Jakarta – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjelaskan hasil pertemuannya dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani di Monas, Jakarta Pusat pada Sabtu, 8 Oktober 2022. Airlangga menerangkan, partainya yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB belum memutuskan bakal berkoalisi dengan PDIP setelah pertemuan itu.
Menurut Airlangga, Golkar dan KIB masih membuka peluang sebesar-besarnya dengan partai lain untuk menjalin koalisi.
“Ya tentu semua itu kan masih akan terbuka. Tapi KIB sendiri terus konsolidasi dan tentu apabila mempunyai semangat dan keterbukaan yang sama, ya kami tentu terbuka,” ujar Airlangga di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Oktober 2022.
Mengenai sikap PPP yang telah mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai capres 2024, Airlangga mengatakan hal tersebut tidak mewakili sikap KIB. Menurut dia deklarasi itu merupakan hak PPP dan menjadi sikap pribadi partai.
Mengenai kapan KIB akan mendeklarasikan capres pilihannya, Airlangga menyebut agenda tersebut bakal dilakukan menjelang pendaftaran Pemilu 2024.
“(Deklarasi capres) jilid terakhir. Jadwal pemilu kan September 2023 pendaftarannya,” kata Airlangga.
Dalam pertemuan Sabtu lalu, Puan menyebut kehadirannya bertemu Partai Golkar untuk menyamakan pendapat ihwal apa yang terbaik bagi bangsa. Sebagai partai nasionalis yang sudah mengarungi asam garam dalam perjalanannya, ia bersepakat dengan Airlangga untuk bersama-sama membangun bangsa dan negara.
“Apalagi situasi ekonomi pasca pandemi covid yang hari ini masih dirasakan, belum terlalu kondusif. Sebagai Menko Pak Airlangga sangat paham apa yang harus dilakukan untuk bisa menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia ini menjelang perhelatan Pemilu 2024,” kata putri Megawati Soekarnoputri itu.
Ia turut menyoroti gelaran pasca Pemilu 2024 dan meminta semua pihak menjaga situasi agar tetap kondusif. Sehingga, kata dia, rakyat tidak merugi dan Pemilu dapat menjadi ajang pesta demokrasi yang tertib.
Setelah jalan sehat bersama, Puan mengatakan merasa segar dan sehat. Menurutnya, olahraga ini bisa menjaga jasmani dan rohani sehingga pikiran bisa menjadi terang. Ia juga menyebut kedua pengurus partai saling melemparkan senyuman karena merasa gembira saat bertemu satu sama lain.
“Ini mungkin pertanda ke depannya harus seperti ini. Pertemuan yang akan kami teruskan ke depan adalah pertemuan yang membuat hati gembira dan berpikir untuk bangsa dan negara,” kata Puan Maharani.
Sumber: Tempo.co








