SIGLI – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-77 tahun Palang merah Indonesia (PMI) Bagi-bagi Sertifikat kepada para Pendonor dan lembaga terbanyak mendonorkan darah di Pidie.
Acara peringati HUT PMI ke-77 dilaksanakan oleh PMI kabupaten Pidie di depan markas PMI Pidie, Senin, 26 September 2022.
Dalam Acara tersebut Amanat ketua PMI Pusat disampaikan oleh Pejabat (PJ) Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto. M.Si. “PMI dibentuk Pemerintah Republik lndonesia sebagai kelengkapan negara di bidang kemanusiaan pada 17 September 1945 atau tepat satu bulan setelah kemerdekaan bangsa Indonesia, PMI sesuai dengan amanat Undang-Undang No 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan,”
“Mari kita mengajak untuk terus bergerak bersama dengan “Terus Tebar Kebaikan” PMI di setiap tingkatan diharapkan terus mengedepankan kegiatan yang berfokus kepada layanan masyarakat, dan terus menebar kebaikan atau manfaat bagi masyarakat banyak,” ujarnya.
“Hal ini bisa dilakukan, apabila kita semua memiliki semangat yang sama untuk melakukan kegiatan dengan efektif, efisien, tidak terlalu banyak acara pertemuan-pertemuan atau rapat-rapat, tapi lebih kepada penguatan kapasitas dan aksi nyata, agar dapat melakukan pelayanan yang cepat dan profesional untuk kemanusiaan,” Kata PJ Bupati Pidie dalam bacaan amanatnya
Sementara Ketua PMI Pidie, Zakaria H.M Yusuf SHI.MM dalam sambutannya mengatakan, pada dasarnya ada Tiga agenda PMI, pertama Pengembangan SDM PMI, Pelayanan unit donor darah dan Pengangulangan Bencana Daerah.
“Sudah 3 Tahun Nol anggaran untuk PMI dari Pemkab Pidie, padahal PMI adalah mitranya pemerintah, PMI relawan kemanusiaan, semoga dalam pembahasan perubahan DPRK mensisihkan anggaran sesuai kebutuhan PMI,” ujar Zakaria ketua PMI Pidie
PMI provinsi Aceh dalam sambutannya menyampaikan PMI didirikan dan diinisiasi langsung oleh presiden Soekarno dengan Bung Hatta menjadi ketua PMI Pertama, tugas lain yang tidak dimiliki oleh lembaga lain.
Sementara ketua PMI Aceh Murdhani dalam sambutannya mengatakan, PMI itu ibarat tangan di atas dan tangan dibawah, kita menerima semua bantuan, dan siap menyalurkannya, PMI akan datang saat masyarakat membutuhkan.
“Mari kita mengajak semua elemen masyarakat untuk mendonorkan darah untuk kebutuhan darah kepada masyarakat yang membutuhkan khususnya Pidie dan Aceh pada umumnya,” ujar Murdhani.
Dalam acara tersebut Penyerahan Piagam penghargaan kepada pendonor darah sebanyak 15 kantong darah diserahkan oleh Dr. Asrida, kemudian untuk Pendonor 25 kali mendonorkan darahnya juga mendapatkan sertifikat, diserahkan langsung oleh Ketua PMI Pidie, dan untuk Pendonor darah 50 kali, diserahkan langsung oleh ketua PMI Aceh.
Kemudian penyerahan sertifikat kepada Lembaga terbanyak pendonor darah terbanyak Pendonor darah yaitu, Polres Pidie, lembaga permasyarakatan Tibang, Partai Aceh, cabang dinas pendidikan Pidie / Pidie Jaya, Kodim 0102 Pidie, yang diserahkan langsung oleh PJ Bupati Pidie.
Kemudian dilanjutkan penyerahan sertifikat kepada Lembaga rutin melaksanakan Pendonor darah yaitu, SMAN 1 Peukan Baro, MAN 4 Pidie, MAN 2 Pidie, RSU citra Husada, MRI Pidie, yang diserahkan langsung oleh ibu Waka polres Pidie, dan diakhiri dengan pemotongan kue dan mengunjungi UPTD PMI Pidie dengan suasana penuh kekeluargaan disaksikan oleh seluruh tamu undangan yang menghadiri acara milad PMI tersebut.[Mul]










