Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Ingin Usir Seluruh Warga Palestina ke Swiss, Pejabat Israel Tuai Kecaman

Admin1 by Admin1
15/06/2022
in Internasional
0
Ingin Usir Seluruh Warga Palestina ke Swiss, Pejabat Israel Tuai Kecaman

Kelompok minoritas Arab-Israel berunjuk rasa menentang Jewish Nation-State Law dengan membawa sejumlah poster dan bendera Palestina, di Rabin Square, Tel Aviv, Israel, Sabtu, 11 Agustus 2018. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan UU itu diperlukan untuk melindungi hak-hak warga Yahudi dalam menentukan nasibnya sendiri. AP.

Jakarta -Seorang pejabat Israel menuai kecaman pada Selasa karena mengatakan bahwa jika dia bisa menekan tombol untuk membuat semua orang Palestina menghilang, dia akan melakukannya.

“Jika ada tombol yang dapat Anda tekan yang membuat semua orang Palestina menghilang, yang akan mengirim mereka ke kereta ekspres ke Swiss — semoga mereka menjalani kehidupan yang luar biasa di sana, saya berharap yang terbaik bagi mereka di dunia — saya akan menekan tombol itu,” ucap Wakil Menteri Agama Matan Kahana dalam pernyataan yang dikutip Badan Penyiaran Israel.

“[Tapi] tidak ada tombol seperti itu, tampaknya kita ditakdirkan untuk ada di sini [bersama] di tanah ini dalam beberapa bentuk,” ujar dia saat berbicara kepada pelajar di sebuah sekolah menengah di pemukiman ilegal Yahudi Efrat di daerah pendudukan Tepi Barat.

“Ada yang berpikir jika kita kembali ke perbatasan 1967, akan ada dua negara bagian di sini yang akan hidup damai satu sama lain. Saya pikir itu omong kosong,” tuturnya.

Kahana kemudian mentweet bahwa populasi Yahudi dan Palestina, “harus bekerja untuk hidup berdampingan.” “Koalisi kami adalah langkah berani menuju tujuan ini dalam diskusi yang lebih besar ini, beberapa pernyataan saya diucapkan dengan buruk,” tambahnya.

Namun pernyataannya mendapat kecaman dari anggota Knesset Arab Ahmad Tibi, yang menulis di Twitter. “[Jika] ada tombol yang mengeluarkan Anda dari pemerintah dan Knesset; saya akan segera menekannya.”

Sementara Michal Rozin, seorang anggota parlemen dalam koalisi dengan partai Meretz, mengatakan pernyataan itu “tidak dapat ditoleransi.”

Menurut Badan Penyiaran Israel, Kahana kemudian menelepon Tibi dan meminta maaf kepadanya atas pernyataannya.

Kahana adalah bagian dari partai nasionalis Yamina pimpinan Perdana Menteri Naftali Bennett yang berkoalisi dengan delapan partai ideologis yang beragam, termasuk untuk pertama kalinya dalam sejarah Israel, dengan sebuah faksi Islamis Palestina.

Ancaman pemindahan paksa adalah subjek sensitif bagi warga Palestina, yang dalam perang di sekitar pembentukan Israel pada 1948 terpaksa melarikan diri meninggalkan rumah mereka. Pemindahan paksa kedua terjadi selama perang Timur Tengah pada 1967.

Sejak itu, beberapa politisi ekstrimis kanan di Israel telah menggunakan ancaman pemindahan paksa terhadap warga Palestina Israel, yang secara hukum setara dengan orang Israel Yahudi tetapi menghadapi diskriminasi.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Nova Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Embarkasi Aceh Kloter 1

Next Post

Stafsus Sri Mulyani Sebut Kenaikan Tarif Listrik Bentuk Subsidi Silang

Next Post

Stafsus Sri Mulyani Sebut Kenaikan Tarif Listrik Bentuk Subsidi Silang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Perkuat Silaturahmi Lintas Negara, 27 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Gelar KPM dan PKM Internasional di Yala Thailand

Perkuat Silaturahmi Lintas Negara, 27 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Gelar KPM dan PKM Internasional di Yala Thailand

20/08/2026
Pantee Geulima Gelar Peringatan Maulid NabiI di Masjid Baitul Mukhlis, Tgk Ismail Aceh Selatan Menyampaikan Tausiah

Pantee Geulima Gelar Peringatan Maulid NabiI di Masjid Baitul Mukhlis, Tgk Ismail Aceh Selatan Menyampaikan Tausiah

20/08/2026
STAIN Meulaboh Kembali Kirim Mahasiswa PPL/KPM ke Dua Negara ASEAN

STAIN Meulaboh Kembali Kirim Mahasiswa PPL/KPM ke Dua Negara ASEAN

20/08/2026
BPJN Aceh Percepat Infrastruktur Pengendali Banjir di Nagan Raya

BPJN Aceh Percepat Infrastruktur Pengendali Banjir di Nagan Raya

20/08/2026
Karhutla Hanguskan Sekitar Satu Hektare Lahan di Indrapuri

Karhutla Hanguskan Sekitar Satu Hektare Lahan di Indrapuri

20/08/2026

Terpopuler

Ingin Usir Seluruh Warga Palestina ke Swiss, Pejabat Israel Tuai Kecaman

Ingin Usir Seluruh Warga Palestina ke Swiss, Pejabat Israel Tuai Kecaman

15/06/2022

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

21 Agustus: Tragedi Rumoh Geudong, Ahli Waris dan Aktivis HAM Aceh Desak Keadilan Menyeluruh

Tari Rapa’i Geleng FAH UIN Ar-Raniry Pukau Panggung Internasional SIGMA Unplugged 2026 di Malaysia

31.051 Nama, 931,53 Ton Beras: Siapa Menjamin Bantuan Pidie Jaya Tepat Sasaran?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com