Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Vladimir Putin: Beli Gas dari Rusia Pakai Mata Uang Rubel

Admin1 by Admin1
28/03/2022
in Ekonomi
0
Vladimir Putin: Beli Gas dari Rusia Pakai Mata Uang Rubel

Mata Uang Rubel. antaranews.com

Jakarta – Sanksi ekonomi negara-negara terhadap Rusia, membuat nilai mata uang negara itu, Rubel ikut terdampak. Seakan bentuk ‘pembalasan’ Presiden Rusia, Vladimir Putin mengambil kebijakan agar negara-negara yang mengimpor gas dari negaranya membayar pakai Rubel.

Dikutip dari Antaranews.com, selama ini pembayaran gas Rusia oleh negara-negara Uni Eropa menggunakan Euro. Lalu buntut pengerahan pasukan Rusia ke Ukraina, membuat negara Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS) memberikan sanksi hingga pembekuan aset.

Namun Eropa merupakan pelanggan tetap Rusia untuk perdagangan gas alam yang mencakup 40 persen dari total konsumsi. Karena itu Putin sudah membuat daftar-daftar negara yang tak bersahabat kepada Rusia untuk membeli gas dengan mata uang Rubel. Negara itu yaitu Swiss, Singapura, Ukraina, Kanada, Uni Eropa, Korea Selatan (Korsel), Inggris, AS, dan Jepang.

Ternyata banyak yang belum tahu mata uang Rubel termasuk mata uang tertua di dunia setelah Pondsterling. Rubel diyakini sudah ditemukan pada adab ke-14. Masa itu nilai 1 Rubel setara dengan 100 uang logam perak.

Mengutip situs Global Exchange, Peter the Great, Tsar Rusia terakhir dan Kaisar Rusia yang pertama menjadikan Rubel berupa koin dengan distrandarisasi 28 gram perak. Setelah itu pada 1885, distandardisasi lagi tanpa mengubah rubel perak, melainkan mengurangi kandungan emas menjadi 1161 gram.

Oleh pemerintahan Nicholas I, rubel perak (koin) ditetapkan sebagai alat pembayaran utama. Untuk rubel kertas menjadi alat bantu pembayaran. Mata uang itu sempat lama tetap bertahan hingga Revolusi Rusia pada tahun 1917.

Tetapi ketika Uni Soviet bubar, pada 1992 oleh Bank Rusia mata uang Rubel dimodifikasi dengan desain baru. Lalu terbitlah seri pertama uang kertas Rubel Rusia dengan nominal 5 ribu dan 10 ribu Rubel.

Sumber: tempo.co

Previous Post

Survei:  Masalah Minyak Goreng Penyebab Kepuasan Atas Kinerja Jokowi Anjlok

Next Post

Tradisi ‘Minggu Akhe’ di Aceh

Next Post
Tradisi ‘Minggu Akhe’ di Aceh

Tradisi ‘Minggu Akhe’ di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rian Syaf Targetkan Demokrat Kembali Berjaya di Aceh Tengah

Rian Syaf Targetkan Demokrat Kembali Berjaya di Aceh Tengah

19/06/2026
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan: Pengabdian Tak Pernah Pensiun

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan: Pengabdian Tak Pernah Pensiun

19/06/2026
Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026
Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

19/06/2026
Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

19/06/2026

Terpopuler

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com