BLANGPIDIE – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Aceh Barat Daya melalui program inovasi Abdya Oke dan Serakit terus gencar melakukan perekaman data kependudukan bagi warga disetiap Gampong dalam Kabupaten setempat.
Kepala Disdukcapil Abdya, Jamaluddin, S. Pd mengukapkan, Inovasi tersebut sudah berjalan sejak tahun 2021. Dimana, yang dimaksud program inovasi Abdya Oke adalah “Ambil Berkas Diproses, Yes Adminduk Oke”, dan Serakit ialah “Senangkan Orang Sakit”. Inovasi ini dengan tujuan memudahkan proses perekaman e-KTP dan berbagai macam kendala terhadap data kependudukan.
“Meski dengan beragam bentuk kekurangan, Disdukcapil Abdya terus melahirkan inovasi untuk membantu masyarakat,” ungkap Jamaluddin kepada awak media, Senin (27/06/2022).
Sejauh ini, lanjut Jamaluddin. Sangat banyak kekurangan yang dimiliki Disdukcapil Abdya, seperti belum memiliki gedung yang representatif, jaringan internet yang masih belum memadai, keterbatasan alat pendukung kegiatan Adminduk dan lainnya.
“Namun, hal itu tidak membuat Disdukcapil Abdya patah semangat, bahkan dengan beragam kekurangan dan keterbatasan pihaknya mampu mempermudah, mempercepat layanan Adminduk bagi masyarakat melalui inovasi Abdya Ok dan Serakit,” ucap Jamaluddin, didampingi Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Samsuar Rustam, SH yang juga merupakan Sekretaris Disdukcapil Abdya.
Tujuan digagasnya inovasi-inovasi tersebut, untuk memudahkan kalangan masyarakat yang tersebar dalam 152 Gampong dan 9 Kecamatan di Kabupaten Abdya untuk mendapatkan layanan Adminduk secara lengkap.
Program itu dikhususkan untuk masyarakat yang sakit menahun, disabilitas dan cacat mental seperti orang dengan gangguan jiwa serta masyarakat dengan kebutuhan lainnya.
Jamaluddin menambahkan, Adminduk ini penting bagi siapa saja karena akan berhubungan langsung dengan dokumen lainnya seperti bantuan sosial, jaminan kesehatan dan keperluan lainnya.
“Jika seorang warga tidak memiliki Adminduk, katakanlah seperti e-KTP dan kartu keluarga tentu mereka akan susah untuk mendapatkan layanan kesehatan baik di Puskesmas maupun rumah umum daerah,” pungkasnya.
Reporter: Rusman










