Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Harga Daging Sapi di Aceh Barat Rp150 Perkilogram

Admin1 by Admin1
01/07/2022
in Ekonomi
0

MEULABOH – Harga daging sapi dan kerbau di Aceh Barat, hingga akhir Juni 2022 bertahan di angka Rp150 ribu per kilogram.

Pada Mei 2022 harga daging sapi segar Rp160 ribu per kilogram dan daging kerbau Rp170 ribu per kilogram.

“Dampak dari wabah PMK sangat terasa bagi kami. Harga jual anjlok dan permintaan turun,” kata salah seorang pedagang bernama Malik Ridwan, melansir Antara, Jumat (1/7/2022).

Sebelum penyakit mulut dan kuku (PMK) melanda, kata Malik Ridwan, setiap pedagang di daerah ini mampu menjual daging sapi berkisar antara 50 hingga 70 kilogram setiap harinya.

Namun sejak PMK melanda, setiap pedagang hanya mampu menjual daging paling banyak 10 hingga 20 kilogram setiap harinya.

Anjloknya harga daging juga dipengaruhi sepinya permintaan konsumen, sehingga berdampak terhadap harga jual daging segar.

“Kami berharap kondisi wabah PMK ini segera teratasi, mengingat dalam waktu dekat akan tiba tradisi meugang menyambut Idul Adha 1443 Hijriyah,” kata Malik Ridwan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat, Danil Adrial mengatakan, sejak PMK melanda Aceh dan Aceh Barat, pihaknya sangat ketat melakukan pemeriksaan ternak yang akan disembelih.

Pengetatan pemeriksaan kesehatan hewan tersebut dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) milik Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, dengan harapan tidak ada ternak yang terkena wabah yang disembelih untuk dijual ke masyarakat.

“Kalau ada penyakit yang terkena PMK memang tidak kita terbitkan surat kesehatannya, kita sangat selektif dengan persoalan ini,” kata Danil.

Sumber: suara.com

Previous Post

Senator Aceh: Ganja untuk Keperluan Medis Dimungkinkan..!

Next Post

PKS Bilang Sulit Wujudkan Aceh Sebagai Satu-satunya Embarkasi Keberangkatan Haji

Next Post

PKS Bilang Sulit Wujudkan Aceh Sebagai Satu-satunya Embarkasi Keberangkatan Haji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bank Aceh Terima Apresiasi ILO, Perkuat Komitmen Dukung UMKM Aceh Naik Kelas

Bank Aceh Terima Apresiasi ILO, Perkuat Komitmen Dukung UMKM Aceh Naik Kelas

15/10/2026
Aceh Timur Bangun Rumah Garam Pulihkan Usaha Masyarakat Pascabencana

Aceh Timur Bangun Rumah Garam Pulihkan Usaha Masyarakat Pascabencana

15/10/2026
MKKS SMP Wilayah V Aceh Besar Latih Guru Manfaatkan Papan Interaktif Digital

MKKS SMP Wilayah V Aceh Besar Latih Guru Manfaatkan Papan Interaktif Digital

15/10/2026
Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang

Mualem Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang

15/10/2026
Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

15/10/2026

Terpopuler

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 1]

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 1]

14/10/2026

Harga Daging Sapi di Aceh Barat Rp150 Perkilogram

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 2]

Bupati Tembus Bappenas, SKPK Pidie Jaya Kembali Usulkan Revisi R3P

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com