Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Permintaan Copot Sekda Pidie, Agus Maulidar: Ini Kesadaran Kolektif

Admin1 by Admin1
19/01/2022
in Lintas Timur
0

Sigli- Menjelang akhir kepemimpinan Abusyik pada 17 Juli 2022 nanti, Pidie masih berkutat pada persoalan kesejahteraan.

Agus Maulidar, Fungsionaris Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) asal Pidie mengatakan perputaran ekonomi yang lemah, politik anggaran Pidie belum menyentuh sektor utama permasalahan. Rabu, 19 Januari 2022.

“Kemiskinan Pidie masih sebesar 19,59%, iklim investasi masih buruk, belanja daerah lebih dari 60% untuk membayar gaji ASN, ini tidak sehat secara ekonomi daerah,” kata Agus.

“Ini kesadaran kolektif,” ujarnya lagi.

Ia menilai, apa yang diungkap oleh beberapa pendapat kawan-kawan di media sosial, agar Sekda Pidie dicopot  sudah sangat tepat, mewakili kesadaran kolektif masyarakat Pidie.

“Beliau (Sekda), Ketua Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) Pidie, orang penting yang tau persis penggunaan anggaran pembangunan daerah, penjabaran visi-misi pembangunan Pidie Meusigrak,” jelasnya.

Namun, jika Bupati Pidie tidak menyahuti permintaan ini, bisa dipastikan Bupati Pidie tidak memikirkan nasib masyarakat Pidie.

Kata dia, sejak dilantik pada tanggal 28 November 2019, untuk memperbaiki tata kelola anggaran pemerintah Kabupaten Pidie.

Nyatanya, lajut Agus, hingga hari ini Pidie masih stagnan, komunikasinya buruk dengan DPRK Pidie hingga tak pernah ada dana insentif daerah (DID), tak adanya program nasional yg dijemput untuk pembangunan Pidie.

“Pun APBK 2022 yang disahkan tercepat, bisa dipastikan anggaran lebih kacau dan jauh dari harapan masyarakat,” tutupnya.

Previous Post

Vaksinasi Anak di Salah Satu Sekolah Singkil Gagal Total

Next Post

Sekda akan Optimalkan Aset Daerah Yang Terbengkalai

Next Post

Sekda akan Optimalkan Aset Daerah Yang Terbengkalai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kemlu Respons 19 Nelayan WNI Ditangkap di Laut Thailand

Kemlu Respons 19 Nelayan WNI Ditangkap di Laut Thailand

15/03/2026
AS dan Israel Pusing, Drone Murah Iran Bikin Repot

AS dan Israel Pusing, Drone Murah Iran Bikin Repot

15/03/2026
Senator Azhari Cage Gelar Sos 4 Pilar di Muara Dua Kota Lhokseumawe

Senator Azhari Cage Gelar Sos 4 Pilar di Muara Dua Kota Lhokseumawe

14/03/2026
ITF UIN Ar-Raniry Salurkan Sembako dan Santunan Tunai bagi Dhuafa dan Pegawai Kebersihan

ITF UIN Ar-Raniry Salurkan Sembako dan Santunan Tunai bagi Dhuafa dan Pegawai Kebersihan

14/03/2026
Tak Kunjung Difungsikan, Ketua DPRK Banda Aceh Minta Lahan Eks Hotel Aceh dan Geunta Plaza Dijadikan RTH

Tak Kunjung Difungsikan, Ketua DPRK Banda Aceh Minta Lahan Eks Hotel Aceh dan Geunta Plaza Dijadikan RTH

14/03/2026

Terpopuler

730 KDKMP Pidie Ditargetkan Segera Beroperasi Optimal dan Bantu Ekonomi Masyarakat

730 KDKMP Pidie Ditargetkan Segera Beroperasi Optimal dan Bantu Ekonomi Masyarakat

13/03/2026

25 Anak Yatim Meudang Ara dapat Santunan Sebanyak 3.283.000

Tokoh Indrapuri Tunjuk Advokat Nourman, Minta Bupati Aceh Besar Cabut SK Imum Chiek

Krak, 535,77 Miliar Dana Desa Aceh Telah Cair

Permintaan Copot Sekda Pidie, Agus Maulidar: Ini Kesadaran Kolektif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com