Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Tengkulak Bikin Harga Cabai di Aceh Meroket

Admin1 by Admin1
19/06/2022
in Ekonomi
0

BANDA ACEH – Harga cabai merah di Provinsi Aceh kini tengah melonjak tinggi sejak dua tahun terakhir. Di beberapa pasar di Banda Aceh dan Aceh Besar, harganya mencapai antara Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram.

“Harga cabai merah terus melonjak karena produksinya pada Juni ini sedang menurun,” kata Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Chairul Anwar, pada Sabtu (18/6).

Dia menyebut, meski sedang naik, di tingkat petani harga cabai malah berkisar antara Rp50.000 sampai Rp60.000 per kilogram yang dibeli tengkulak.

Menurutnya. tingginya harga cabai merah di Aceh itu karena pedagang pengumpul (tengkulak) mengetahui permintaan pasar sedang tinggi, sedangkan suplainya kurang.

“Sehingga mereka menjual cabai merah kepada pedagang di pasar dengan harga sedikit tinggi,” ungkapnya.

Chairil Anwar mengatakan, pada tahun anggaran 2022 ini, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh memprogramkan pengembangan tanaman cabai, di antaranya cabai rawit 159 hektare di Kabupaten Bener Meriah.

Sedangkan cabai merah pengembangannya mencapai 315 hektare, yakni masing-masing terbagi di Kabupaten Pidie 33 hektare, Langsa 40 hektare, Aceh Tamiang 66 hektare, Bener Meriah 77 hektare, Aceh Tengah 57 hektare, dan Aceh Barat Daya (Abdya) 42 hektare.

“Diharapkan adanya pengembangan tanaman cabai ini, suplai bulan berikutnya akan meningkat, sehingga harga akan kembali normal,” ujarnya.

Sumber: merdeka.com

Previous Post

Puluhan Santri TPA Al-Fatah Meriahkan Festival Akhir Semester 2022

Next Post

13 Warga Aceh Barat Jadi Tersangka Perusakan Kebun Karet

Next Post
Sebar Video Mesum dengan Pacar, Wanita di Pangkalpinang Ditangkap

13 Warga Aceh Barat Jadi Tersangka Perusakan Kebun Karet

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Apresiasi Grand Opening CSR UMKM Foodcourt Meunasah Mon Pertamina

Pemkab Apresiasi Grand Opening CSR UMKM Foodcourt Meunasah Mon Pertamina

05/04/2026
Pengcab FPTI Abdya Gelar Fun Climbing, Ajak Generasi Muda Cinta Olahraga Panjat Tebing

Pengcab FPTI Abdya Gelar Fun Climbing, Ajak Generasi Muda Cinta Olahraga Panjat Tebing

05/04/2026
3 Bulan Pascabanjir Bandang, Siswa SD-SMP di Nagan Raya Aceh Masih Belajar di Tenda

3 Bulan Pascabanjir Bandang, Siswa SD-SMP di Nagan Raya Aceh Masih Belajar di Tenda

05/04/2026
Patroli Malam, Polres Aceh Selatan Sambangi Titik Keramaian untuk Jaga Kamtibmas

Patroli Malam, Polres Aceh Selatan Sambangi Titik Keramaian untuk Jaga Kamtibmas

05/04/2026
Siswi Berprestasi dari SMP 14 Takengon ‘Laila Ramadhani’ Tuai Apresiasi

Siswi Berprestasi dari SMP 14 Takengon ‘Laila Ramadhani’ Tuai Apresiasi

05/04/2026

Terpopuler

Tengkulak Bikin Harga Cabai di Aceh Meroket

19/06/2022

Saat Hasan Tiro ‘Menampar’ Abang Samalanga dan Mualem

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

Lagi, Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Aceh Tamiang dari Jakarta

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com