Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Soal Duet dengan Anies di Pilpres 2024, AHY: Saya Fokus Cari Tiket Koalisi Dulu

Admin1 by Admin1
18/04/2022
in Nasional
0
Soal Duet dengan Anies di Pilpres 2024, AHY: Saya Fokus Cari Tiket Koalisi Dulu

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengunjungi Fraksi Demokrat DPRD DKI, 5 Mei 2021. Tempo/Imam Hamdi

Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) belum memastikan diri akan maju di Pilpres 2024, apalagi melirik calon pasangan. Baru-baru ini Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei yang menunjukkan simulasi pasangan Anies-AHY berpotensi menang jika bersanding di Pilpres 2024.

Menurut AHY, saat ini partainya ingin fokus terlebih dahulu membangun koalisi menuju Pemilu 2024. Mengingat, ada syarat presidential threshold 20 persen untuk mengusung Capres di Pilpres 2024. Jika koalisi sudah terbentuk, tuturnya, barulah nama pasangan calon digodok.

“Jadi tahapannya masih di sana, karena kalau sudah menentukan dengan pasangan A dan B misalnya, sedangkan tiket koalisinya belum mencukupi, rasanya juga tidak bisa berbicara lebih jauh lagi dari itu,” ujar AHY.

AHY menyatakan partainya masih menjajaki kemungkinan koalisi dengan sejumlah partai. “Saya akan membuka komunikasi politik secara aktif dengan seluruh partai, tanpa terkecuali, saya akan mendatangi semuanya. Saya akan membangun hubungan baik, membuka semua saluran komunikasi, karena Partai Demokrat tidak memiliki beban untuk membangun komunikasi dan koalisi dengan partai manapun,” ujar AHY.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas memprediksi kemungkinan Pilpres 2024 hanya diikuti oleh tiga pasangan mengingat presidential threshold yang cukup tinggi, yakni 20 persen. Dia juga menyebut bahwa pasangan Anies Baswedan – Agus Harimurti Yudhoyono bisa menjadi calon kuat.

Abbas menyebut ada potensi tiga poros koalisi yang bisa terbentuk yakni; poros Gerindra-PDIP, poros Golkar, dan poros NasDem-Demokrat. “PAN dan PPP bisa menggenapi Golkar, PKS berpeluang menggenapi Nasdem-Demokrat,” ujar Abbas dalam pemaparan hasil survei terbaru SMRC, Kamis, 7 April 2022.

Pada poros Gerindra-PDIP, Abbas melihat potensi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden bersanding dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Sementara itu, lanjut Abbas, di poros Golkar ada kemungkinan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi cawapres karena elektabilitasnya terlalu lemah. “Maka kemungkinan akan mencari calon yang paling kompetitif. Ganjar Pranowo bisa jadi alternatifnya”.

Sementara poros Nasdem-Demokrat-PKS diprediksi dapat mencalonkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena elektabilitasnya cukup baik karena Nasdem dan Demokrat tidak punya kader yang kompetitif. Abbas memprediksi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bisa diterima sebagai pendamping Anies karena cukup kompetitif dibanding nama-nama tokoh partai yang lain.

Dalam survei akhir Maret lalu, SMRC menyatakan bahwa dari ketiga pasangan itu Anies-AHY mendapatkan dukungan paling tinggi dari masyarakat. Meskipun demikian, suara masyarakat yang masih belum menentukan pilihan cukup tinggi.

“Hasilnya, pasangan Anies-AHY mendapatkan 29,8 persen suara. Ganjar-Airlangga 28,5 persen. Prabowo-Puan 27,5 persen. Masih ada 14,3 persen yang belum menentukan pilihan,” ujar Abbas.

Survei terbaru SMRC ini dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden pada 13 – 20 Maret 2022. Pemilihan responden dilakukan dengan metode multistage random sampling. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1.027 atau 84 persen. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,12 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sumber: tempo.co

Previous Post

Desa Kecil Ini mengubah Namanya Jadi Ukraina

Next Post

Kapolres Lhokseumawe Bantu Dayah di Uteun Bayi

Next Post
Kapolres Lhokseumawe Bantu Dayah di Uteun Bayi

Kapolres Lhokseumawe Bantu Dayah di Uteun Bayi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sijago Merah Lalap 5 Rumah di Aceh Tenggara

Sijago Merah Lalap 5 Rumah di Aceh Tenggara

03/06/2026
Bupati Aceh Besar Lantik JPT Pratama dan Administrator, Tekankan Amanah Jabatan dan Peningkatan Kinerja

Bupati Aceh Besar Lantik JPT Pratama dan Administrator, Tekankan Amanah Jabatan dan Peningkatan Kinerja

03/06/2026
Satu Hektare Lahan di Ketol Aceh Tengah Terbakar

10 Hektare Lahan Gambut di Aceh Barat Terbakar

03/06/2026
Teheran Ancam Israel Akan Hadapi Iran jika Masih Serang Lebanon

Teheran Ancam Israel Akan Hadapi Iran jika Masih Serang Lebanon

03/06/2026
Kata-Kata Dadan Hindayana Usai Dicopot dari Kepala BGN

Kata-Kata Dadan Hindayana Usai Dicopot dari Kepala BGN

03/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Bertemu DPR RI dan Mendagri, Aliansi PPPK PW Minta Presiden Perhatian Nasibnya

Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com