Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dilelang Internasional, Kopi Aceh Gayo Terjual Rp 2,5 Juta per Kilogram

Admin1 by Admin1
29/01/2022
in Ekonomi
0

BANDA ACEH — Harga Kopi arabica gayo yang berasal dari Provinsi Aceh terjual dengan harga tertinggi Rp2,5 juta per kilogram dalam lelang internasional kata salah seorang peserta lelang. Salah seorang peserta lelang, Armiyadi, asal Kabupaten Aceh Tengah, di Takengon, Jumat (28/1/2022), mengatakan, kopi Gayo dengan harga tertinggi tersebut merupakan kopi juara pertama hasil uji cita rasa pada ajang kompetisi Indonesia Cup of Excellence (CEO) 2021.

“Pada lelang tadi malam terjual dengan harga Rp2,5 juta per kilogram. Kopi tersebut dari Pantan Musara Aceh Tengah milik Dilen Ali Gogo,” kata Armiyadi.

Menurutnya kopi Gayo kategori green bean ini terjual sebanyak 210 kilogram dengan total harga jual Rp525 juta. Pembelinya adalah sebuah perusahaan asal Jepang atas nama perusahaan Wataru Co Ltd.

Armiyadi menyebut harga jual tersebut sangat tinggi dibandingkan harga normal kopi arabica Gayo di pasaran saat ini dengan harga tertinggi Rp90.000,- per kilogram untuk kategori green bean.

“Jadi lelangnya tadi malam secara daring,” katanya.

Dia menjelaskan, lelang secara daring tersebut digelar pada Kamis malam (27/1/2022) di Bandung, Jawa Barat. Kopi yang dilelang merupakan kopi juara hasil uji cita rasa pada ajang CEO 2021 yang diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia.

“Indonesia Cup of Excellence merupakan ajang kompetisi untuk uji cita rasa kopi terbaik se Indonesia. Panitia memilih kopi terbaik dari peringkat 1 sampai 26. Kemudian kopi inilah yang dilelang secara online,” tutur Armiyadi.

Dia menjelaskan untuk menentukan kopi terbaik pada kompetisi CEO panitia mengirimkan sampel kopi setiap peserta ke berbagai negara untuk dilakukan uji cita rasa oleh para pakar. Hasilnya kata dia kopi arabica Gayo asal PantanMusara Kabupaten Aceh Tengah milik Dilen Ali Gogo dinobatkan sebagai pemenang juara pertama dengan score tertinggi hasil uji cita rasa yaitu 89.28 poin.

“Untuk kopi Gayo diantaranya masuk sebagai juara 1, kemudian ada juara 3, juara 7, juara 16, juara 23, kemudian kopi saya sendiri itu masuk rangking 24,” katanya.

Sumber: repuublika.co.id

Previous Post

Tuan Rumah Bidik 5 Besar di PON Sumut-Aceh

Next Post

Lagi Sebanyak 148 Orang Divaksin Covid-19

Next Post

Lagi Sebanyak 148 Orang Divaksin Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jembatan Perintis Garuda Jadi Akses Baru bagi Warga Aceh Tengah

Jembatan Perintis Garuda Jadi Akses Baru bagi Warga Aceh Tengah

05/07/2026
Sumur Minyak Tradisional di Aceh Timur Meledak

Sumur Minyak Tradisional di Aceh Timur Meledak

05/07/2026
Setahun Berdiri, Destinasi Wisata Batu Gajah Dinilai Masih Perlu Pembenahan Fasilitas

Setahun Berdiri, Destinasi Wisata Batu Gajah Dinilai Masih Perlu Pembenahan Fasilitas

05/07/2026
3 Siswa SMAN 1 Tapaktuan Lolos OSN Tingkat Provinsi Aceh 2026, Siap Harumkan Aceh Selatan

3 Siswa SMAN 1 Tapaktuan Lolos OSN Tingkat Provinsi Aceh 2026, Siap Harumkan Aceh Selatan

05/07/2026
Mengenal Mulyadi, Narasumber Workshop Jazz Fusion Fiesta di Taman Budaya Aceh

Mengenal Mulyadi, Narasumber Workshop Jazz Fusion Fiesta di Taman Budaya Aceh

05/07/2026

Terpopuler

Dilelang Internasional, Kopi Aceh Gayo Terjual Rp 2,5 Juta per Kilogram

29/01/2022

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Daftar Lengkap 16 Tim Negara Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com