dia.

Woods juga menyampaikan, kerjasama antara Pemerintah Australia dan Pemerintah Aceh melalui Program KOMPAK, telah membantu menanggulangi kemiskinan dan mengatasi kesenjangan dengan meningkatkan penyediaan layanan kepada masyarakat dan memfasilitasi pengembangan ekonomi lokal.

Penghargaan ini diberikan dalam Forum Inspirasi Aceh, sebuah acara yang digagas oleh Pemerintah Aceh bersama KOMPAK untuk mempromosikan dan membagikan manfaat dan praktik baik inovasi inovasi di Aceh.
Forum Inspirasi Aceh ini mengusung tema “Inovasi dan Sinergi dalam Penanggulangan Kemiskinan Menuju Aceh Hebat.”

Forum Inspirasi diharapkan menginspirasi kabupaten/kota lainnya di Aceh agar mereplikasi inovasii inovasi tersebut untuk mengatasi tantangan atau persoalan serupa.

Selain Gubernur Aceh, acara ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas. Counsellor for Human Development Section, Kedutaan Besar Australia; Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri; Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan, Ditjen PDP Kemendesa POTT; Direktur Kependudukan dan Jaminan Sosial, BAPPENAS; Bupati Aceh Barat, Bupati Bireuen dan Plt. Bupati Bener Meriah. []

Previous Post

Sekda Kembali Ingatkan Pihak Sekolah Sukseskan Vaksinasi Siswa

Next Post

Banjir di Aceh Jaya dan Aceh Barat Berangsur Surut

Next Post

Banjir di Aceh Jaya dan Aceh Barat Berangsur Surut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Meubureu Ikan Jangko Tradisi Yang Masih Terjaga Di Gampong Seng-Seng Meukek

Meubureu Ikan Jangko Tradisi Yang Masih Terjaga Di Gampong Seng-Seng Meukek

09/06/2026
STAIN Meulaboh Seleksi Ratusan Calon Mahasiswa Baru Jalur UM-PTKIN 2026

STAIN Meulaboh Seleksi Ratusan Calon Mahasiswa Baru Jalur UM-PTKIN 2026

09/06/2026
UIN Ar-Raniry Jadi PTKIN Paling Diminati di Sumatera, 2.640 Peserta Ikuti UM-PTKIN

UIN Ar-Raniry Jadi PTKIN Paling Diminati di Sumatera, 2.640 Peserta Ikuti UM-PTKIN

09/06/2026
Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

08/06/2026
Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

08/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com