Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Cerita Bangsa Kurdi Ditolak di 3 Negara

Admin1 by Admin1
25/09/2022
in Internasional
0

Jakarta – Kurdi merupakan suku bangsa yang hidup di Pegunungan Taurus di Anatolia, Pegunungan Zagros di Iran, beberapa wilayah Irak, Suriah, dan Armenia.

Sebagaimana diberitakan Britannica, kebanyakan warga Kurdi hidup di teritori Iran, Irak, dan Turki.

Sebagian besar warga Kurdi menganut ajaran Islam sunni. Banyak dari mereka yang mempraktikkan tasawuf dan ajaran mistis lain.

Kurdi sempat menjadi pemimpin di sejumlah dinasti, yakni Hasanwayhid, Annazid, dan Ayyubid. Meski begitu, Kurdi tak pernah mendapatkan status sebagai negara di era modern.

Malahan, masyarakat Kurdi beririsan dengan pemerintahan Turki, Irak, dan Iran. Namun, pemerintah ketiga negara tersebut tidak memiliki relasi yang baik dengan kaum Kurdi.

Lantas, apa yang menyebabkan suku bangsa Kurdi tampak “ditolak” di ketiga negara itu?

Perlakuan Turki ke Bangsa Kurdi

Kaum Kurdi di Turki menerima perlakuan tak simpati dari negara itu, di mana pemerintah Turki mencoba menghapus identitas Kurdi mereka. Ankara juga menyebut kaum Kurdi sebagai “Turki Pegunungan” dan melarang penggunaan bahasa Turki.

Tak hanya itu, Turki melarang kaum Kurdi menggunakan pakaian khas mereka. Sebagaimana dilansir CFR, kaum Kurdi menduduki seperlima dari populasi Turki.

Di sisi lain, muncul pula kelompok pemberontakan Partai Buruh Kurdistan (PKK)yang melawan pemerintah Turki. PKK bertujuan membentuk negara Kurdi dan melawan tekanan budaya dan hak politik yang dilakukan oleh Ankara.

Akibat konflik ini, hampir 40 ribu orang meninggal dunia.

Kemunculan pemberontakan Kurdi di Turki menjadi salah satu penyebab kaum itu tak begitu direspons baik oleh Ankara.

Perlakuan Iran kepada Bangsa Kurdi

Selain bermasalah dengan Turki, kaum Kurdi juga menghadapkan tekanan asimilasi dari Iran.

Britannica melaporkan Kurdi kerap menjadi sasaran persekusi Iran yang menganut ajaran Muslim syiah.

Sebagaimana diberitakan Minority Rights, kaum Kurdi mengisi sekitar sepuluh persen dari total populasi Iran.

Tensi antara Kurdi dan Iran berlangsung sejak lama. Pemimpin Kurdi berupaya merdeka tetapi terus ditekan oleh pemerintah Iran.

Bahkan pada 1979, Ayatollah Khomeini mewanti-wanti pemimpin Kurdi bahwa upaya kemerdekaan bakal dibalas dengan respons yang keras.

Sikap Irak ke Kurdi

Sebanyak 15 sampai 20 persen populasi Irak adalah kaum Kurdi. Kebanyakan kaum Kurdi di Iran menganut ajaran Islam sunni.

Seperti kaum Kurdi di dua negara lain, hak politik dan budaya kaum Kurdi terus diabaikan rezim Irak. Ini menimbulkan pemberontakan dari kaum Kurdi.

Untuk menyelesaikan konflik, mantan Presiden Irak Saddam Hussein menawarkan kesepakatan otonomi formal pada 1970. Awalnya, tujuan ini tampak baik, tetapi kemudian menuai kontra usai Hussein berniat “menjauhkan” makna otonomi.

Selain itu, Perang Irak-Iran memberikan kesempatan baru bagi Kurdi untuk meminta otonomi. Namun, kala serangan Iran ke Irak melemah, Irak mengerahkan senjata kimia dan melakukan genosida terhadap kaum Kurdi.

Pada Maret 1988, sebanyak 5.000 warga Kurdi tewas kala Irak menggunakan serangan kimia di Halabja. Pemerintah juga membunuh 180 ribu pria, wanita, dan anak-anak secara berurut, dan meratakan hampir 4.000 dari 5.000 desa di Kurdistan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Puan: PDIP dan PKB Itu ‘Partai Wong Sendal Jepit’

Next Post

Bhayangkari Cabang Banda Aceh Salurkan Bantuan Ke Panti Jompo

Next Post

Bhayangkari Cabang Banda Aceh Salurkan Bantuan Ke Panti Jompo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Besar Umrahkan 22 Juara MTQ Aceh XXXVII

Pemkab Aceh Besar Umrahkan 22 Juara MTQ Aceh XXXVII

29/06/2026
Tim Comdev WCU USK Tingkatkan Literasi Kesehatan Menopause bagi Perempuan Aceh

Tim Comdev WCU USK Tingkatkan Literasi Kesehatan Menopause bagi Perempuan Aceh

29/06/2026
Sekda dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

Sekda dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

29/06/2026
Bupati Aceh Barat Lantik 11 Pejabat Baru

Bupati Aceh Barat Lantik 11 Pejabat Baru

29/06/2026
Bupati Al-Farlaky Luncurkan Aplikasi Si AZIS

Bupati Al-Farlaky Luncurkan Aplikasi Si AZIS

29/06/2026

Terpopuler

Cerita Bangsa Kurdi Ditolak di 3 Negara

25/09/2022

Meurah Dua FC Melaju Ke Final Piala Kapolres Pijay, Usai Singkirkan Bandar Baru FC

Dugaan Mark Up Arena MTQ Aceh Mengemuka, Aktivis Mahasiswa Minta APH Telusuri Aliran Anggaran

Bareskrim Ungkap Jaringan Narkoba Tailand-Aceh, 325 Kg Sabu Diamankan

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com