Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Remaja 14 Tahun ini Menjadi Orang Pertama Terima Suntikan Insulin 99 Tahun Lalu

Admin1 by Admin1
12/01/2022
in Nasional
0

Jakarta – Pada 11 Januari 1922, Leonard Thompson, seorang anak laki-laki berusia 14 tahun yang sekarat karena diabetes tipe 1, menjadi orang pertama yang menerima suntikan insulin. Dalam 24 jam, kadar gula darah tinggi yang berbahaya dari Leonard turun, meski ia mengembangkan abses di tempat suntikan dan masih memiliki tingkat keton yang tinggi.

Sebelumnya, insulin pertama kali ditemukan oleh Sir Frederick G Banting, Charles H Best dan JJR Macleod di Universitas Toronto pada tahun 1921 dan kemudian dimurnikan oleh James B Collip. Penemuan insulin ini menjadi penting, sebab sebelum 1921 penderita diabetes hanya bisa bertahan hidup maksimal satu sampai dua tahun.

Berdasar Umass Chan Medical School di situsnya umassmed.edu, sebelum dicobakan kepada manusia, temuan insulin lebih dulu menggunakan subjek anjing. Frederick Banting dan Charles Best awalnya mengisolasi insulin dari subjek uji anjing, menghasilkan gejala diabetes pada hewan, dan kemudian memulai program suntikan insulin yang mengembalikan anjing ke keadaan normal. Penemuan ini diumumkan kepada dunia pada 14 November 1921.

Dua bulan kemudian, dengan dukungan JJR MacLeod dari Universitas Toronto, kedua ilmuwan tersebut memulai persiapan pengobatan insulin pertama yang akan diberikan kepada manusia. Dengan bantuan ahli biokimia JB Collip, mereka mengekstraksi formula insulin yang cukup murni dari pankreas sapi dari rumah jagal, dan menggunakannya untuk mengobati Leonard Thompson pada 11 Januari 1922.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Omicron Menyebar Cepat ke Seluruh Dunia, Studi di Afsel Ungkap Penyebabnya

Next Post

Berbulan-bulan Tak Digaji, Dubes Afghanistan untuk China Pilih Mundur

Next Post

Berbulan-bulan Tak Digaji, Dubes Afghanistan untuk China Pilih Mundur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran

Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran

24/03/2026
Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Rusia Pantau Situasi Terbaru Iran, Sebut Ada Pernyataan Kontradiktif

24/03/2026
Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

24/03/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

23/03/2026
Idul Fitri di Lokasi Bencana, Bupati Tamiang: Terimakasih Pak Presiden

Mendagri Ungkap 5 Desa di Aceh dan Sumut Hilang Total Tersapu Banjir

23/03/2026

Terpopuler

Remaja 14 Tahun ini Menjadi Orang Pertama Terima Suntikan Insulin 99 Tahun Lalu

12/01/2022

Saat ‘Bupati Panton’ Lupa Luas Aceh Utara

Pernyataan Prabowo Soal Pemulihan 100 Persen Bikin Korban Banjir Aceh Geram

Jak Bak Jeurat; Cara Warga Aceh Bersilaturahmi dengan Kerabat yang Sudah Tiada

Arus Balik di Tol Padang Tiji-Banda Aceh Alami Lonjakan Drastis

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com